Kata Awalan N Menurut Kamus Batak Indonesia

Ditemukan 227 Kata awalan n menurut Kamus Batak Indonesia. Berikut dibawah ini adalah beberapa artinya.

No Kata Arti
1 na I. kata pengganti penghubung. halak na hutanda, orang yang saya kenal. nasa na adong, semua yang ada, segala sesuatu. na parjolo, yang pertama. na uli, yang bagus, yang elok. na so uhum, hal yang tidak adil, yang tak menurut hukum. dipaboa nasida, na so jadi hami ro, diberitahukan mereka, bahwa kami tidak jadi datang. na olo do ahu, saya mau. II. di muka kata yang menunjukkan waktu masa lampau: na bodari, tadi malam, semalam. na taon i, tahun yang lewat, tahun yang lampau. na taon sada, tahun sebelum tahun yang lewat, dua tahun yang lewat. na masa onan, pekan yang terakhir, yang lampau. nantoari, kemarin. na sogotan, tadi pagi, juga: na sogot narian. III. akhiran kata pengganti kepunyaan orang ke tiga tunggal. IV. na, ambillah ini (diberikan sesuatu kepada orang).
2 nada = indang, indadong.
3 naga ular yang legendaris. naga padoha, ular yang menghancurkan bumi setelah baru saja dijadikan dan kemudian dibelenggu di bawah bumi dan sekarang menimbulkan gempa. Boru Saniang Naga = dewi air (begu legendaris). sisik nagaon, mempunyai penyakit tertentu pada mana kulit menjadi bersisik.
4 nagari = bangso.
5 nala nyala. marnalanala, bernyala-nyala mengenai api, api yang marak.
6 nama lagi, masih, hanya, sa-ja, cuma, semata. ise nama ta-ding, siapa yang lagi tinggal? siapa cuma yang tinggal?. tolu nama, hanya tiga lagi. tudia nama ahu, kemana gerangan saya pergi? kemana aku lagi? Namadu, lihat lamadu II.
7 namnam manganamnam, merasai, mencicipi dengan bibir.
8 namun I. = asal, namun, bila hanya, asalkan, tetapi. II. = gok, cukup, penuh.
9 nan = nae I, nai.
10 nang I. pun, juga, lagi pula, jikalau, bahkan, biarpun walaupun. nang pe, idem. nang pe hujou ho, ndang ro ho, walaupun saya memanggilmu, engkau toh tidak datang. nang... nang, baik.... maupun. nang hangoluan, nang hamatean, baik hidup maupun mati. II. panangnang, banyak makan.
11 nangka biji dalam buah pinasa. juga pinangka, di Angkola: pinasa. batu nangka = batu pinangka.
12 nangkoda = nahoda.
13 naning sejenis penyengat besar.
14 nasi = indahan, nasi (And). marbunga nasi = na duma, makmur, berkecukupan.
15 natar terbuka, nampak jelas, dapat dilihat dengan terang.
16 naung (dari: na dung) sudah, yang telah, sesudah berlangsung. naung sidung, yang telah siap dibuat. raja naung pinabangkit, raja yang sudah diangkat, yang telah dinobatkan.
17 neng nengneng, = jugul. dinengnengi, berulang-ulang meminta, mengajak.
18 ngeong marngeongngeong, mengeong mengenai kucing. parngeong, hal mengeong, cara mengeong mengenai kucing.
19 ngilu perasaan gigi kalau makan sesuatu yang asam. ngilu ipon mangangkupi ho, tidak enak bergaul dengan engkau.
20 ni I. menunjukkan adanya kaitan dengan genitif. sebagai kata benda atau kata pengganti yang berbentuk pasip: oleh, dari misalnya. na nilehon ni raja i, yang diberikan oleh raja itu. di jolo ni, di muka. di atas ni, di atas. angkup ni i, lagi pula, apa lagi. di balik ni, di baliknya, lagi pula, apalagi. II. prefiks atau infiks, yaitu awalan gabungan dari na + di, yang di. nilehon, diberikan. binoan, dibawa, yang dibawa. III. kata penunjuk tempat: dengan mulut dan bibir ke muka: ni on, yang ini.
21 nia na nia, na ia, agak banyak, lumayan banyak. na nia toropna, lumayan banyak orangnya. na nia lehetna, bagus betul, baik. na nia lelengna, agak lama, lumayan lama.
