Kata Awalan T Menurut Kamus Kesehatan

Ditemukan 105 Kata awalan t menurut Kamus Kesehatan. Berikut dibawah ini adalah beberapa artinya.

No Kata Arti
1 tabir surya Zat yang menghambat efek dari sinar matahari yang berbahaya. Menggunakan lotion yang mengandung tabir surya dapat mengurangi risiko kanker kulit, termasuk melanoma.
2 taeniasis Investasi cacing pita babi (taenia solium) atau cacing pita sapi (taenia saginata).
3 tekanan darah Tekanan darah pada dinding arteri, yang dihasilkan terutama oleh kontraksi dari otot jantung. Pengukuran tekanan darah dilakukan dalam dua angka; 1. Tekanan sistolik, yang tertinggi diukur setelah kontraksi jantung, 2. Tekanan diastolik, yang terendah diukur sebelum jantung berkontraksi.
4 tekanan darah tinggi Penyakit Hipertensi (Darah Tinggi) dimulai dari gejala pra-hipertensi jika tekanan darah sistolik berada pada kisaran 120-139 mmHg atau tekanan darah diastolik berada pada kisaran 80-89 mmHg. Penyakit Hipertensi derajat-1 ketika tekanan darah sistolik mencapai kisaran 140-159 mmHg atau tekanan diastolik mencapai kisaran 90-99 mmHg. Penyakit Hipertensi derajat-2 terjadi ketika tekanan darah sistolik mencapai >160 mmHg atau tekanan diastolik mencapai >100 mmHg. Jika tekanan darah sistolik mencapai >140 mmHg dengan tekanan darah diastolik
5 tenaga medis Meliputi dokter, dokter gigi, dokter spesialis, dokter gigi spesialis baik lulusan dalam negeri maupun luar negeri yang diakui oleh pemerintah RI
6 tetanus Infeksi karena toksin yang dibuat dalam tubuh oleh bakteri Clostridium tetani, ditandai dengan nyeri, kekakuan dan spasme (kejang) otot-otot tubuh. Clostridium tetani pada umumnya masuk tubuh manusia dalam bentuk spora melalui luka
7 toksikologi Ilmu yang mempelajari tentang racun (toksin) baik penyebab, diagnosis maupun pengobatannya.
8 toksin Zat yang dibuat olehorganismehidup (tanaman, hewan danbakteri tertentu) yang beracun bagi manusia. Beberapa toksin dapat menjadi obat yang bermanfaat bila diambil dalamdosisyang tepat, tetapi beracun bila digunakan dalam jumlah berlebih. Kebanyakan toksin yang menyebabkan masalah pada manusia dikeluarkan oleh bakteri
9 trakoma Penyakit mata menular yang merupakan salah satu penyebab kebutaan di Indonesia. Trakoma disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Infeksi menyebar terutama daerah dimana terdapat kekurangan air, banyak lalat, dan kondisi hidup yang penuh sesak.
10 transplantasi Mencangkok jaringan dari satu tempat ke tempat lain, seperti suatu tanaman mungkin dicangkokkan ke batang yang lain. Mencangkokkan jaringan dapat berasal dari tubuh pasien sendiri di bagian lain (transplantasi autologus), seperti dalam kasus cangkok kulit dengan menggunakan kulit pasien sendiri, atau dari satu pasien ke pasien lain (transplantasi alogenik), seperti dalam kasus transplantasi ginjal donor ke penerima. Ginjal untuk transplantasi mungkin berasal dari donor hidup atau dari seseorang yang baru saja meninggal.
11 trigliserida Adanya lemak dalam darah ini mempunyai hubungan yang dekat dengan kegemukan, dan dikenal sebagai salah satu faktor risiko penyakit jantung. Dengan demikian, makin tinggi trigliserida, makin tinggi risiko penyakit jantung
12 trombosis Proses koagulasi yang berlebihan dalam pembuluh darah sehingga menghambat aliran darah. Trombosis dapat terjadi dimana saja dalam sirkulasi darah manusia. Jika terjadi pada pembuluh balik disebut Venous Thromboembolism (VTE), yang terjadi pada pembuluh nadi disebut Arterial Thromboembolism (AT).
