Kata Awalan M Menurut Kamus Peribahasa

Ditemukan 89 Kata awalan m menurut Kamus Peribahasa. Berikut dibawah ini adalah beberapa artinya.

No Kata Arti
1 mabuk di enggang lalu Merasa sangat tertarik kepada orang yang belum dikenal.
2 main akal Menggunakan tipu daya.
3 makan bersabitkan Mendapatkan makanan dan minuman tanpa bekerja.
4 makan bubur panas-panas Bertindak secara tergesa-gesa dan akhirnya mengecewakan.
5 makan keringat orang Mengecap kesenangan dengan cara memeras orang lain.
6 makan masak mentah Orang yang tidak menghiraukan halal atau haramnya suatu perbuatan.
7 makan upas berulam racun Senantiasa hidup dalam kesusahan.
8 malang tak berbau Kecelakaan/malapetaka yang datang secara tiba-tiba.
9 manikam sudah menjadi sekam Tidak berguna lagi; tidak berharga lagi.
10 masak di luar mentah di dalam Kelihatannya baik, tetapi sebenarnya di dalam hatinya jahat.
11 masuk lima keluar sepuluh Lebih besar belanja/pengeluaran dibandingkan penghasilan.
12 masuk sarang harimau Masuk ke dalam bahaya besar.
13 Mabuk karena beruk berayun Menggila-gilakan wanita cantik yang tidak mungkin untk didapatkan; terlalu asyik melihat sesuatu yang tidak berguna.
14 Macam anak dara tak datang tunangnya Selalu membengkalaikan pekerjaan.
15 Macam betung seruas Terlalu jujur; lurus hati.
16 Macam daun terap: bunyinya degah-deguh, degah-deguh jatuh ke bawah Orang bodoh yang terlalu banyak membual.
17 Macam kepiting jalan Orang yang jalannya miring.
18 Macam kera kelaparan Selalu komat-kamit.
19 Macam kikir besi Orang kaya yang bakhil/pelit.
20 Macam memegang tali layang-layang Orang yang berkuasa dalam penghidupan seseorang ataupun orang banyak.
21 Macam orang biduk Orang yang makan dan minum bersama-sama, tetapi bayar sendiri-sendiri.
22 Macam terambil di nan kurang Berduka cita tanpa sebab. (di nan = pada yang)
23 Macam timun dengan durian: menggelek luka, kena gelek pun luka Perlawanan/persaingan yang tidak seimbang antara orang kecil/rendahan melawan orang besar/berkuasa.
24 Macam ular kekenyangan Orang yang perutnya buncit, sehingga untuk berjalan pun susah.
25 Madu satu tong jika rembes; rembesnya madu juga Jika asalnya baik, maka turunannya pun baik juga.
26 Mahal dibeli sukar dicari Sesuatu yang sangat susah untuk diperoleh.
27 Mahal imam murahlah kitab; mahal demam murah sakit Siapa pun tidak suka merasakan sakit (penyakit), tetapi hal itu memang tidak dapat dielakkan.
28 Mahal tak dapat dibeli, murah tak dapat diminta Sesuatu yang sangat susah untuk diperoleh.
29 Main air basah, main api letur, main pisaui luka Segala perbuatan atau pekerjaan akan meninggalkan akibatnya.
30 Main badar, main gerundang Orang yang hendak meniru perbuatan/tingkah laku orang besar/berkuasa dan akhirnya binasa/rugi sendiri.
31 Majlis di tepi air, merdesa di perut kenyang Orang yang berada/mampu dapat dengan mudah memiliki apa yang diinginkannya. (majlis = bersih) (orang pemilih makanan)
32 Makan di luar berak di dalam Mengotori tempat berlindung; mengkhianati orang yang memberikan pertolongan.
33 Makan hati, berulam jantung Bersusah hati/sedih karena perbuatan orang lain.
34 Makan nasi kawah Hidup sebagai buruh; berada dalam penghidupan orang tua.
35 Makan nasi suap-suapan, tetapi menyambut puan kosong Kawin menurut adat perkawinan biasa, tetapi ternyata perempuan itu sudah bukan perawan.