22 nian sebenarnya, kiranya, agaknya, sebaiknya (sering ka-ta lawan: alai, = tetapi). sintong do nian hatam, alai ... yang kaukatakan itu sebenarnya benar, tetapi..... on do nian lapatanna, ini arti sebenarnya. i ma nian, harusnya itu.
23 ning pokok kata dalam bentuk ini tidak dipakai lagi. ningku, kataku. ninmu, katakanlah, katamu. ninna, katanya. ninta, kata kita. ninna hai, kata kami. ninna hamu, kata kamu. ninna nasida, kata mereka. ninta ma jolo, kita katakan dulu, mari kita mengatakan. ningon, begitu harus dikatakan. ninna roha, dipikir orang, orang sangka begitu, maksud hati. ninna rohangku dibagasan, saya pikir, saya sangka dalam hati, maksud hatiku. ninna halak, begitu kata orang , dibilang orang.
24 nini cicit, cucu seorang anak laki-laki.
25 nipis tipis, halus. marnipis, bertammbah tipis, menipis. hanipisan, kaki yang berluka karena banyak berjalan. panipishon, menipiskan.
26 niru = tuak (Angkola).
27 nona meracau, berfantasi.
28 noni panjang, asyik, berkepanjangan. marnoninoni, berlama-lama, berkepanjangan bicara. simarnoninoni = tatataganing.
29 nung = dung. nungi (nungni) = dung i. nungma, = nunga.
30 nunut selalu, bertekun, ulet, tidak terlalu banyak sekaligus. nunut do siraja ni ompuna, ketekunan pangkal maju. manganunuti (dinunuti), bertekun kerja. ulaon nunut, pekerjaan yang membutuhkan kesabaran dan ketekunan.
31 naék naik, mendaki, memanjat. manaek, naik. boru manaek = boru maiturun. naek sorga, bertambah meningkat mengenai kekayaan dan hormat, bertambah pangkat. lam tu naekna, menambah terus-menerus, semakin bertambah, semakin meningkat. panaekhon, menaiki (= dipanaek). hanaehan, tempat naik, tempat yang didaki. sideang hanaehan, tangga. patimbo hanaehan, pabagas hadabuan, meninggikan kenaikan, memperdalam kejatuhan. kesombongan. naeknaek, lutut kaki belakang ternak sebagai tangga anak-anak untuk menunggang kerbau.
32 ngais rasa dingin pada gigi misalnya sewaktu menggigit mentimun.
33 ngali dingin. ngali ni ari, hal dingin, sejuk, kedinginan. ari ngali, musim dingin. ngalian, kedinginan.
34 nat = manat, hati-hati, cermat.
35 nongnong manongnong, terbenam, basah, tenggelam. manganongnong, membenamkan, menenggelamkan. manganongnongi, ken-cing (kata halus untuk anak-anak yang kencing.
36 Naba = maba.
37 Nata lain kali, sekali ini biarlah begitu. nata pe, idem juga: umum, nyata sudah lama diketahui. so nata, tidak diketahui.
38 Nana nanah. marnana, bernanah.
39 Nai I. = nae. II. dihubungkan = nari misalnya sadanai, satu lagi. piga nai? berapa lagi?.
40 Nda dari inda, I. kan, bukankah, bukan, dalam pertanyaan yang mengharapkan jawaban positip. nda ho do na hugonghon i, bukankah engkau yang saya undang? nda i? bukan? bukankah begitu? II. kecuali bila, selain, jika tidak. ndang adong haposanku nda holan raja, saya tidak punyai perlindungan selain raja. ise na begu nda ulubalang i, siapa yang berani perkasa, kalau tidak pahlawan itu?
41 Nangon marnangon, kuat, berguna, bermanfaat, berkhasiat.
42 Nari akhiran kata, lagi, juga: nai. sadanari (sadanai), satu lagi. piganari, berapa lagi. sahalinari, sekali lagi. duahalaknari, dua orang lagi. satongkinnari, sebentar lagi. duapulu ringgitnari, duapuluh ringgit lagi.
43 Nida marnida, lihat ida.
44 Nami akhiran kata milik orang pertama, jamak, bila yang disapa itu tidak termasuk di dalamnya, kami.
45 Nape = dape, dope, lagi.
46 Nituna satu dari 12 pormesa (sistem perbintangan).
47 nare mari, datanglah kesini, seruan kepada anak-anak. nare huabing, mari ke ampuanku.
