Kata Awalan A Menurut Kamus Kesehatan

Ditemukan 174 Kata awalan a menurut Kamus Kesehatan. Berikut dibawah ini adalah beberapa artinya.

No Kata Arti
1 abses Kumpulan pus (nanah) yang terletak dalam satu kantung yang terbentuk dalam jaringan yang disebabkan oleh suatu proses infeksi oleh bakteri, parasit atau benda asing lainnya. Abses merupakan reaksi pertahanan yang bertujuan mencegah agen-agen infeksi menyebar ke bagian tubuh lainnya.
2 adenoma Tumor jinak yang dimulai dalam sel-sel mirip kelenjar dari jaringan epitel, yakni lapisan tipis dari jaringan yang meliputi kulit, organ-organ, kelenjar, dan struktur lainnya dalam tubuh.
3 adiksi Adiksi atau kecanduan adalah sebuah pola maladaptif dari penggunaan narkoba yang mengarah ke gangguan klinis signifikan
4 adrenalin Zat yang dilepaskan ke dalam aliran darah oleh kelenjar adrenal. Hormon ini dikenal sebagai hormon "stres", karena sekresinya meningkat selama stres dan ketegangan. Adrenalin menyebabkan perubahan dalam tubuh, seperti denyut nadi dipercepat, dilatasi pupil, dan aliran darah meningkat ke otot-otot ekstremitas bawah.
5 aerobik Olahraga yang dilakukan secara terus-menerus dimana kebutuhan oksigen masih dapat dipenuhi tubuh.
6 aferesis Suatu prosedur pengeluaran komponen darah. Jika yang dikeluarkan adalah leukosit, maka disebut leukoferesis. Bila trombosit yang dikeluarkan, maka disebut tromboferesis. Komponen-komponen selain leukosit atau trombosit akan dimasukkan kembali ke dalam tubuh pendonor.
7 alergi Kondisi di mana tubuh memiliki respon yang berlebihan terhadap suatu zat (misalnya makanan atau obat). Juga dikenal sebagai hipersensitivitas.
8 alkohol Zat yang memproduksi efek ganda pada tubuh: pertama adalah efek depresan yang singkat dan kedua adalah efek agitasi pada susunan saraf pusat yang berlangsung enam kali lebih lama dari efek depresannya.Kesadaran atas kedua efek ini sangat tergantung pada kondisi susunan saraf pusat pada saat penggunaan alkohol berlangsung.
9 anemia Adalah suatu keadaan dimana kadar hemoglobin (Hb) dalam darah kurang dari normal, yang berbeda untuk setiap kelompok umur dan jenis kelamin yaitu: Anak balita : 3 bl :
10 angina pektoris Penyakit ini memiliki ciri khas yakni sindrom klinis berupa serangan sakit di dada. Hal ini biasanya muncul ketika penderita sedang beraktivita. Rasa sakit tersebut hilang ketika penderita menghentikan aktivitasnya. Penyakit ini berkaitan dengan jantung koroner.
11 antibiotik Obat yang menghentikan atau memperlambat pertumbuhanbakteri
12 apotek Tempat tertentu, tempat dilakukan pekerjaan kefarmasian dan penyaluran sediaan farmasi, perbekalan kesehatan lainnya kepada masyarakat
13 asidosis Kondisi dimana keasaman tubuh sudah terlalu tinggi sehingga tubuh rentan terhadap penyakit. Gejala awal asidosis adalah sering sakit kepala (migren), asma, sinusitis, mudah alergi, sering pilek, batuk, flu, jerawat, bisul, sering sakit maag, kembung atau sembelit, keputihan, napas dan keringat bau, sering nyeri otot dan persendian, lesu kronis dan kelebihan berat badan.
14 asisten apoteker Mereka yang berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku berhak melakukan pekerjaan kefarmasian sebagai asisten apoteker. (Sumber: Kepmenkes No. 1332/2002 ttg perubahan permenkes No.922/1993 ttg ketentuan dan tata cara pemberian izin apotek)
15 askariasis Penyakit yang disebabkan oleh infestasi parasit Ascaris lumbricoides. Di Indonesia prevalensi askariasis tinggi, terutama pada anak. Frekuensinya antara 60-90%. Diperkirakan 807-1.221 juta orang di dunia terinfeksi Ascaris lumbricoides.
16 asma Berasal dari kata Asthma yang diambil dari bahasa Yunani yang berarti sukar bernapas. Hal ini disebabkan karena pengencangan dari otot sekitar saluran pernafasan, peradangan, rasa nyeri, pembengkakan, dan iritasi pada saluran nafas di paru-paru.Penyakit inflamasi (radang) kronik saluran napas menyebabkan peningkatan hiperesponsif jalan nafas yang menimbulkan gejala episodik berulang berupa mengi (nafas berbunyi ngik-ngik), sesak nafas, dada terasa berat dan batuk-batuk terutama malam menjelang dini hari. Gejala tersebut terjadi berhubungan dengan obstruksi jalan nafas yang luas, bervariasi dan seringkali bersifat reversible dengan atau tanpa pengobatan.
17 autisme Kecacatan perkembangan yang kompleks sebagai hasil dari gangguan neurologis yang berdampak pada fungsi normal otak, yang memengaruhi perkembangan komunikasi seseorang dan keterampilan interaksi sosialnya. Autisme memanifestasikan diri selama tiga tahun pertama kehidupan seseorang. Para penyandang autisme memiliki masalah dengan komunikasi non-verbal, berbagai interaksi sosial, dan kegiatan yang meliputi unsur bermain dan bercanda.
18 Ake Angka Kecukupan Energi
19 Aimi Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia
20 abo ABO adalah sistem golongan darah manusia yang membagi darah menjadi berbagai jenis, berdasarkan ada atau tidak adanya tanda-tanda tertentu pada permukaan sel darah merah. Empat golongan darah utama adalah A, B, O, dan AB. Untuk transfusi darah, sistem golongan darah ABO digunakan untuk kesesuaian jenis darah pendonor dan penerima transfusi. Orang dengan golongan darah O dapat menyumbangkan darah kepada siapa pun dan disebut donor universal. Orang dengan golongan darah AB dapat menerima darah dari semua donor dan penerima disebut universal. Orang dengan golongan darah A atau B hanya dapat menerima golongarn darah yang sama atau golongan darah O.
21 artritis Istilah umum bagi peradangan (inflamasi) dan pembengkakan di daerah persendian.