13 tubektomi Pemotongan saluran indung telur (tuba fallopi) sehingga sel telur tidak bisa memasukirahimuntuk dibuahi. Tubektomi bersifat permanen. Walaupun bisa disambungkan kembali, namun tingkat fertilitasnya tidak akan kembali seperti sedia kala. Tubektomi adalah salah satu alternatif KB (Keluarga Berencana)
14 tumor Sebuah benjolan atau massa jaringan abnormal. Tumor bisa jinak (bukan kanker) atau ganas (kanker). Ada puluhan jenis tumor. Nama mereka biasanya mencerminkan jenis jaringan dimana mereka muncul, dan juga mungkin menunjukkan bentuk mereka atau bagaimana mereka tumbuh. Sebagai contoh, medulloblastoma adalah tumor yang muncul dari sel embrio (blastoma) di bagian dalam otak (medula). Diagnosis tergantung pada jenis dan lokasi dari tumor. Tes penanda tumor dan pencitraan dapat digunakan, beberapa tumor dapat dilihat (misalnya, tumor pada bagian luar kulit) atau teraba dengan tangan.
15 tunadaksa Orang yang memiliki gangguan gerak yang disebabkan oleh kelainan neuro-muskuler dan struktur tulang yang bersifat bawaan, sakit atau akibat kecelakaan, termasuk cere, polio dan lumpuh.
16 tunaganda Orang yang memiliki dua ketunaan atau lebih yang masing-masing perpaduan ketunaan tersebut memiliki ciri khas dalam belajar sehingga diperlukan pelayanan pendidikan khusus dan alat bantu belajar yang khusus.
17 tunagrahita Orang yang memiliki intelegensi yang signifikan berada dibawah rata-rata dan disertai dengan ketidakmampuan dalam adaptasi perilaku yang muncul dalam masa perkembangan.
18 tunalaras Orang yang mengalami hambatan dalam mengendalikan emosi dan kontrol sosial, dan biasanya menunjukkan perilaku menyimpang yang tidak sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku di sekitarnya.
19 tunanetra Orang yang memiliki lemah penglihatan atau akurasi penglihatan kurang dari 6/60 setelah dikoreksi atau tidak lagi memiliki penglihatan (Kaufman & Hallahan).
20 terjangkit Kondisi seseorang yang menderita penyakit yang dapat menjadi sumber penular penyakit yang berpotensi menyebabkan kedaruratan kesehatan masyarakat.
21 Teratogen Setiap pengaruh lingkungan buruk yang mempengaruhi perkembangan normal janin tanpa harus mengubah struktur genetik organisme. Ada empat kategori teratogen: agen fisik (radiasi dan hipertermia), kondisi metabolik yang mempengaruhi ibu, infeksi, dan obat-obatan dan alkohol. Bandingkan mutagen.
22 T2 Status ibu hamil untuk imunisasi tetanus yang artinya masih berada dalam masa perlindungan agar mendapatkan perlindungan terhadap infeksi tetanus.
23 T5 Status imunisasi tetanus (T Longlife) yang artinya memiliki perlindungan terhadap infeksi tetanus seumur hidup.
24 TB (Tuberkulosis) Infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Infeksi ini dapat menyerang paru (Tuberkulosis paru) maupun organ selain paru (Tuberkulosis ekstra pulmonal)
25 TB MDR (Multiple Drug-Resistant Tuberculosis/MDR-TB) TB yang resisten terhadap sedikitnya dua obat baku lini pertama.
26 TB XDR (Extensively Drug-Resistant Tuberculosis/XDR -TB) TB yang resisten terhadap hampir semua obat TB, lini pertama dan lini kedua.
27 TBABS (Tinggi Badan Anak Baru Masuk Sekolah) Suatu cara penilaian pencapaian tinggi badan secara periodik yang akan memberikan gambaran kecenderungan pertumbuhan dari rata-rata tinggi badan dan prevalensi besarnya masalah gangguan pertumbuhan fisik anak usia baru masuk sekolah tingkat dasar
28 TFR (Total Fertility Rate) Taksiran jumlah total anak yang dilahirkan oleh 1000 wanita bila para wanita tersebut secara terus menerus hamil pada saat mereka berada dalam tingkat fertilitas menurut usia mereka pada saat sekarang. Angka ini dapat menjawab pertanyaan: Berapa rata-rata jumlah anak yang dapat dilahirkan seorang wanita selama masa hidupnya.