48 ne I. hampir, kira-kira. matemate ne, hampir-hampir mati. sahat ne, hampir sampai. II. cepat! lekas! laho ma ne, pergilah cepat, cepat!
49 nemnem tabah, sabar. sinemnem urukuruk, lembut, halus, dikatakan mengenai orang yang mengetahui memilih kata-katanya sehingga merupakan tulang daun lidi yang semakin bertambah halus.
50 niang marniang, kurus. P.B.: marniang inana dionsopi anakna, ibunya menjadi kurus kalau anak-anaknya menetek, induknya harus dihisapi anaknya. manganiangi, nampaknya kurus (karena susah pikirannya).
51 napa pupuk kandang, kotoran ternak. manganapai, memupuk tanah.
52 nginging marnginging, berbunyi dalam telinga, bunyi berdesing dalam telinga.
53 na bodari tadi malam,bdk bot.
54 nabar = mabar.
55 nabung marnabung, mencukur. manganabung, mencukur, menggundul. raut parnabung, pisau cukur. P.B.: tajom pe raut parnabung, tajoman do butuha na male, betapapun tajamnya pisau cukur, lebih tajam lagi perut yang lapar.
56 nae I. (dari ina ni), ibu si. kata ini ditempatkan di muka nama anak tertua untuk menyebut nama ibu (sama dengan ama). nae Togar, ibu si Togar. sebagai pengganti nae: nan dan nai.
57 naeng (juga: naing), akan, mau, hendak, ingin, berniat. naeng ro udan, akan datang hujan. naeng tudia ho, engkau mau kemana? hendak kemana kau?. naeng neang, perempuan mau ringan, mau bersalin. naeng tangis, mau menangis. naengnaeng, mau, sedang, hendak.
58 naengan lihat ingan II.
59 nagori I. = nagari. II. sinagori, jari manis.
60 nahit menyala. nahit sahitna, penyakitnya bertambah parah, akut penyakitnya kambuh. manganahiti, menyalakan, menjangkit. panahit, menjangkit, menyalakan. sinahiton, = hau (And).
61 nahoda = induk.
62 naing = naeng.
63 naingan on bdk ingan II.
64 nalnal terang, jelas, dapat dilihat.
65 nalom merasa senang dengan nasibnya, penuh kepercayaan yang kuat, yakin sekali, pasrah, tawakal. nalom ni roha, kepercayaan yang kuat, tabah, pasrah. marhanalomhon, = (diparhanalom), harap akan, merasa senang dengan sesuatu. mananalom, mengingini sesuatu. mananalom tu indahan, hidup hanya dari nasi, sudah puas hanya dapat nasi. mananalom tu Debata, hidup hanya atas karunia Tuhan, pasrah pada Allah, berharap kepada Allah.
66 namboru dari ina ni boru, saudara perempuan ayah. anak ni namboru, kekasih. Demikian dikatakan isteri terhadap suaminya atau seorang gadis kepada seorang pemuda, yang boleh diambilnya dan yang disukainya.
67 nambur bintik-bintik air yang melekat pada rerumputan di pa-gi hari. hona nambur, berembun, kena embun.
68 nambura (dari na imbaru), belum lama, belum begitu lama, barusan, baru saja.
69 nampuna yang punya, pemilik. bdk puna.
70 nanam marnanam, memanah, mengunyah, menggigit. mangananam, mengunyah sesuatu, makan sesuatu. parnanam, gigi, penggigit.
71 nandigan kapan, menanya sesuatu yang sudah lampau, bdk andigan.
72 nangaetan letih, cape, lelah.
73 nanget halus, merdu, perlahan, lambat. nangetnanget, perlahan-lahan, hati-hati.
74 nanggar martil besar, pemukul besar. batu nanggar jati, batu ajaib yang legendaris, dari situ orang dapat menaik ke benua atas.
75 nanggaring kemarau berkepanjangan, keadaan kering terus menerus.
76 nanggir terus-menerus kering mengenai cuaca.
77 nanggo pun, juga, bahkan, walaupun hanya malahan. nanggo sada ndang adong, satupun tidak ada. lehon ma tu ahu nanggo dua kibung, berikanlah walaupun hanya dua saja kepadaku.