22 aging Perubahan berangsur-angsur dari struktur setiap organisme yang terjadi dengan berlalunya waktu, yang bukan disebabkan oleh penyakit atau kecelakaan lain, dan akhirnya sampai pada peningkatan kemungkinan kematian karena individu itu bertambah tua.
23 AAK (Akademi Analis Kesehatan) Jenis pendidikan kesehatan Tingkat Akademi (program Diploma III) dengan kekhususan bidang laboratorium kesehatan
24 ABAT (Aku Bangga Aku Tahu) Aku Bangga Aku Tahu adalah kampanye edukasi publik tentang HIV dan AIDS, ditujukan kepada populasi umum usia 15-24 tahun. Informasi tentang HIV dan AIDS, cara penularannya, bagaimana virus ini dapat ditularkan, dan bagaimana tidak, SELURUHNYA disampaikan dalam materi KIE kampanye seperti, leaflet, DVD, dan poster, KECUALI tentang pencegahan dengan penggunaan kondom.
25 ABH (Anak yang Berhadapan Hukum) Anak yang berhadapan dengan hukum adalah anak yang telah mencapai usia 12 (dua belas) tahun tetapi belum mencapai usia 18 (delapan belas) tahun dan belum menikah (1). Yang diduga, disangka, didakwa, atau dijatuhi pidana karena melakukan tindak pidana; (2). Yang menjadi korban tindak pidana atau yang melihat dan/atau mendengar sendiri terjadinya suatu tindak pidana. Anak yang berhadapan dengan hukum dapat juga dikatakan sebagai anak yang terpaksa berkontak dengan sistem pengadilan pidana karena : 1) Disangka, didakwa, atau dinyatakan terbukti bersalah melanggar hukum; atau 2) Telah menjadi korban akibat perbuatan pelanggaran hukum tang dilakukan orang/kelompok orang/lembaga/negara terhadapnya; atau 3) Telah melihat, mendengar, merasakan, atau mengetahui suatu peristiwa pelanggaran hukum.
26 ABJ (Angka Bebas Jentik = Larva Free Index ) Persentase rumah dan atau tempat umum yang tidak ditemukan jentik pada pemeriksaan jentik.
27 ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) Anak yang lambat (slow) atau mengalami gangguan (retarded) yang tidak akan pernah berhasil di sekolah sebagaimana anak-anak pada umumnya. Banyak istilah yang dipergunakan sebagai variasi dari kebutuhan khusus, seperti disability, impairment, dan handicaped.
28 ABTKK/HACCP (Analisis Bahaya Titik Kendali Kritis/Hazard Analysis Critical Control Point) Suatu sistem yang dianggap rasional dan efektif dalam penjaminan keamanan pangan dari sejak dipanen sampai dikonsumsi, yang mampu mengidentifikasi hazard (ancaman) yang spesifik seperti misalnya, biologi, kimia, serta sifat fisik yang merugikan yang dapat berpengaruh terhadap keamanan pangan dan dilengkapi dengan langkah-langkah pencegahan untuk mengendalikan ancaman (hazard) tersebut. Namun penerapan HACCP ini bisa dilakukan bila persyaratan dasar TPM sudah terpenuhi.
29 ACCORD (ASEAN
30 ACD (Active Case Detection ) Upaya penemuan penderita malaria oleh petugas malaria desa/petugas kesehatan yang dilakukan secara aktif dengan mengunjungi pasien dengan keluhan panas/gejala malaria dan memeriksa darahnya
31 ACKM Analisis Cemaran Kimia Makanan
32 ACT (Artemisinin Combination Therapy) Obat pilihan utama untuk malaria falciparum. Regimen yang dipakai saat ini adalah Artesunate dan Amodiaquin serta injeksi Artemeter untuk malaria berat di samping injeksi Kina.
33 ADD (Anak Dengan Disabilitas) Anak dengan disabiltas fisik berusia 5 18 tahun yang mengalami kedisabilitasan atau memiliki kelainan/perbedaan dari anak normal dalam struktur tubuh, kemampuan melihat, kemampuan mendengar dan atau kemampuan bicara.
34 ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) Gangguan perkembangan dalam peningkatan aktivitas motorik anak-anak hingga menyebabkan aktivitas anak-anak yang tidak lazim dan cenderung berlebihan. Hal ini ditandai dengan berbagai keluhan perasaan gelisah, tidak bisa diam, tidak bisa duduk dengan tenang, dan selalu meninggalkan keadaan yang tetap seperti sedang duduk, atau sedang berdiri. Beberapa kriteria yang lain sering digunakan adalah suka meletup-letup, aktivitas berlebihan, dan suka membuat keributan.
35 ADI (Acceptable Daily Intake) Batasan berapa banyak konsumsi BTP (Bahan Tambahan Pangan) yang dapat diterima dan dicerna setiap hari sepanjang hayat tanpa mengalami resiko kesehatan.
36 ADL (Activity of Daily Living ) Keterampilan dasar yang harus dimiliki seseorang untuk merawat dirinya seperti berpakaian, makan, minum, ke toilet, berhias, dan lain-lain.
37 ADR (Adverse Drug Reaction) Reaksi yang tidak dikehendaki dan bersifat merugikan akibat respon pemakaian obat pada dosis sesuai anjuran pada manusia untuk keperluan terapi, profilaksis, diagnosis, maupun untuk modifikasi fungsi fisiologis.
38 ADSnet (ASEAN-Disease-Surveillance.net) Website yang dimaksudkan untuk memfasilitasi pertukaran informasi yang terkait dengan penyakit menular, menyediakan komunikasi tanpa batas wilayah antara individu-individu dan lembaga-lembaga, dan telah disepakati pada acuan kerja di Regional action Conference for Surveillance and response: Infectious Disease Outbreaks in Southeast Asia, yang diselenggarakan di Bali pada 11-15 September 2000. Host dari website disepakati dikoordinasi oleh Depkes RI.(Sumber: www.Asean-Disease-surveillance.net)
39 AFP (Acute Flaccid Paralysis = Lumpuh layuh mendadak) Gejala lumpuh yang terjadi secara cepat (mendadak atau akut), dengan sifat kelumpuhannya adalah lemas (layuh atau paralitik) yang tidak disebabkan oleh ruda paksa. Sifat akut diartikan dengan lama waktu mulai sakit demam, pilek sampai dengan lumpuh berlangsung cepat berkisar antara 1-14 hari. Penemuan kasus lumpuh layuh mendadak pada anak usia
40 AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) Kumpulan berbagai gejala menurunnya kekebalan tubuh yang disebabkan oleh HIV (Human Immunodeficiency Virus).