29 TGR (Total Goiter Rate) Angka prevalensi gondok yang dihitung berdasarkan stadium pembesaran kelenjar gondok, baik yang teraba (palpable) maupun yang terlihat (visible). TGR digunakan untuk menentukan endemisitas GAKI (Gangguan Kekurangan Iodium). (Sumber: Petunjuk Teknis Petugas Palpasi, Survei Pemetaan GAKI, Direktorat Gizi & Puslitbang Gizi dan Makanan, 1997)
30 TKHI Tenaga Kesehatan Haji Indonesia
31 TMS (Transcranial Magnetik Stimulation) Terobosan baru cara pengobatan yang relatif aman dan efektif, tanpa menggunakan obat-obatan bagi penderita depresi. Pasien dengan gangguan sistem saraf tetap diberikan pengobatan sesuai standar, setelah itu dapat diberikan terapi TMS untuk menunjang atau mempercepat proses penyembuhan. TMS efektif untuk penanganan lanjutan pada kasus stroke, Parkinson, pasca trauma otak dan saraf, neuropati, distonia, depresi, nyeri kronik termasuk Low Back Pain, gangguan keseimbangan, tinitus (telinga berdenging), gangguan kognitif, penyakit degeneratif seperti multiple sclerosis, dan post Barre Syndrome (GBS).
32 TNP2K = Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Lembaga yang dibentuk sebagai wadah koordinasi lintas sektor dan lintas pemangku kepentingan di tingkat pusat untuk melakukan percepatan penanggulangan kemiskinan. Dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 15 tahun 2010 tentang Percepatan Penanggulangan Kemiskinan. Bertanggung jawab kepada Presiden Republik Indonesia dan diketuai oleh Wakil Presiden Republik Indonesia.
33 TOGA = Tanaman Obat Keluarga = Family Drugs Plant Sebidang tanah di halaman/ladang yang dimanfaatkan untuk menanam tanaman yang berkhasiat sebagai obat. (Sumber: Profil peran serta masyarakat dalam pembangunan kesehatan. Departemen Kesehatan RI tahun 1998-1999 - 1999-2000)
34 TOI (Turn Over Interval) Rata-rata hari, tempat tidur tidak ditempati dari saat terisi ke saat terisi berikutnya. Indikator ini juga menggambaran tingkat efisiensi dari pada penggunaan tempat tidur.
35 TORCH = Toxoplasma, Rubella, Cytomegalovirus, dan Hepatitis B Istilah untuk menggambarkan gabungan dari empat jenis penyakit infeksi yaitu Toxoplasma, Rubella, Cytomegalovirus dan Herpes. Keempat jenis penyakti infeksi ini, sama-sama berbahaya bagi janin bila infeksi diderita oleh ibu hamil. Diagnosis untuk penyakit infeksi telah berkembang antar lain ke arah pemeriksaan secara imunologis.Prinsip dari pemeriksaan ini adalah deteksi adanya zat anti (antibodi) yang spesifik terhadap kuman penyebab infeksi tersebut sebagai respon tubuh terhadap adanya benda asing (kuman). Antibodi yang terburuk dapat berupa Imunoglobulin M (IgM) dan Imunoglobulin G (IgG)".
36 TP = Tugas Pembantuan Penugasan dari Pemerintah kepada daerah dan/atau desa atau sebutan lain dengan kewajiban melaporkan dan mempertanggung jawabkan pelaksanaannya kepada yang menugaskan.
37 TSP (Total Suspended Particulate) = total partikulat debu melayang Partikel padat TSP (Total Suspended Particulate atau total partikel melayang menimbulkan masalah pencemaran udara dengan diameter maksimum sekitar 45 mm, partikel PM10 (particulate matter) dengan diameter kurang dari 10 mm dan PM2,5 dengan diameter kurang dari 2,5 mm. Partikel-partikel tersebut diyakini oleh para pakar lingkungan dan kesehatan masyarakat sebagai pemicu timbulnya infeksi saluran pernapasan, karena partikel padat PM10 dan PM2,5 dapat mengendap pada saluran pernapasan daerah bronki dan alveoli, sedang TSP tidak dapat terhirup ke dalam paru, tetapi hanya sampai pada bagian saluran pernapasan atas.
38 TT = Toksoid Tetanus Vaksin yang digunakan untuk pencegahan terhadap tetanus dan perlindungan terhadap tetanus neonatorum pada wanita usia subur
39 TTU = Tempat-Tempat Umum Suatu tempat yang dimanfaatkan oleh masyarakat umum seperti hotel, terminal, pertokoan, depot air isi ulang, bioskop, jasa boga, tempat wisata, kolam renang, tempat ibadah, restoran, dan lain-lain
40 Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI) Tabel yang memuat kadar gizi berbagai pangan yang digunakan di Indonesia. Ilmu gizi telah menentukan angka kecukupan gizi bagi manusia guna mempertahankan tingkat kesehatan yang baik. TKPI berguna untuk merencanakan hidangan makanan yang baik dan memenuhi kecukupan zat gizi dan untuk menilai apakah konsumsi makanan sehari-hari telah memenuhi kecukupan zat gizi.