78 nangkar marnangkarnangkar, sendirian, mengenai seseorang, yang tidak dipeduli oleh siapapun, yang tidak diindahkan, bdk: sangkar.
79 nangkat peluru, sumpitan. parnangkatan, tempat (tas) sumpitan.
80 nangkin tadi, barusan. bdk angkin. nangkiningan, idem.
81 nangkir akal, kecerdikan. ma-sitaon nangkirna, saling melawan dengan kata-kata.
82 nangkok mendaki, menaiki, menanjak. manganangkohi, menaiki, mendaki sesuatu. panangkokhon, membawa ke atas, sesuatu yang mudah dikerjakan, dipersulit lagi. nangkohan, lereng, tampat yang curam, tanjakan.
83 nannoing = nangkin, tadi, barusan.
84 nannon tadi, barusan bdk annon.
85 nantalili = lili.
86 nanton = na tu on, mari kesini, berikan kesini.
87 nantorabingan kemarin dulu.
88 nantuari (= nantuari sada) kemarin, bdk ari.
89 nantulang (dari ina tulang). isteri tulang.
90 nantulasi sejenis tanaman yang kalau dipegang menimbulkan rasa gatal.
91 nantunggutiga = dalihan na tolu, tiga tungku dalam bahasa datu.
92 nanturge = anturge.
93 napnap manganapnap parmidaan, penglihatan yang kabur, melihat samar-samar.
94 napu subur mengenai tanah. = napa.
95 napuran (dari na hapuran, apa yang dicampur dengan kapur), sirih, daun dirih. marnapuran, makan sirih. P.B.: napuran tanotano na sinuan di onan, manumpak Debata dipaganda parbinotoan. napuran huta napuran si Poholon, na hurang rupa sipaotootoon, sirih pekarangan ditanam di pekan, dengan ridho Allah bertambah pengetahuan. sirih tanah ada di Sipoholon, yang kurang pandai, biasa jadi objek penipuan.
96 nariti selatan daya, barat daya (penjuru angin).
97 naroko api naroko, api neraka.
98 naruso sejenis pisau.
99 nasa I. seluruh, semua, segala. nasa na, semuanya yang , segala sesuatu yang. nasa na manggulmit, semuanya yang bergerak, hidup. nasa ragam ni hau, semua jenis pohon kayu. II. na sa, sebesar. na sahorbo, sebesar kerbau. na sa on (na sa i), sebesar ini, segini, segitu. na sai laon, beberapa waktu yang lama, dahulu. nasanasa on, sebesar ini, segini-gini ini, sebegini besar.
100 nasida kata pengganti orang ketiga jamak: mereka. sebagai kata halus, juga dipakai untuk kata pengganti orang ketiga tunggal. juga sebagai akhiran kata milik orang ketiga jamak.
101 natarhona = barani. ise ma natarhona mandok soara di adopan ni raja sangap, siapa yang sok berani bersuara dihadapan raja itu? ise ma natarhona mandagar harugian na sai godang, siapa yang sok jago membayar kerugian sebesar itu?
102 naung jinalo apa yang sudah diterima.
103 ndada = indada, tidak, bukan.
104 ndadong = indang adong.
105 ndang = indang, tidak.
106 ndangana tidak.
107 nde on = indeon.
108 ndi = indi.
109 ndingkon lihat ingkon.
110 nean = nian.
111 neang ringan, gampang dibawa, mudah. roha na neang, kesemberonoan, memandang enteng, bersikap pandang enteng. neang roha, menganggap enteng. paneanghon, meringankan, membuat enteng. marsineang di, berlaku semberono dengan. martahi neang, mau bersalin, hampir tiba saatnya untuk melahirkan. Nehet, marnehetnehet, menyala, terbakar perlahan-lahan tanpa menyala. juga mengenai pertempuran dan dendam: perlahan tapi pasti berkembang.
112 neme panemenemeon, marah terhadap seseorang.
113 nene = tongtong. udan nene, hujan perlahan-lahan tetapi terus-menerus dan oleh karenanya menembus. panenehon, mengerjakan sesuatu tanpa berhenti, terus-menerus.
114 nenep = lelap. tarnenep, = tarlalap, tertidur, terlelap.
115 nengan = ningan, lihat ingan II.
116 nenganenga bdk tenga.