41 AIPKI Asosiasi Institusi pendidikan Kedokteran Indonesia
42 AKAFARMA (Akademi Analis Farmasi dan Makanan) Pendidikan kesehatan tingkat akademi dengan kekhususan mempelajari bidang Laboratorium farmasi dan Makanan
43 AKBID (Akademi Kebidanan) Pendidikan kesehatan tingkat akademi (Program Diploma III) dengan kekhususan mempelajari bidang kebidanan
44 AKBK (Alat Kontrasepsi Bawah Kulit) = Implant Alat yang dipasang di bawah kulit pada lengan atas, alat kontrasepsi ini disusupkan di bawah kulit lengan atas sebelah dalam. Bentuknya semacam tabung-tabung kecil atau pembungkus plastik berongga dan ukurannya sebesar batang korek api. Susuk dipasang seperti kipas dengan enam buah kapsul atau tergantung jenis susuk yang akan dipakai. Di dalamnya berisi zat aktif berupa hormon. Susuk tersebut akan mengeluarkan hormon sedikit demi sedikit. Jadi, konsep kerjanya menghalangi terjadinya ovulasi dan menghalangi migrasi sperma. Pemakaian susuk dapat diganti setiap 5 tahun, 3 tahun, dan ada juga yang diganti setiap tahun.
45 AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (IUD = Intra Uterine Device)) alat kontrasepsi (kontrol kelahiran) yang dimasukkan ke dalam rahim oleh dokter kandungan dan terbuat dari plastik dan logam (biasanya tembaga). Fungsinya mencegah telur wanita yang dibuahi agar tidak menetap di dinding rahim. Jenis AKDR yang paling umum adalah Copper T dan Loop Lippes. Jika dimasukkan tidak benar, AKDR dapat menyebabkan jaringan parut dan perdarahan rahim
46 AKFAR (Akademi Farmasi) Pendidikan kesehatan tingkat akademi dengan kekhususan mempelajari bidang kefarmasian
47 AKFIS (Akademi Fisioterapi) Pendidikan kesehatan tingkat akademi dengan kekhususan mempelajari bidang fisioterapi
48 AKG (Akademi Kesehatan Gigi) Pendidikan kesehatan tingkat akademi dengan kekhususan mempelajari bidang kesehatan gigi
49 AKG (Angka Kecukupan Gizi) Suatu batasan angka kecukupan zat gizi termasuk energi, protein, lemak, serta berbagai vitamin dan mineral yang diperlukan seseorang per hari menurut jenis kelamin dan kelompok umur
50 AKI = Angka Kematian Ibu = Maternal Mortality Rate = MMR Jumlah kematian ibu akibat dari proses kehamilan, persalinan dan paska persalinan per 100.000 kelahiran hidup pada masa tertentu Angka pengukuran risiko kematian wanita yang berkaitan dengan peristiwa kehamilan. Kematian ibu adalah kematian wanita dalam masa kehamilan, persalinan dan dalam masa 42 hari (6 minggu) setelah berakhirnya kehamilan tanpa memandang usia kehamilan maupun tempat melekatnya janin, oleh sebab apa pun yang berkaitan dengan atau diperberat oleh kehamilan atau pengelolaannya, bukan akibat kecelakaan. Kematian ibu dikelompokkan menjadi (a) kematian sebagai akibat langsung kasus kebidanan dan (b) kematian sebagai akibat tidak langsung kasus kebidanan yang disebabkan penyakit yang sudah ada sebelumnya, atau penyakit yang timbul selama kehamilan dan bukan akibat langsung kasus kebidanan, tetapi diperberat oleh pengaruh fisiologi kehamilan. Kematian wanita hamil akibat kecelakaan (misalnya kecelakaan mobil) tidak digolongkan sebagai kematian ibu Rumus= (jumlah wanita meninggal akibat kehamilan, persalinan dan nifas berikut komplikasinya di wilayah tertentu dalam satu tahun) / (jumlah kelahiran hidup pada populasi di daerah dan tahun yang sama) x 100.000
51 AKK Angka Kecukupan Karbohidrat
52 AKL (Akademi Kesehatan Lingkungan)
53 AKL Angka Kecukupan Lemak
54 AKP Angka Kecukupan Protein
55 AKPER = Akademi Keperawatan Pendidikan kesehatan tingkat akademi dengan kekhususan mempelajari bidang keperawatan
56 AKS Angka Kecukupan Serat Makanan
57 AKZI = Akademi Gizi Pendidikan kesehatan tingkat akademi dengan kekhususan mempelajari bidang gizi
58 ALH = Anak Lahir Hidup Banyaknya kelahiran hidup dari sekelompok atau beberapa kelompok wanita selama masa reproduksinya. Manfaat ALH untuk mengetahui rata-rata jumlah anak yang dilahirkan hidup oleh sekelompok wanita mulai dari masa reproduksi hingga saat wawancara. Contoh: Rata-rata ALH wanita usia 25-29 sebesar 3,7 artinya kemampuan reproduksi wanita usia 25-29 rata-rata melahirkan 3-4 anak
59 AMDD (ASEAN Medical Device Directive) Kesepakatan seluruh negara ASEAN dalam rangka penerapan standar dalam rangka kualitas alat kesehatan yang akan diadopsi pada regulasi alat kesehatan setiap negara anggota ASEAN.
60 AMI = Annual Malaria Incidence Jumlah penderita malaria klinis per 1000 penduduk dalam satu wilayah.
61 AMP = Audit Maternal Perinatal Proses penelaahan bersama kasus kesakitan dan kematian ibu dan perinatal serta penatalaksanaannya, dengan menggunakan berbagai informasi dan pengalaman dari suatu kelompok terdekat, untuk mendapatkan masukan mengenai intervensi yang paling tepat dilakukan dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan KIA disuatu wilayah
62 AMP-KB = Audit Medik Pelayanan Keluarga Berencana Suatu proses kajian kasus medik KB yang sistematis dan kritis dari komplikasi, kegagalan penggunaan alat/obat kontrasepsi (alokon) serta penatalaksanaannya dengan memanfaatkan data dan informasi yang terkait, sehingga teridentifikasi berbagai faktor penyebab serta memperoleh solusi perbaikan dan disepakatinya jenis intervensi yang diperlukan sebagai kegiatan tindak lanjut
63 AMR (Anti Microbial Resistant) Terjadinya resitensi kuman terhadap antibiotik akibat penggunaan antibiotik yang tidak bijak dan penerapan kewaspadaan standar (standard precaution) yang tidak benar di fasilitas pelayanan kesehatan.