41 Taburia Pemberian bubuk tabur gizi untuk menanggulangi masalah anemia, terutama bagi anak usia 6-24 bulan Taburia atau sprinkle adalah bubuk multi vitamin dan mineral suatu inovasi baru yang dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral setiap anak balita. Taburia mengandung 12 macam vitamin dan 4 mineral yang sangat dibutuhkan untuk menanggulangi masalah kurang zat gizi mikro, khususnya penanggulangan Anemia Gizi Besi (AGB) pada baduta (anak usia 6-24 bulan). Taburia dikembangkan untuk meningkatkan asupan gizi dengan memperbaiki kualitas makanan baduta khususnya dari keluarga miskin dan mendorong pengembangan bubuk tabur gizi bagi masyarakat umum. Baduta dari keluarga miskin memperoleh taburia secara gratis dan masyarakat umum golongan mampu dapat memperoleh multi vitamin sejenis Taburia dengan membeli di toko/apotek.
42 Tanggap Darurat Serangkaian kegiatan dan upaya pemberian bantuan kepada korban bencana berupa pertolongan kesehatan, bahan makanan, obat-obatan, penampungan sementara, serta mengatasi kerusakan secara darurat supaya dapat berfungsi kembali
43 Tarif Indonesian-Case Based Groups (Tarif INA-CBGs) Besaran pembayaran klaim oleh BPJS Kesehatan kepada Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan atas paket layanan yang didasarkan kepada pengelompokan diagnosis penyakit dan prosedur.
44 Tarif Kapitasi Besaran pembayaran per-bulan yang dibayar dimuka oleh BPJS Kesehatan kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama berdasarkan jumlah peserta yang terdaftar tanpa memperhitungkan jenis dan jumlah pelayanan kesehatan yang diberikan.
45 Tarif Non Kapitasi Besaran pembayaran klaim oleh BPJS Kesehatan kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama berdasarkan jenis dan jumlah pelayanan kesehatan yang diberikan.
46 Tekanan Darah Normal Tekanan darah disebut normal jika tekanan darah sistolik kurang dari 120 mmHg dan tekanan darah diastolik kurang dari 80 mmHg.
47 Tekanan Sistolik Tekanan darah ketika jantung berdetak dan memompakan darah.
48 Tekanan diastolik Tekanan darah ketika jantung beristirahat di antara detakan.
49 Telaah ulang rejimen obat Suatu proses kegiatan yang dilakukan oleh apoteker sebelum obat disiapkan atau sesudahnya untuk menilai kesesuaian terapi obat dengan indikasi kliniknya, mengevalusi kepatuhan pasien, mengidentifikasi kemungkinan adanya efek yang merugikan akibat penggunaan obat, serta memberikan rekomendasi penyelesaian masalah
50 Tenaga Disaster Victim Identification (DVI) Tenaga yang bertugas melakukan pengenalan kembali jati diri korban yang meninggal akibat bencana.
51 Tenaga Gizi Tenaga kesehatan yang meliputi nutrisionis dan dietisien dengan pendidikan dasar minimal D3 Gizi. (Sumber : Pedoman Pelayanan Gizi Rumah Sakit Departemen Kesehatan RI 2003)
52 Tenaga Kesehatan sebagai Pegawai Tidak Tetap (PTT) Tenaga kesehatan yang berkedudukan bukan pegawai negeri yang diangkat oleh pejabat berwenang pada sarana pelayanan kesehatan tertentu sebagai tempat pelaksanaan masa bakti
53 Tenaga Pengobatan Tradisional Asing Mereka yang memiliki keahlian di bidang pengobatan tradisional/alternative (TM/CAM) yang datang dari luar Indonesia yang pendidikannya formal dan diakui serta terakreditasi, memiliki izin di Negara asalnya serta telah memiliki visa tinggal atau izin tinggal terbatas untuk maksud bekerja sebagai konsultan di wilayah Republik Indonesia. (Sumber: Hasil Rapat Tim Verifikasi Battra Asing Departemen Kesehatan RI)
54 Tenaga kefarmasian Meliputi apoteker, analis farmasi dan asisten apoteker
55 Tenaga keperawatan Meliputi perawat, bidan dan perawat gigi
56 Tenaga kesehatan masyarakat Meliputi epidemiolog kesehatan, entomolog kesehatan, mikrobiolog kesehatan, penyuluh kesehatan, administrator kesehatan dan sanitarian
57 Tenaga kesehatan professional Setiap orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan kewenangan untuk melakukan upaya kesehatan
58 Tenaga kesehatan Semua orang yang mengupayakan secara substantif pencapaian peningkatan derajat kesehatan masyarakat
59 Tenaga keteknisian Meliputi radiografer, radioterapis, teknisi gigi, teknisi elektromedis, analis kesehatan, refraksionis optisien, otorik prostetik, teknisi transfusi, perekam medis.