117 nengel tuli, pekak. diparnengelnengeli, berbuat seolah-olah tuli, pura-pura tuli. di-panengelnengel, menyebut orang tuli, menanyakannya apa ia tuli.
118 nepnep panepnephon, membinasakan, merusakkan, menghancur leburkan sampai habis. mangunepnep, putus harapan, tidak ada lagi yang dapat diharapkan.
119 nepo marneponepo, pening, pusing. menepe, semuanya kelihatan campur baur.
120 ngadol gigi geraham.
121 ngae berair-air mengenai um-bi-umbian dan buah-buahan: la-wan: holpu.
122 ngaik marngaik, menyalak, menggonggong, meraung mengenai anjing.
123 ngair = ngais.
124 ngak marngangak, tertawa terbahak-bahak.
125 ngaknguk berbicara keras tetapi tidak jelas, tak jelas artikulasi.
126 ngal tidak cukup, terbengkalai, tidak sampai, tanggung, gantung. rusuk na ngal, rusuk-rusuk yang pendek. dolok na ngal, bukit. ulaon na ngal, pekerjaan yang tidak siap, terbengkalai. ngal hosa, sulit bernafas, tersengal nafas. hangalan, keadaan sesuatu yang kurang. kekurangan, cacad, ketiadaan. padaohon hangalan, mempersembahkan kurban untuk seorang pemuda/pemudi, yang tidak berhasil mencari teman hidupnya, membuat sesajen membuang sial agar cepat kawin.
127 ngaltok gampang digigit, mudah dikunyah. Ngalu, marngalu, memamah biak. dingalungalui, memamah biak berulang-ulang.
128 ngalut berat sekali, lelah sekali, payah dikerjakan. ha-ngaluton, kesakitan, penderitaan, jerih payah, perjuangan.
129 ngamngam marngamngam, mengunyah, menggigit bdk nanam.
130 ngangang terbabang, terbuka lebar-lebar misalnya kuburan yang kosong, tidak berisi mengenai padi. panganganghon, membuka lebar-lebar misalnya mulut.
131 ngao murung, sendu, merasa sepi.
132 ngaol ngaolan, beku, letih mengenai tangan dan kaki.
133 ngaor = ngaur.
134 ngarip tarngarip, kena gores.
135 ngarngar pecah-pecahan.
136 ngarok bergersak gigi misalnya sewaktu makan ketimun.
137 ngatngat marngatngati, menggerogoti mengenai sesuatu yang belum masak.
138 ngauk marngauk, roboh, jatuh sambil mengeluh.
139 ngaur marngaur, mengaum mengenai harimau.
140 ngeat bengkok, lekuk. marngengeatan, pegal-pegal mengenai anggota gerak badan.
141 ngelngel = jugul.
142 ngelsu = ngilsu.
143 ngendul ngilu, salah urat.
144 ngenge cacar, ruam cacar. marngenge, berpenyakit cacar. ngenge basa, cacar angin, cacar air. ngenge bajaure, penyakit campak. ngenge godang, poken. ngenge sigundal, cacar besar dan banyak sekali. ngenge tahutahu, campak.
145 ngengeng marngengeng, berdengung mengenai insek, berdesingan mengenai peluru.
146 ngengngeng = jengkel.
147 ngensuk = ngensut.
148 ngensut marngensutngensut, menggersik.
149 ngeok maengeok, gemuruh dalam perut.
150 ngeor marngeorngeor, mendahak.
151 ngeos tiruan bunyi mengenai desingan peluru. patungeos, berdesingan.
152 ngernger lambat, perlahan-lahan, hati-hati. ngernger adong pinaimana, hatop adong pinareakna, lambat ada yang mau ditunggu, cepat ada yang mau dikejar, kedua-duanya ada kegunaan. pangerngerhon, memperlambat mengenai kecepatan.
153 ngesnges ngesngesan, mendesah.
154 ngeuk marngeuk, berdesar, mendesit. Ngiak, marngiakngiak, memeking, berkaing-kaing, bunyi yang dibuat babi. menangis me-ngenai anak-anak.
155 ngiar terik, bernyala-nyala, membakar dengan sangat. ngiar ari, matahari membakar, terik. marngiarngiar mohopna, panas menyala. pangiar soara, menyaringkan soara.
156 ngilngil pangilngil, menampakkan gigi.
157 ngilut ngilu, kaku mengenai sendi-sendi. marngilutan dagingna, seluruh badannya kaku, linu. hangiluton, kekakuan, kelinuan.