64 AOP = Akademi Ortotik Prostetik Pendidikan Kesehatan tingkat Akademi dengan kekhususan mempelajari bidang Ortotik Prostetik
65 AOT = Akademi Okupasi Terapi Pendidikan Kesehatan tingkat Akademi dengan kekhususan mempelajari bidang Okupasi Terapi
66 APE (Arus Puncak Ekspirasi) = Peak Expiratory Flow / Peak Expiratory Flow Rate (PEFR) Kecepatan ekspirasi maksimal yang bisa dicapai oleh seseorang, dinyatakan dalam liter per menit (L/menit) atau liter per detik (L/detik). Nilai APE didapatkan dengan pemeriksaan spirometri atau menggunakan alat yang lebih sederhana yaitu Peak Expiratory Flow meter (PEF meter). Alat ini mudah dibawa, tidak perlu sumber listrik dan harganya relatif murah sehingga memungkinkan tersedia di berbagai tingkat layanan kesehatan.
67 APGAR APGAR adalah sebuah pengukuran respon bayi terhadap kelahiran dan kehidupan di luar rahim. Penilaian APGAR didasarkan pada Appearance (penampilan), Pulse (denyut jantung), Grimace (refleks), Activity (kegiatan), dan Respiration (pernafasan). Penilaian yang diambil pada 1 dan 5 menit setelah kelahiran ini berkisar antara 1 sampai 10, di mana 10 adalah nilai tertinggi dan 1 adalah nilai terendah
68 API = Annual Parasite Incidence Jumlah penderita malaria dengan konfirmasi laboratorium positif terhadap populasi di wilayah tertentu dan waktu tertentu per 1000 penduduk.
69 APIKES = Akademi Perekam Informasi Kesehatan Pendidikan Kesehatan tingkat Akademi dengan kekhususan mempelajari bidang Perekam Informasi Kesehatan
70 APKESI (Asosiasi Peneliti Kesehatan Indonesia) Organisasi profesi ilmiah di bidang penelitian dan pengembangan kesehatan.
71 APN (Asuhan Persalinan Normal) Asuhan kebidanan pada persalinan normal yang mengacu kepada asuhan yang bersih dan aman selama persalinan dan setelah bayi lahir serta upaya pencegahan komplikasi.
72 ARO = Akademi Refraksionis Optisi Pendidikan Kesehatan tingkat Akademi dengan kekhususan mempelajari bidang Refraksionis Optisi
73 AROL (Asap Rokok Orang Lain) Asap yang keluar dari ujung rokok yang menyala atau produk tembakau lainnya. AROL terdiri atas asap utama (main stream) yang mengandung 25% kadar bahan berbahaya dan asap sampingan (side stream) yang mengandung 75% kadar bahan berbahaya. Jadi, perokok pasif mengisap tak kurang dari 75% bahaya berbahaya ditambah separuh dari asap yang diembuskan keluar oleh si perokok.
74 ARSADA Asosiasi Rumah Sakit Daerah
75 ARSAWAKOI Asosiasi Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat Indonesia
76 ARSGMPI Asosiasi Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Indonesia
77 ART (Anti Retroviral Therapy ) Satu jenis kelompok obat bagi mereka yang terinfeksi HIV.
78 ARV = Antiretroviral Obat-obat yang bekerja melawan retrovirus (misalnya HIV)
79 ASDR Banyaknya kematian pada kelompok umur tertentu per seribu penduduk dalam kelompok umur yang sama.
80 ASFR Banyaknya kelahiran setiap seribu wanita pada kelompok umur tertentu.
81 ASI (Adiction Severity Index) Suatu penilaian untuk mengetahui tingkat adiksi seseorang yang dipengaruhi NAPZA (Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif), ada 5 level tergantung dari tingkat adiksi sebagai berikut: Level (0) Abstinensia; Level (1) Penggunaan sosial, penggunaan yang sesekali/sosial, masalah belum ada; level (2) penggunaan sosial /masalah awal ketergantungan NAPZA. Penggunaan zat sudah mulai menimbulkan masalah sosial, keuangan dan personal; level (3) Masalah penggunaan berat/ketergantungan awal. Penggunaan zat sudah mulai menimbulkan masalah fisik seperti gejala putus zat; level (4) Ketergantungan zat/adiksi, Masalah yang akibat penggunaan zat sangat kompleks meliputi aspek ; medis, psikologis dan sosial individu sama sekali tidak menggunakan zat psikoaktif.
82 ASI (Air Susu Ibu) Cairan hasil sekresi kelenjar payudara ibu. Susu yang diproduksi oleh seorang ibu untuk konsumsi bayi dan merupakan sumber gizi utama untuk bayi yang belum dapat mencerna makanan padat.
83 ASI eksklusif Pemberian Hanya ASI (Air Susu Ibu) saja tanpa makanan dan minuman lain kepada bayi sejak lahir sampai berusia 6 bulan. (Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 450/Menkes/SK/IV/2004)
84 ASKLIN = Asosiasi Klinik Indonesia Wadah klinik untuk berhimpun dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
85 ASPAKI Asosiasi Produsen Alat Kesehatan Indonesia
86 ASUH = Awal Sehat Untuk Hidup Sehat Suatu pendekatan yang dirancang untuk meningkatkan kesehatan ibu, bayi dan balita. ASUH dilaksanakan di propinsi Jawa Timur (Blitar, Kediri, Pasuruan dan Mojokerto) dan Jawa Barat (Cianjur, Cirebon, Karawang dan Ciamis). Pengalaman dan pelajaran yang didapat dari pelaksanaan ASUH pada kedua propinsi tersebut akan dipakai sebagai acuan dalam menggulirkan (replika) ASUH ke propinsi dan kabupaten/ kota lain. Tujuan Umumnya adalah meningkatkan status kesehatan dan gizi ibu, bayi, dan balita melalui pemberdayaan keluarga dan masyarakat
87 ATEM = Akademi Teknik Elektromedik Pendidikan Kesehatan tingkat Akademi dengan kekhususan mempelajari bidang Teknik Elektromedik
88 ATRO = Akademi Teknik Radiodiagnostik dan Radiotherapi Pendidikan Kesehatan tingkat Akademi dengan kekhususan mempelajari bidang teknik Radiodiagnostik dan Radiotherapi
89 ATW = Akademi Terapi Wicara Pendidikan Kesehatan tingkat Akademi dengan kekhususan mempelajari bidang Terapi Wicara
90 AV (Autopsi Verbal) = Verbal Autopsy Suatu penelusuran rangkaian peristiwa, keadaan, gejala, dan tanda penyakit yang mengarah pada kematian melalui wawancara dengan keluarga atau pihak lain yang mengetahui kondisi sakit dari almarhum.