60 Tenaga keterapian fisik Meliputi fisioterapis, okupasi terapis, terapis wicara, ortetik prostetik dan akupunktur
61 Terapi Gizi Medis Terapi Gizi Khusus untuk penyembuhan penyakit baik akut maupu n kronis atau kondisi luka-luka, serta merupakan suatu penilaian terhadap kondisi klien/pasien serta keluarganya dapat menerapkan rencana diet yang telah disusun.
62 Terapi Gizi Pelayanan Gizi yang diberikan kepada klien / pasien untuk penyembuhan penyakit sesuai dengan hasil diagnosis termasuk konseling baik sebelum perawatan dalam dan sesudah perawatan. (Sumber : Pedoman Pelayanan Gizi Rumah Sakit Departemen Kesehatan RI 2003)
63 Terapi Obat Usaha untuk memulihkan kesehatan orang yang sedang sakit, pengobatan penyakit dan perawatan penyakit
64 Terapi Okupasi Pelayanan kesehatan yang ditujukan kepada individu dan atau kelompok untuk mengembangkan, memelihara, memulihkan fungsi dan atau mengupayakan kompensasi/adaptasi untuk aktifitas sehari-hari (Activity Day Life), produktivitas dan waktu luang melalui remediasi, stimulasi dan fasilitasi (fisik, elektroterapeutis dan mekanis).
65 Terapi Wicara Pelayanan kesehatan yang ditujukan kepada individu dan atau kelompok untuk memulihkan dan mengupayakan kompensasi/adaptasi fungsi komunikasi, bicara dan menelan dengan melalui pelatihan remediasi, stimulasi dan fasilitasi (fisik, elektroterapeutis dan mekanis).
66 Terapi rumatan = Maintenance therapy Penggunaan obat terus-menerus untuk waktu tertentu setelah infeksi diobati, untuk mencegah kekambuhan atau pemburukan.
67 Teratogenik Istilah medis yang berasal daribahasa Yunaniyang berartimembuat monster. Dalam istilah medis, berarti perkembangan tidak normal dariselselamakehamilanyang menyebabkan kerusakan padaembrio. Ada sejumlah bahan bersifat teratogenik antara laininfeksivirusrubella, konsumsialkoholselama kehamilan, merokok selama kehamilan, paparanradiasisinar Xdan sejumlah obat-obatan seperti warfarin dan Roaccutane
68 Terpapar Kondisi orang/barang/alat angkut yang terpajan, terkontaminasi, dalam masa inkubasi, insektasi, pestasi, ratisasi (tertikuskan) termasuk kimia dan radiasi.
69 Tetanus Neonatorum Tetanus yang menyerang neonatus (bayi umur 0-28 hari). Infeksi tersering melalui pencemaran tali pusat oleh spora Clostridium tetani misalnya pada pertolongan persalinan yang tidak/kurang steril
70 Thalasemia Salah satu jenis anemia hemolitik dan merupakan penyakit keturunan yang diturunkan secara autosomal yang paling banyak dijumpai di Indonesia dan Italia. Enam sampai sepuluh dari setiap 100 orang Indonesia membawa gen penyakit ini. Kalau sepasang dari mereka menikah, kemungkinan untuk mempunyai anak penderita thalasemia berat adalah 25%, 50% menjadi pembawa sifat (carrier) thalasemia, dan 25% kemungkinan bebas thalasemia. Sebagian besar penderita thalasemia adalah anak-anak usia 0 hingga 18 tahun.