158 ngingi gigi. ngingi ni hudali, gigi cangkol Batak dari besi, gigi garut. ngingi ni pen, pen waja, mata pena.
159 ngingis marngingis, berdesar mengenai benda-benda yang dibuang.
160 ngiok marngiokngiok, mengaduh, mengerang karena sakit.
161 ngirngir tua mengenai pohon kayu. ngirngiran, tua.
162 ngitngit ngengat. ngitngiton, dimakan ngengat.
163 ngiul marngiul, bersiul-siul dengan mulut.
164 ngiung marngiungngiung, menangis terngiang-ngiang mengenai anak-anak.
165 ngoa marngoangoa, menangis mengenai anak-anak.
166 ngognar bunyi gendang yang retak. mengucapkan omong kosong, bingung.
167 ngok tarngok, menjadi tidak sadar, menjadi pingsan, pingsan karena terjatuh.
168 ngoli urat na ngoli, kain sutera (dari Aceh).
169 ngolngol berlangsung lama, berlama-lama, berkepanjangan. na nia ngolngolna, agak panjang, lumayan panjang. parngolngol, berjalan-jalan kemana-mana dengan perasaan ragu-ragu. ngolngolan, terpaksa menunggu lama, bosan dan marah karena itu, menunggu lama-lama.
170 ngolu hidup, kehidupan, kekuatan hidup, hayat. ndang adong ngolu ni baoa, laki-laki itu adalah impoten, lemah syawat. parngolu, yang memberi hidup, hidup. mangolu, hidup. nasa na mangolu, segala sesuatu yang hidup. andorang (tagan) di ngoluna, di masa hayatnya, sewaktu dia hidup. pangoluhon, menghidupkan, membiarkan hidup, memelihara. sipangolu, yang mengidupkan. hangoluan, kehidupan, nafkah, makanan. juga dalam arti kiasan: kehamilan. adong do hangoluanna, dia hamil. marhangoluan, hamil. hangoluan, hidup ini. manghangoluhon, memakai sesuatu sebagai mata pencaharian, memakai sesuatu dengan itikad kebaikan, menghayati.
171 ngombas bdk ombas.
172 ngomngom = sonson, dekat di hadapan seseorang, ada di depan mata. pangomngom, mendekatkan.
173 ngongong diam, tidak berbuat apa-apa, tidak bergerak, berhenti. nunga ngongong, ia sudah mati. marngongngong, berdengung mengenai bunyi serangga yang terbang dan banyak jumlahnya.
174 ngongos marngongos, berdesing mengenai angin.
175 ngorik marngorik, kertak su-ara gigi.
176 ngorngor dengan diam-diam dan perlahan-lahan tetapi terus berjalan, tidak padam misalnya kayuyang terbakar selalu. tidak senang, bersungut-sungut karena penderitaan yang tidak berat. ngorgor do mohopna, mengenai seorang pasien: panas badan sudah stabil. ngorgor roha, sering resah, selalu murung, merasa prihatin.
177 ngorom patungoromon, mengaum, mengenai binatang-binatang bu-as.
178 ngosngos tindih menindih. patungosngos, menggigit geraham karena mau mati atau karena sakit sekali, mendengusdengus.
179 ngot bangun, bangkit.
180 ngotngot berlama-lama menderita, terus menerus sakit mengenai luka kecil tetapi pedih. P.B: landit porhot gota ni simargalagala, hansit ngotngot, naung adong jumadi
181 nguengue marnguengue, menguak (kerbau). P.B.: ia marsadasada horbo, nguengue, ia dung ro donganna, diuge, kalau hanya seekor kerbau maka ia menguak, bila datang kawannya, maka ia menanduk.
182 nguk dengan kata ini si ibu membantu anaknya membuang air besar. nguknguk, marnguknguk, membuang air besar yang sulit mengenai anak-anak.
183 ngukngak = ngaknguk.
184 nguknguk menokok.
185 ngulngul berbicara melalui hidung.
186 ngumngam tidak harmonis, tidak serasi bunyinya, juga tentang kata-kata yang tidak sesuai pada pengadilan.
187 ngungu bisu, membisu, bungkem. mangungu, berbisu, dalam keadaan bisu.
188 ngungung marngungung, bunyi gemertap mengenai hujan yang mendekat.