36 Makanan enggang hendak dimakan oleh pipit Hendak menyamai kebiasaan/tingkah laku orang mulia atau orang kaya.
37 Makin banyak orang, makin banyak niat Masing-masing orang mempunyai pendapat dam kemauan tersendiri; semakin banyak orang maka semakin banyak pula pendapat dan kemauannya.
38 Makin murah, makin menawar Semakin diberi semakin banyak yang diminta.
39 Maksud bagai maksud manau Maksud/tujuan yang melebihi/melampaui kesanggupan.
40 Maksud hati memeluk gunung, apa daya tangan tak sampai Ingin akan sesuatu yang besar tetapi tidak berdaya (karena kekurangan akal dan alat) untuk meraihnya/mendapatkannya.
41 Malam berselimut embun, siang bertudung awan Sangat melarat hidupnya, serta tidak mempunyai rumah tangga.
42 Malang Pak Kaduk, ayamnya menang kampung tergadai Orang yang benar-benar malang nasibnya, segala sesuatu yang dimilikinya habis tanpa sisa.
43 Malang celaka Raja Genggang, tuak terbeli tunjang hilang Nasib yang malang, ketika maksud/tujuan sudah diperoleh, barang yang sudah di tangan menjadi hilang. (tuak = nira yang diberi ragi) (tunjang = kaki)
44 Malang tak boleh ditolak, mujur tak boleh diraih Nasib buruk tidak dapat dihindari/dielakkan, sementara itu nasib baik tidak dapat dicari.
45 Malang tiada datang tunggal Malang yang bertubi-tubi.
46 Malas bergarit, perut perit Malas berusaha tentulah kelaparan/kesusahan. (garit = gerak) (perit = pedih)
47 Malu berani, mati takut Pengecut.
48 Malu bertanya sesat di jalan, malu berdayung perahu hanyut Segan/enggan untuk berusaha maka tidak akan memperoleh kemajuan/keuntungan/kesenangan.
49 Malu kalau anak harimau menjadi anak kambing Tidak patut bagi anak orang yang pintar menjadi orang bodoh/dungu (atau anak orang yang pemberani menjadi penakut).
50 Malu makan, perut lapar Segan/enggan untuk berusaha maka tidak akan memperoleh kemajuan/keuntungan/kesenangan.
51 Mamah dulu kemudian telan Setiap pekerjaan hendaklah dilakukan menurut aturan.
52 Mana ada buluh tidak berbuku? Tidak ada sesuatu yang sempurna.
53 Mana busuk yang tidak berbau? Tidak ada kejahatan yang dapat disembunyikan selamanya.
54 Mana kerbau yang bencikan kubangnya? Orang yang biasa berbuat jahat tidak akan bisa melupakan tempat ia bersuka ria dengan hasil kejahatannya.
55 Mana sungai yang tiada berhulu? Tidak ada kaum atau puak/golongan yang tidak ada asal keturunannya.
56 Mana tali berpunca tak berhujung? Tidak ada orang yang tidak akan menghadapi kematian.
57 Mandi dalam cupak Keadaan serba salah.
58 Mandi di telaga di tepi jalan, bersunting bunga tahi ayam Lelaki yang menyukai perempuan jahat.
59 Mandi tak basah Orang yang keras hati; terlalu rindu.
60 Manikam selalu juga didapati di dalam lipatan kain buruk yang robek Pengetahuan atau kepandaian pasti ada saja di kalangan orang miskin/hina.
61 Manis bagai gula Jawa Sesuai.
62 Manis laksana gula Sarawak Sesuai.
63 Manis seperti gula derawa Pasangan suami isteri yang sama-sama rupawan. (gula derawa = air gula)
64 Manis udang, maka ketam direbus tak merah? Menipu dengan mengubah kelakuan atau rupanya.
65 Manusia punya asa, Tuhan punya kuasa Manusia hanya bisa berharap, sementara itu Tuhanlah yang mampu membuatnya terjadi.
66 Manusia tahan kias, binatang tahan palu Mengajari orang lain dengan sindiran, sedangkan mengajari binatang dengan pukulan.
67 Manusia tertarik oleh tanah airnya, anjing tertarik oleh piringnya Orang yang berakal memandang jauh ke depan, sementara itu orang yang bodoh hanya memandang kepentingan dirinya saja.