71 Thyrotoxicosis / Thyroid Storm Keracunan hormon tiroid dimana terjadi kemunduran fungsi organ yang mengancam jiwa akibat peningkatan dari hormon tiroid. Peningkatan dari hormon tiroid terjadi pada penyakit gondok yang mengeluarkan hormon tiroid. Pada keadaan yang biasa atau normal kadar hormon tiroid yang meningkat akan memberikan keluhan pada tubuh berupa keringatan, berdebar-debar dan berat badan yang kurus tetapi pada keadaan ini masih dapat ditoleransi oleh organ tubuh seperti jantung dan saluran cerna untuk melaksanakan fungsinya. Pada keadaan yang sudah dinamakan Thyroid Storm ini maka fungsi organ vital untuk kehidupan menurun dalam waktu singkat hingga mengancam nyawa.
72 Tifus abdominalis = Abdominal Typhoid Penyakit infeksi yang disebabkan oleh Salmonella typhi dan Salmonella paratyphi.
73 Tim Asuhan Gizi Sekelompok petugas Rumah Sakit yang terkait dengan pelayanan gizi terdiri dari dokter/dokter spesialis, nutrisionis/dietisien dan perawat yang ditunjuk oleh pimpinan Rumah Sakit. (Sumber: Pedoman Pelayanan Gizi Rumah Sakit Departemen Kesehatan RI 2003)
74 Tim Bantuan Kesehatan Tim yang diberangkatkan untuk menangani masalah kesehatan berdasarkan laporan Tim RHA.
75 Tim Penilaian Cepat Kesehatan (Rapid Health Assessment/RHA) Tim yang dapat diberangkatkan bersamaan dengan Tim Reaksi Cepat atau menyusul untuk menilai kondisi dan kebutuhan pelayanan kesehatan.
76 Tim Reaksi Cepat (TRC) Tim yang sesegera mungkin bergerak ke lokasi bencana setelah ada informasi bencana untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi korban.
77 Tim Verifikasi Tenaga Pengobatan Tradisional Asing Tim yang terdiri dari lintas program dan lintas sektoral terkait termasuk Sentra Pengembangan clan Penerapan Pengobatan Tradisional (SP3T), Asosiasi Pengobatan Tradisional clan Pakar di bidang pengobatan tradisional yang bertugas melakukan penilaian dan penapisan tenaga pengobat tradisional asing. (Sumber: Hasil Rapat Tim Verifikasi Battra Asing Departemen Kesehatan RI)
78 Tim rescue Tim yang dibentuk khusus untuk menyelamatkan korban di lokasi bencana yang terdiri dari tenaga medis, petugas pemadam kebakaran, dan SAR.
79 Tindakan Karantina Tindakan-tindakan yang dilakukan untuk menolak masuknya dan mencegah keluarnya penyakit-penyakit karantina melalui alat-alat hubungan lalu-lintas seperti kapal laut, pesawat udara.
80 Tinggi Fundus Jarak antara bagian atas rahim wanita hamil (disebut fundus) ke tulang kemaluannya. Ukuran ini dihitung untuk menentukan usia janin.
81 Tingkat Keamanan Hayati (Biosafety Level) Kombinasi spesifik praktik, peralatan keselamatan, dan fasilitas kerja, yang dirancang untuk meminimalkan paparan pekerja dan lingkungan dengan agen infeksi. Tingkat tertinggi adalah keamanan hayati tingkat 4 digunakan untuk diagnosis agen eksotik yang menimbulkan risiko tinggi penyakit yang mengancam jiwa, yang dapat ditularkan melalui jalur aerosol dan tidak ada vaksin atau terapi.
82 Toko Alat Kesehatan Badan hukum, badan usaha atau perorangan yang diizinkan menjual eceran alat kesehatan yang tidak dapat menimbulkan bahaya dan penggunaannya tidak memerlukan pengawasan tenaga kesehatan. (Sumber: Permenkes No. 1184/Menkkes/Per/2004 tentang Pengamanan Alat Kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga)
83 Toko obat tradisional Tempat menyimpan, melayani dan menjual obat tradisional. (Sumber: Kepmenkes nomor 1076/menkes/SKIVII/2003 tentang Penyelenggaraan Pengobatan Tradisional)
84 Toksoid Toksin yang diolah sedemikian rupa hingga hilang daya racunnya tapi masih mempunyai daya antigennya.
85 Toksoplasmosis Infeksi oportunistik yang disebabkan oleh protozoa Toxoplasma gondii. Infeksi Toxoplasma berbahaya bila terjadi saat ibu sedang hamil atau pada orang dengan sistem kekebalan tubuh terganggu (misalnya penderita AIDS, pasien transpalasi organ yang mendapatkan obat penekan respon imun). Jika wanita hamil terinfeksi Toxoplasma maka akibat yang dapat terjadi adalah abortus spontan atau keguguran (4%), lahir mati (3%) atau bayi menderita Toxoplasmosis bawaan. pada Toxoplasmosis bawaan, gejala dapat muncul setelah dewasa, misalnya kelinan mata dan atelinga, retardasi mental, kejang-kejang dn ensefalitis.