189 ngungus marngungus, menderam mengenai babi.
190 ngurngar bericara nyaring, membikin ribut. Ngusngus, mangusngus, makan buah dari tangan.
191 niho nihoniho, pemberitahuan, pemberitaan, pengumuman. soada
192 nihoniho tanpa pemberitaan sebelumnya. panihohon, mengingatkan seseorang mengenai sesuatu, menegur.
193 nilo marnilonilo, bercahaya, berkilat-kilat, bersinar-sinar, berkilau-kilauan. alamat parniloniloan, tempat yang sering dikunjungi orang (And).
194 nimbur marnimburnimbur, memperoleh kulit angsa karena kedinginan.
195 nimung manimungnimung, bdk jimung.
196 ningan barusan tadi terjadi, lihat ingan II.
197 ninggala bajak, luku. marninggala, membajak. P.B.: ndang tarpaninggalahon bara, tarpoulos sangkotan, tidak bisa membajak kalau kosong kandang, tidak bisa berpakaian dari gantungan kain yang kosong, artinya: tidak bisa bermegah-megah atas kekayaan yang hilang.
198 ninggiran tinggiran, tongkol kayu dalam mana gigi dan tangkai hudali diikat.
199 ninggolan sepotong kayu yang kuat keras.
200 ninggor balok yang menopang bubungan. pinoringgor, dihiasi dengan ukiran.
201 ningkhon = ningon I.
202 ningon I. ingkon, harus. II. lihat ning.
203 ningot marningot, lihat ingot.
204 ninna bdk ning.
205 nipi mimpi bdk ipi.
206 nitak bdk itak.
207 nok terlelap, nyenyak tidur, pulas. nok matana, dia nyenyak tidur.
208 noli = hali (loni), kali, berkali-kali.
209 nolnol pelotot, tertuju, terarah ke. nolnol matana, matanya diarahkan secara lebar-lebar ke sesuatu. manganolnol, mengamat-amati sesuatu, merenung sesuatu, memelototi.
210 noma (lihat doma) = nama hanya (Angkola)
211 nonang percakapan, obrolan, perbincangan, omongan yang ramah tamah, cengkerama, obrolan. marnonangnonang, bercakap-cakap secara ramah tamah, berbincang-bincang.
212 nonap musim penghujan. taon nonap, idem.
213 nonar terang, jelas mengenai kata-kata.
214 nono I. cicit, cucu anak perempuan. marnini marnono, punya cicit dari putera maupun puteri. II. mengantuk. nono matangku, saya mengantuk, mengantuk mataku. tarnono, mengantuk. ndang tarnono matangku, saya tidak dapat tidur. III. marnonehon (diparnono-
215 nonor persis menurut urutan dan satu katapun tidak boleh diubah.
216 nop = pos. ndang nop rohana, ia tidak senang, puas. hanopan, = haposan. Nosan, kuat, rajin, berguna. marnosan, rajin, berguna, bermanfaat, telaten, berbobot. parnosan, daya kerja.
217 notnot panotnoti (dipanotnoti), memandang kepada orang, selalu memandang kepada seseorang.
218 nuaeng = nuaning, sekarang.
219 nuangen nuangin, sekarang.
220 numaeng sekarang.
221 numma = nunga.
222 nunga sudah, sekarang, menunjukkan terlaksananya sesuatu yang lampau. nunga sahat raja i, raja itu sudah tiba. nunga huboto i, saya telah mengetahuinya.
223 nungir manunungiron, bdk tungir.
224 nungkarnangkir ari nungkarnangkir, hari sial pada parhalaan.
225 nungnung manganungnung, menegur seseorang, mengingatkan, menyepitkan orang yang dicurigai.
226 nunu patununu, berbisik-bisik, mengomel mengenai banyak orang.
227 nurnur begu nurnur, hantu jahat, roh-roh orang mati yang sewaktu membuat peti mati tidak diukur tubuhnya. Ya sangat besar dan menakutkan orang terutama perempuan-perempuan yang hamil yang membuat mereka ini keguguran.

Tentang Kamus Batak Indonesia

Kamus Kamus Batak Indonesia ini merupakan online. Jika anda mencari terjemah atau arti kata menurut kamus Kamus Batak Indonesia, anda bisa mencari disini. Kamus bisa ditelaah menggunakan abjad atau formulir pencarian.