91 AVM (Aspirasi Vakum Manual ) Salah satu acara efektif untuk pengobatan abortus inkomplit.
92 Abate Sejenis obat bubuk untuk membunuh jentik nyamuk. Adapun takaran penggunaannya: 10 liter air cukup dengan 1 gram bubuk Abate atau 100 liter air untuk 10 gram Abate (1 sendok makan peres diratakan atasnya = 10 gram Abate).
93 Abatisasi Pemberantasan penyakit demam berdarah dengan menaburkan bubuk abate di bak penampung air/drum.
94 Abortus = Abortion Kematian bayi dalam kandungan dengan umur kehamilan kurang dari 20 minggu. Berdasarkan penyebabnya terdapat dua macam abortus yaitu abortus disengaja (induced abortion) dan tidak disengaja (spontaneous abortion).
95 Abortus Spontan = keguguran Kehamilan yang berakhir prematur secara spontan (alamiah) pada usai embrio/ janin di bawah 20 minggu kehamilan (18 minggu setelah pembuahan) atau, jika usia kehamilan tidak diketahui, dan berat embrio/ janin kurang dari 400 g.
96 Abses Septik Abses yang merupakan hasil dari infeksi.
97 Acceptable Daily Intake (ADI) = Asupan Harian yang Dapat Diterima Jumlah maksimum bahan tambahan pangan dalam miligram per kilogram berat badan yang dapat dikonsumsi setiap hari selama hidup tanpa menimbulkan efek merugikan terhadap kesehatan.
98 Acne Vulgaris = jerawat Kondisi kulit yang ditandai dengan sumbatan dan peradangan yang melibatkan folikel rambut dan kelenjar sebasea.
99 Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS) = Sindrom Gawat Pernafasan Akut Suatu jenis kegagalan paru-paru dengan berbagai kelainan yang berbeda, yang menyebabkan terjadinya pengumpulan cairan di paru-paru (edema paru). Sindroma gawat pernafasan akut merupakan kedaruratan medis yang dapat terjadi pada orang yang sebelumnya mempunyai paru-paru yang normal. Walaupun sering disebut sindroma gawat pernafasan akut dewasa, keadaan ini dapat juga terjadi pada anak-anak.
100 Addict Seseorang yang tidak dapat melawan suatu kebiasaan, terutama pemakaian obat atau alkohol, karena alasan fisiologis atau psikologis.
101 Adherence = kepatuhan Keterlibatan penuh pasien dalam penyembuhan dirinya baik melalui kepatuhan atas instruksi yang diberikan untuk terapi, maupun dalam ketaatan melaksanakan anjuran lain dalam mendukung terapi.
102 Adinkes Asosiasi Dinas Kesehatan
103 Adverse Tolerance (Toleransi yang merugikan) Keadaan ketika untuk timbulnya efek suatu NAPZA, diperlukan jumlah atau dosis yang semakin sedikit. Hal ini disebabkan oleh NAPZA yang dipakai tertimbun di dalam otak cukup lama. Misalnya, senyawa aktif tetra-hidro-kanabinol yang terdapat di dalam ganja tertimbun lama di jaringan otak sehingga dengan memakai ganja sedikit saja, sudah akan memberi efek atau menimbulkan gejala. Adverse Tolerance kadang-kadang disebut sensitisasi.
104 Aflatoksin Toksin jamur yang merupakan karsinogen hati yang kuat. Zat ini dihasilkan oleh Aspergillus flavus dan A. parasiticus, yang tumbuh dengan mudah pada kacang-kacangan, biji-bijian, dan kacang tanah yang secara salah disimpan dalam kondisi hangat dan lembab
105 Airborne Precautions (kewaspadaan penularan lewat udara ) Bertujuan untuk menurunkan penularan penyakit melalui udara (airborne droplet nuclei, ukuran 5 pm atau lebih kecil) atau partikel debu yang berisi agen infeksi
106 Akademi Akupunktur Pendidikan Kesehatan tingkat Akademi dengan kekhususan mempelajari bidang Akupunktur
107 Akeswari Asosiasi Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja Indonesia
108 Akreditasi Rumah Sakit Pengakuan terhadap Rumah Sakit yang diberikan oleh lembaga independen penyelenggara Akreditasi yang ditetapkan oleh Menteri, setelah dinilai bahwa Rumah Sakit itu memenuhi Standar Pelayanan Rumah Sakit yang berlaku untuk meningkatkan mutu pelayanan Rumah Sakit secara berkesinambungan.
109 Akseptor KB = peserta keluarga berencana = Family Planning Participant Pasangan usia subur di mana salah seorang menggunakan salah satu cara/alat kontrasepsi untuk tujuan pencegahan kehamilan, baik melalui program maupun non program
110 Akseptor KB Aktif (Current User = CU) Akseptor yang pada saat ini memakai kontrasepsi untuk menjarangkan kehamilan atau yang mengakhiri kesuburan
111 Akseptor baru Pasangan usia subur yang baru pertama kali menggunakan salah satu cara/alat kontrasepsi dan/atau pasangan usia subur yang menggunakan kembali salah satu cara/alat kontrasepsi setelah mereka berakhir masa kehamilannya (baik kehamilan yang berakhir dengan keguguran, lahir mati ataupun lahir hidup)
112 Aktifitas fisik Setiap gerakan tubuh yang meningkatkan pengeluaran tenaga dan energi (pembakaran kalori). (Sumber: Pedoman Upaya Kesehatan Olahraga di Puskesmas. Departemen Kesehatan RI Ditjen Bina Kesmas tahun 2004)
113 Akupresur Cara pemijatan yang bertujuan untuk memelihara kesehatan dan meningkatkan stamina (kebugaran).
114 Akupuntur Metode pengobatan yang mendorong tubuh untuk meningkatkan kesehatan dan mengurangi rasa sakit dan penderitaan. Hal ini dilakukan dengan menusukkan jarum dan menerapkan panas atau stimulasi listrik pada titik-titik akupunktur yang tepat.