86 Toleransi Obat Sebuah kondisi yang ditandai oleh penurunan efek obat pada pemberian berulang. Dalam beberapa kasus, toleransi obat mencapai kebutuhan untuk meningkatkan dosis obat agar mencapai efek yang sama. Toleransi biasanya berkembang dalam hitungan hari sampai minggu, dan dibedakan dari takifilaksis (tachyphlaxis), penurunan yang lebih cepat dalam pengaruh obat. Toleransi dapat merupakan hasil dari beberapa mekanisme, termasuk perubahan dalam metabolisme obat dan perubahan dalam jumlah atau respon dari reseptor.
87 Toleransi silang Suatu keadaan ketika seseorang yang toleran terhadap suatu jenis NAPZA psikoaktif, juga toleran terhadap NAPZA psikoaktif lain yang sifat farmakologinya sama. Misalnya, orang yang sudah toleran terhadap minuman keras juga toleran terhadap obat tidur.
88 Tomcat Penyakit dermatitis iritans yang disebabkan oleh kumbang Paederus sp. Kumbang ini tidak menggigit atau menyengat, tapi secara tidak sengaja tersapu atau tergaruk sehingga tubuhnya hancur di atas kulit. Kumbang tersebut mengeluarkan cairan hemolimfe, yang berisi pederin (C25H45O9N) zat kimia iritan kuat, yang akan menimbulkan reaksi gatal-gatal, rasa terbakar, eritema dan mengalir keluar 12-48 jam kemudian.
89 Tompen Tanaman Obat dan Pengusir Nyamuk
90 Total Parenteral Nutrition (TPN) Suatu bentuk sediaan cair farmasi yang dalam kombinasi sesuai dapat menyediakan semua nutrien diet normal yang diabsorpsi melalui saluran pencernaan. Pemberian nutrisi parenteral jangka panjang yang diberikan pada pasien di rumah (Home Parenteral Nutrition / HPN) diindikasikan untuk pasien yang menderita kegagalan fungsi saluran cerna (Lund, 1994). TPN hanya digunakan pada kondisi-kondisi tertentu, yaitu pada pasien operasi yang kekurangan nutrisi, kemoterapi atau terapi radiasi, kelainan saluran cerna akut atau jangka panjang, trauma, luka bakar, dalam keadaan koma, pasien gagal ginjal atau hati. Penghentian TPN dilakukan ketika pasien telah siap untuk memperoleh nutrisi secara oral atau enteral, serta harus dimulai secara perlahan
91 Tradisi Sei Budaya yang dijalankan oleh ibu yang baru melahirkan dan bayinya dipanaskan dalam rumah "Lopo" tanpa ventilasi udara selama 40 hari. Perubahan iklim sangat mempengaruhi keadaan dalam rumah "Lopo"; bila musim hujan udara lembab dan musim kemarau pengap, sehingga sangat berbahaya untuk pernafasan ibu maupun bayi.
92 Transfusi Darah Tindakan memasukkan darah atau komponennya ke dalam sistim pembuluh darah seseorang. Komponen darah yang biasa ditransfusikan ke dalam tubuh seseorang adalah sel darah merah, trombosit, plasma, sel darah putih. Untuk pengobatan yang bersifat simtomatik, transfusi darah bertujuan untuk menggantikan atau menambah komponen darah yang hilang atau terdapat dalam jumlah yang tidak mencukupi, untuk jangka waktu tertentu tergantung pada umur fisiologi komponen yang ditransfusikan.
93 Transgender Perilaku yang dilakukan baik oleh laki-laki maupun perempuan yang di luar kodratnya. Mereka merasa bahwa dirinya bukan merupakan gender yang sekarang membentuk dirinya, sehingga mereka berperilaku dan berpenampilan seperti gender yang mereka inginkan.