68 Mara hinggap mara terbang, mara bergesel sambil lalu, enggang lalu ranting patah Orang yang tidak bersalah dalam suatu perkara, tetapi ikut terlibat (ikut disalahkan) karena suatu sebab.
69 Mara jangan dipikat, rezeki jangan ditolak Bahaya jangan dicari-cari, rezeki pun walau hanya sedikit haruslah diterima dengan penuh rasa syukur.
70 Marahkan pijat kelambu dibakar, tidur terdedah Takut akan bahaya yang kecil, keuntungan yang besar dibuang dan akhirnya merana/kecewa.
71 Marahkan telaga yang kering, timba dipecahkan Jika seseorang yang dimintai pertolongan tidak dapat menolong, maka sebaiknya mintalah pertolongan dari orang lain.
72 Marahkan tikus rengkiang dibakar Takut akan bahaya yang kecil, keuntungan yang besar dibuang dan akhirnya merana/kecewa.
73 Masa lagi rebunglah hendak dilentur, jangan dinantikan sampai menjadi buluh Pada waktu masih kecilah anak sebaiknya dididik dengan baik, jangan ditunggu hingga sudah besar.
74 Masak durian, masak manggis Perbandingan antara lelaki yang tidak dapat menyembunyikan rahasia hatinya dengan perempuan yang dapat menyembunyikan rahasianya sehingga tidak diketahui orang.
75 Masak malam mentah pagi Perkara yang sudah selesai, tetapi tidak lama kemudian diungkit-ungkit dan dibesar-besarkan lagi.
76 Masam bagai nikah tak suka Berduka cita.
77 Masih berbau pupuk jerangau Belum ada/masih sangat sedikit pengalamannya.
78 Masin lagilah garam sendiri Sanak saudara atau kerabat lebih dipentingkan/diutamakan dibandingkan orang lain.
79 Masuk ambung tak masuk bilang Masuk ke dalam majlis/perkumpulan yang besar tetapi tidak masuk hitungan (karena hina atau bodoh).
80 Masuk bagai lubang penjahit, keluar bagai lubang tabuh Lebih besar belanja/pengeluaran daripada penghasilan.
81 Masuk di dalam kawan gajah berdering Mencoba menyesuaikan diri dengan tempat dan keadaan. (berdering = bunyi genta)
82 Masuk geronggang bawa pelita Jika hendak melakukan suatu pekerjaan yang tidak diketahui, sebaiknya ditanyakan terlebih dahulu agar jelas atau meminta bantuan pada orang yang ahli. (geronggang = rongga di dalam batu atau kayu)
83 Masuk ke dalam kandang kambing mengembik, masuk ke dalam kandang kerbau menguak Mencoba menyesuaikan diri dengan tempat dan keadaan.
84 Masuk ke kampung orang bawa ayam betina, jalan di tepi-tepi, benang arang orang jangan dipijak, duduk di tapak tangga, mandi di hilir orang, berdiri di luar-luar gelanggang Jika merantau ke negeri asing hendaklah selalu mengalah, jangan melakukan pekerjaan yang buruk/tidak sesuai adat, selalu bersikap merendah, jangan suka mendahului orang, dan jangan menyombongkan diri.
85 Masuk ke negeri orang bertanamlah ubi, jangan bertanam tembilang Jika pergi merantau ke negeri asing hendaklah mencari sesuatu yang berguna (harta, ilmu pengetahuan, dsb), janganlah membuang-buang waktu dengan percuma/sia-sia.
86 Masuk ke telinga kanan, keluar ke telinga kiri Nasihat atau pelajaran yang tidak dimasukkan ke dalam ingatan/tidak dihiraukan.
87 Masuk langau ke mulutnya Terheran-heran sampai mulutnya menganga.
88 Masuk meliang penjahit, keluar meliang tabuh Lebih besar belanja/pengeluaran dibandingkan penghasilan.
89 Masuk tak genap, keluar tak ganjil Orang yang tidak berharga di masyarakat.

Tentang Kamus Peribahasa

Kamus Kamus Peribahasa ini merupakan online. Jika anda mencari terjemah atau arti kata menurut kamus Kamus Peribahasa, anda bisa mencari disini. Kamus bisa ditelaah menggunakan abjad atau formulir pencarian.