115 Alat Kesehatan Diagnostik in vitro Peralatan, baik digunakan tunggal maupun dalam kombinasi, ditujukan oleh pabrikannya untuk pemeriksaan in vitro spesimen yang berasal dari tubuh manusia yang semata-mata atau pada prinsipnya digunakan untuk memberikan informasi bagi tujuan diagnostik, pemantauan atau kesesuaian.
116 Alat Kesehatan Elektromedik Non Radiasi Alat kesehatan yang menggunakan sumber listrik AC atau DC untuk pengoperasian dan tidak memancarkan radiasi pengion atau zat radioaktif selama penggunaan untuk mencapai maksud penggunaannya.
117 Alat Kesehatan Elektromedik Radiasi Alat kesehatan yang menggunakan sumber listrik AC atau DC untuk pengoperasian dan memancarkan radiasi pengion atau zat radioaktif selama penggunaan untuk mencapai maksud penggunaannya.
118 Alat Kesehatan Elektromedik Alat kesehatan yang menggunakan sumber listrik AC atau DC untuk pengoperasiannya.
119 Alat Kesehatan Ilegal Alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar, proses importnya tidak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, tidak bersumber dari agen tunggal,dan/atau palsu.
120 Alat Kesehatan Non Elektromedik Non Steril Alat kesehatan yang penggunaannya tidak memerlukan sumber listrik AC atau DC dan produknya tidak steril. Contoh: plester, instrument bedah,timbangan bayi, kursi roda manual, tempat tidur pasien manual, stateskop.
121 Alat Kesehatan Non Elektromedik Steril Alat kesehatan yang penggunaannya tidak memerlukan sumber listrik AC atau DC dan mengalami proses sterilisasi pada proses produksinya dan produknya steril. Contoh: jarum suntik, kasa steril, benang bedah,IV catheter, infuse set. (Permenkes Nomor 4 tahun 2014).
122 Alat Kesehatan Tidak Memenuhi Syarat Alat kesehatan asli yang diproduksi tidak sesuai standar yang telah ditetapkan oleh produsen.
123 Alat Pacu Jantung = AED (Automated Electric Defribilator) Suatu alat elektronik yang kecil dan mudah dibawa kemana-mana. Kegunaan utamanya untuk mengalirkan kejutan/sengatan listrik ke jantung korban yang aktivitas bioelektriknya sedang kaca atau berhenti dan tidak normal. Aktivitas listrik tidak normal ini jantung bisa dilihat dari ritme denyut nadi yang tidak normal. Irama denyut nadi tidak normal ini tidak mampu memompa dara dan menyebarkan oksigen ke seluruh tubuh.
124 Alcoholism Sebuah penyakit adiktif ditandai oleh penggunaan alkohol dan menggambarkan berbagai simtom termasuk toleransi, gejala putus, deteriorasi organ, kompulsi, kehilangan kontrol, dan penggunaan terus walaupun ada konsekuensi yang merugikan.
125 Alokon Alat dan Obat Kontrasepsi.
126 Alur Analisis Gender = Gender Analysis Pathways (GAP) Metoda analisis gender yang dikembangkan untuk mengidentifikasi adanya ketimpangan gender serta mengembangkan indikator dan tujuan yang sensitif gender dalam program pembangunan
127 Alzheimer Alzheimer bukan penyakit menular, melainkan merupakan sejenis sindrom dengan apoptosis sel-sel otak pada saat yang hampir bersamaan, sehingga otak tampak mengerut dan mengecil. Alzheimer juga dikatakan sebagai penyakit yang sinonim dengan orang tua. Risiko untuk mengidap Alzheimer, meningkat seiring dengan pertambahan usia. Bermula pada usia 65 tahun, seseorang mempunyai risiko lima persen mengidap penyakit ini dan akan meningkat dua kali lipat setiap lima tahun, kata seorang dokter.
128 Amenore = amenorrhea Gangguan dalam sistem reproduksi wanita, dimana wanita tidak mengalami mentruasi secara rutin setiap bulan.
129 Amputasi = amputation Memotong, atau memangkas; pembuangan suatu anggota gerak atau anggota badan lain atau hasil perkembangan badan.
130 Anak berkebutuhan khusus Anak yang mengalami hambatan fisik dan/atau mental sehingga mengganggu pertumbuhan dan perkembangannya secara wajar, dan anak yang akibat keadaan tertentu mengalami kekerasan, berada di lembaga permasyarakatan/ rumah tahanan, di jalanan, di daerah terpencil/bencana/konflik yang memerlukan penanganan secara khusus.
131 Anak penyandang cacat Setiap anak yang mempunyai kelainan fisik dan/atau mental yang dapat mengganggu atau merupakan rintangan dan hambatan baginya untuk melakukan kegiatan secara selayaknya yang terdiri dari penyandang cacat fisik, penyandang cacat mental dan penyandang cacat fisik dan mental.
132 Anak penyandang post traumatic syndrome disorder (PTSD) Trauma pada anak akibat bencana alam, perang, atau kerusuhan, anak-anak yang kurang gizi, lahir prematur, anak yang lahir dari keluarga miskin, anak-anak yang mengalami depresi karena perlakukan kasar, anak-anak korban kekerasan, anak yang kesulitan konsentrasi karena sering diperlakukan dengan kasar, anak yang tidak bisa membaca karena kekeliruan guru mengajar, anak berpenyakit kronis, dan sebagainya.