94 Transmission Based Precautions Merupakan kewaspadaan lapis kedua yang ditujukan untuk pasien yang terbukti atau diduga berpenyakit menular atau secara epidemiologis mengidap kuman patogen, yang memerlukan lebih dari standard precautions untuk mencegah transmisi silangnya.
95 Trend = Tren = Kecenderungan Perubahan frekuensi dalam jangka penjang, baik peningkatan maupun penurunan. Kecenderungan penurunan penyakit atau perilaku tidak sehat menunjukkan bahwa frekuensinya berkurang.
96 Triad KRR (Kesehatan Reproduksi Remaja) Program yang dikembangkan BKKBN yang dilaksanakan melalui wadah Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK Remaja) ini terfokus pada permasalahan-permasalahan yang sering terjadi pada remaja yaitu Seks Bebas/ Kehamilan yang tidak diinginkan, Pemakaian Narkotika dan terinfeksi virus HIV/AIDS. untuk itu perlu adanya informasi yang memadai tentang Seks Bebas, Napza dan HIV/AIDS.
97 Triage = Triase Tindakan pengelompokkan pasien yang masuk ke ruang IGD berdasarkan berat ringannya kasus, harapan hidup dan tingkat keberhasilan yang akan dicapai sesuai standar pelayanan kegawatdaruratan.
98 Triple Burden Disease Tiga beban penyakit; (1) masih tingginya angka kesakitan penyakit menular klasik. Angka kesakitan dan kematian relatif cukup tinggi dan berlangsung sangat cepat menjadi masalahnya, misalnya Tuberkulosis (TB), Kusta, Diare, DBD, Filarisisi, Malaria, Leptospirosis, dll, (2) tingginya angka kesakitan dan kematian akibat Penyakit Tidak Menular (Non-Communicable Disease), misalnya Hipertensi, Diabetes Mellitus, Penyakit Cardiovaskuler (CVD), Ischemic Heart Disese, PPOK, Kanker, dll, (3) munculnya penyakit baru (new emerging Infectious disease) yang antara lain dapat disebabkan oleh virus lama yang bermutasi, seperti HIV (1983), SARS (2003), Avian Influenza (2004), dan H1N1 (2009).
99 Tuberkulin - PPD RT 23 SSI Cairan Bening mengandung PPD (Purified Protein Derivative) dari galur terpilih bakteri Mycobacterium tuberculosis untuk tujuan diagnostik (Uji Mantoux), merupakan alat pengujian dalam menentukan apakah seseorang pernah terinfeksi oleh Mycobacterium tuberculosis
100 Tuberkulosis Ekstra Paru Tuberkulosis yang menyerang organ tubuh lain selain paru, misalnya pleura, selaput otak, selaput jantung (pericardium), kelenjar lymfe, tulang persendian, kulit, usus, ginjal, saluran kencing, alat kelamin dan lain-lain TBC ekstra paru
101 Tuberkulosis Paru BTA Negatif Tuberkulosis paru dengan pemeriksaan 3 spesimen dahak SPS hasilnya BTA negatif dan foto rontgen dada menunjukkan gambar tuberkulosis aktif
102 Tuberkulosis Paru BTA Positif Tuberkulosis paru dengan sekurang-kurang 2 dari 3 Spesimen dahak SPS hasilnya BTA Positif atau Spesimen dahak SPS hasilnya BTA positif dan foto rontgen dada menujukkan gambar tuberkulosis aktif
103 Tuberkulosis paru = Lung Tuberculosis Tuberkulosis yang menyerang jaringan paru tidak termasuk pleura (Selaput Paru).
104 Tukak Lambung = ulkus peptik Terjadi ketika asam yang membantu pencernaan makanan merusak dinsing lambung atau duodenum. Penyebab paling umum adalah infeksi bakteri yang disebut Helicobacter pylori. Penyebab lainnya adalah penggunaan jangka panjang obat anti inflamasi (NSAID) seperti aspirin dan ibuprofen. Stres dan makanan pedas tidak menyebabkan ulkus, tetapi dapat memperburuk kondisinya.
105 Tunarungu/Tunawicara Orang yang memiliki hambatan dalam pendengaran baik permanen maupun tidak permanen dan biasanya memiliki hambatan dalam berbicara sehingga mereka biasa disebut tunawicara.

Tentang Kamus Kesehatan

Kamus Kamus Kesehatan ini merupakan online. Jika anda mencari terjemah atau arti kata menurut kamus Kamus Kesehatan, anda bisa mencari disini. Kamus bisa ditelaah menggunakan abjad atau formulir pencarian.