133 Analisis Gender Kajian terhadap perbedaan dan kesenjangan peran laki-laki dan perempuan, ketidakseimbangan kekuasaan dalam hubungan mereka, hambatan dan kesempatan serta dampak perbedaan tersebut terhadap kehidupan mereka
134 Analisis Penanggulangan Bencana Suatu analisa dimana kerawanan suatu masyarakat diekspresikan dengan tinggi rendahnya risiko terjadinya bencana yang merupakan fungsi dari suatu ancaman dengan keadaan kerentanan yang sendiri-sendiri atau bersama-sama dan dapat diubah oleh kemampuan Rumus: R = (A x K) / m R (Risiko): Suatu peluang dari timbulnya akibat buruk, atau kemungkinan kerugian dalam hal kematian, luka-luka, kehilangan dan kerusakan harta benda, gangguan kegiatan mata pencaharian dan ekonomi atau kerusakan lingkungan yang ditimbulkan oleh interaksi antara ancaman bencana dan kerentanan A (Ancaman): Kejadian-kejadian, gejala atau kegiatan manusia yang berpotensi untuk menimbulkan kematian, luka-luka, kerusakan harta benda, gangguan sosial ekonomi atau kerusakan lingkungan K (Kerentanan): Kondisi-kondisi yang ditentukan oleh faktor-faktor atau proses-proses fisik, sosial, ekonomi dan lingkungan hidup yang meningkatkan kerawanan suatu masyarakat terhadap dampak ancaman m (Kemampuan): Suatu gabungan antara semua kekuatan dan sumber daya yang tersedia dalam suatu masyarakat atau organisasi yang dapat mengurangi tingkat risiko bencana
135 Andropause Perubahan biologis yang ditandai oleh penurunan bertahap produksi androgen yang dialami oleh pria selama dan setelah pertengahan hidup mereka. Disebut juga menopause pria.
136 Anemia aplastik Anemia aplastik adalah anemia akibat penurunan tingkat sel darah merah yang disebabkan oleh ketidakmampuan sel induk dalamsumsum tulanguntuk memproduksi sel-sel baru
137 Anemia defisiensi besi = Anemia Gizi Besi (AGB) Anemia yang disebabkan karena kekurangan zat besi. Pemeriksaan laboratorium: Hb
138 Anemia hemolitik Anemia yang disebabkan karena pecahnya sel darah merah lebih cepat dari umur regenerasi sel darah merah. Pada penderita malaria dan thalasemia pada umumnya terjadi karena hemolitik. (Sumber : Pedoman Penanggulangan Anemi Gizi untuk remaja putri dan WUS)
139 Angiosarcoma Kanker langka yang berawal di pembuluh darah pada hati. Angiosarcoma kemungkinan disebabkan oleh bersentuhan dengan vinil klorida di tempat kerja, yang terjadi di pabrik polyvinyl klorida (PVC), atau bersentuhan dengan arsenik. Meskipun begitu, pada kebanyakan orang, tidak ada penyebab yang teridentifikasi.
140 Angka Beban Tanggungan = Dependency Ratio Angka yang menyatakan perbandingan antara banyaknya orang yang tidak produktif (umur di bawah 15 tahun dan 65 tahun ke atas) dengan banyaknya orang yang termasuk usia produktif (umur 15-64 tahun)
141 Angka Fertilitas Total =Total Fertility Rate (TFR) Taksiran jumlah total anak yang dilahirkan oleh 1000 wanita bila para wanita tersebut secara terus menerus hamil pada saat mereka berada dalam tingkat fertilitas menurut usia mereka pada saat sekarang. Angka ini dapat menjawab pertanyaan: Berapa rata-rata jumlah anak yang dapat dilahirkan seorang wanita selama masa hidupnya.
142 Angka Kelahiran Kasar = Crude Birth Rate (CBR) Jumlah kelahiran selama 1 tahun tiap 1000 penduduk.
143 Angka Kelahiran Umum = General Fertility Rate (GFR) Banyaknya kelahiran tiap seribu wanita yang berumur 15-49 tahun.
144 Angka Kelahiran menurut Kelompok Umur = Age Specific Fertility Rate = (ASFR) Banyaknya kelahiran setiap seribu wanita pada kelompok umur tertentu.
145 Angka Kematian Balita Banyaknya kematian anak berumur di bawah lima tahun per 1000 Balita dalam satu tahun
146 Angka Kematian Bayi = Infant Mortality Rate (IMR) Banyaknya kematian bayi berumur di bawah satu tahun per 1000 kelahiran hidup dalam satu tahun.
147 Angka Kematian Ibu = Maternal Mortality Rate (MMR) - Jumlah kematian ibu akibat dari proses kehamilan, persalinan dan paska persalinan per 100.000 kelahiran hidup pada masa tertentu - Angka pengukuran risiko kematian wanita yang berkaitan dengan peristiwa kehamilan. Kematian ibu adalah kematian wanita dal
148 Angka Kematian Kasar = Crude Death Rate (CDR) Banyaknya kematian selama satu tahun tiap seribu penduduk.
149 Angka Kematian Menurut Umur = Age Specific Death Rate (ASDR) Banyaknya kematian pada kelompok umur tertentu per seribu penduduk dalam kelompok umur yang sama.
150 Angka Kematian Neonatal = Neonatal Mortality Rate (NMR) Jumlah kematian bayi di bawah usia 28 hari per 1000 kelahiran hidup pada masa tertentu (biasanya 1 tahun).
151 Angka Kematian Perinatal = Perinatal Mortality Rate Batasan yang diakui adalah seperti berikut ini: angka kematian perinatal = (kematian janin (usia kehamilan 28 minggu atau lebih) + kematian bayi usia 1 minggu) / (kematian janin + jumlah kelahiran hidup pada populasi dan masa yang sama) x 1.000 Tetapi, definisi yang digunakan di banyak negara yang tidak memiliki pencatatan statistik vital yang baik, mengeluarkan jumlah kematian janin dari denominator. Kematian perinatal berguna sebagai indikator kualitas dari pelayanan antenatal dan pelayanan obstetrik dan biasanya berupa angka per 1000 kelahiran per tahun
152 Anorexia Nervosa Penderita anorexia nervosa makan dalam jumlah sangat sedikit dan berolahraga berlebihan untuk menjaga berat badan.
153 Antenatal care = Pelayanan antenatal Pelayanan kesehatan yang diberikan oleh tenaga professional kepada ibu selama masa kehamilannya sesuai dengan standar pelayanan antenatal seperti ditetapkan dalam buku pedoman pelayanan antenatal bagi petugas Puskesmas. Dalam penerapan operasionalnya dikenal standar minimal 5T yaitu Timbang berat badan, (ukur)Tekanan darah, (imunisasi) Tetanus Toksoid lengkap, dan (pemberian) Tablet zat besi minimal 90 tablet selama kehamilan.
154 Anthraks Penyakit infeksi karena bakteri Bacillus anthracis yang umumnya menjangkiti ternak, dapat menular kepada manusia dan pada kulit menimbulkan semacam bisul yang khas. Sebagian besar kasus anthraks ditemukan dalam bentuk anthraks kulit, bentuk lain yang jarang adalah anthraks paru, anthraks saluran cerna dan anthraks meningitis
155 Antibodi = Imunoglobulin Antibodi,juga dikenal sebagai imunoglobulin,adalah protein besar berbentuk Y yang digunakan oleh sistem kekebalan tubuh untuk mengidentifikasi dan menetralisir zat asing seperti virus, bakteri, fungus, dll yang seharusnya tidak ada dalam tubuh.
156 Antibodi Monoklonal Obat anti kanker dengan "target khusus" untuk pengobatan Non Hodgkin Limfoma (NHL) yang merupakan pilihan terapi termutakhir dan menjadi salah satu pilihan utama di dunia. Target khusus tersebut adalah protein CD20+ yang ditemukan pada 95% permukaan sel B NHL.
157 Antioksidan Molekul yang memiliki kemampuan mencegah atau mengurangi kemungkinan proses oksidasi (stress oksidatif) di berbagai bagian tubuh. Sumber-sumber antioksidan yang mudah diperoleh dari makanan sehari-hari antara lain sayuran hijau daun katuk, cincau hijau, bayam, kangkung, delima, stroberi, susu kambing, alpukat, brokoli, teh, anggur, apel, tomat, wortel, telur dll.
158 Antropometri Secara umum artinya ukuran tubuh manusia. Ditinjau dari sudut pandang gizi maka antropometri gizi berhubungan dengan berbagai macam peng-ukuran dimensi tubuh dan komposisi tubuh dari berbagai tingkat umur dan tingkat gizi
159 Apoteker (Pharmacist) Sarjana farmasi yang telah lulus dan telah mengucapkan sumpah jabatan apoteker, mereka berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku berhak melakukan pekerjaan kefarmasian di Indonesia sebagai apoteker. (Sumber: Kepmenkes No. 1332/2002 tentang perubahan permenkes No.922/1993 tentang ketentuan dan tata cara pemberian izin apotek)
160 Arbovirosis Sekelompok penyakit yang disebabkan oleh arthropode borne viruses (virus yang ditularkan melalui arthropoda seperti nyamuk, caplak, tungau). Penyakit yang tergolong dalam kelompok ini antara lain demam berdarah dengue, chikungunya dan lain-lain
161 Arterial Thromboembolism (AT) Sumbatan akibat pembekuan darah pada pembuluh nadi. AT umumnya berhubungan dengan kondisi yang disebut aterosklerosis yang menyebabkan stenosis pada pembuluh nadi.
162 Artritis Rematoid (AR) Penyakit autoimun (diserang oleh sistem kekebalan tubuhnya sendiri) yang mengakibatkan peradangan dalam waktu lama pada sendi. Penyakit ini menyerang persendian dan anggota gerak, menimbulkan rasa nyeri dan kaku pada sistem muskuloskeletal yangterdiri dari sendi, tulang, otot dan jaringan ikat.
163 Asam urat Sisa metabolisme zat purin yang berasal dari makanan yang dikonsumsi. Purin adalah zat yang terdapat pada tiap bahan makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup. Jika tubuh dalam keadaan normal, asam urat itu akan dikeluarkan tubuh melalui kotoran atau urin. Namun karena ginjal tidak mampu mengeluarkan asam urat maka yang terjadi adalah kadar asam urat dalam tubuh berlebihan. Asam urat tadi kemudian terkumpul pada persendian sehingga menyebabkan rasa nyeri dan bengkak. Oleh karena itulah maka penderita asam urat biasanya susah jalan.
164 Asfiksia Neonatorum Kegagalan nafas secara spontan dan teratur pada saat lahir/beberapa saat setelah lahir; terjadi hipoksia (kekurangan oksigen) yang ditandai dengan nilai APGAR waktu lahir kurang dari 7.
165 Asimtomatik = Asymtomatic Keadaan tanpa gejala. Berkaitan dengan HIV, istilah ini biasanya dipakai untuk menggambarkan orang yang hasil tes HIV-nya positif, tetapi tidak menunjukkan gejala klinis. Orang yang HIV-positif masih dapat menyebarkan penyakit itu bahkan saat mereka mengalami fase asimtomatik.
166 Atherosclerosis Penumpukan lemak kolesterol pada dinding pembuluh darah arteri sehingga dapat membatasi atau menghambat aliran darah.
167 Attack Rate = angka serangan Jumlah kejadian/kasus baru yang terjadi pada Kejadian Luar Biasa (KLB) yang menggambarkan masalah di lokasi KLB. Penyebutan attack rate ini hanya diberlakukan pada saat KLB.
168 Audit Kematian Neonatal Proses penelaahan sebab kesakitan dan kematian neonatal serta penatalaksanaannya dengan menggunakan berbagai pengalaman dan informasi dari kelompok-kelompok terkait untuk mendapatkan masukan mengenai tindak lanjut, pencegahan, serta intervensi yang paling tepat yang dikaitkan dengan upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan neonatal esensial di suatu wilayah
169 Autoimmune AutoImmune adalah penyakit dimana sistem kekebalan yang terbentuk salah mengidentifikasi benda asing, dimana sel, jaringan atau organ tubuh manusia justru dianggap sebagai benda asing sehingga dirusak oleh antibodi. Jadi adanya penyakit autoimmune tidak memberikan dampak peningkatan ketahanan tubuh dalam melawan suatu penyakit, tetapi justru terjadi kerusakan tubuh akibat kekebalan yang terbentuk. Penyakit autoimmune contohnya adalah psoriasis, rhematoid arthritis, multiple sclerosis.
170 abarognosis perasaan mengambang
171 abarticular tidak mempengaruhi atau jauh dari sendi
172 abarticulation 1 terlepasnya persendian, 2 lihat diarthrosis
173 abasia ketidakmampuan berjalan disebabkan oleh koordinasi syaraf motoris yang terganggu, abasia
174 abaxial abaxile,tidak terletak pada sumbu tubuh atau struktur apapun, abaksial

Tentang Kamus Kesehatan

Kamus Kamus Kesehatan ini merupakan online. Jika anda mencari terjemah atau arti kata menurut kamus Kamus Kesehatan, anda bisa mencari disini. Kamus bisa ditelaah menggunakan abjad atau formulir pencarian.