Kata Awalan E Menurut Kamus Batak Indonesia

Ditemukan 119 Kata awalan e menurut Kamus Batak Indonesia. Berikut dibawah ini adalah beberapa artinya.

No Kata Arti
1 E seruan: hai! hallo! kamu yang disana!
2 edar edar, keliling, sekitar, mangedar, mencari disekeliling dan mengambil, pangedaran, tempat atau kesempatan dimana orang dapat merampok dan menipu, P.B.: pangedaran juji, pangemuran onan, pada permainan ada kesempatan untuk menipu, di pekan untuk mencuri.
3 egol megolegol, = megalegal, mangegolhon ihur, menggoyangkan ekor, paegol, menggeser ke samping.
4 ejek (bdk ajak) marejekejek, cepat berobah pendapat, plinplan, plintat-plintut.
5 ela mangela, menggoda untuk melakukan sesuatu yang negatip, paelaela, mebujuk-bujuk agar terpancing melakukan sesuatu yang negatip.
6 elak I. elo, hasta, 1/2 meter. II. elak sambing, itu perhiasan saja misalnya kain yang bagus tetapi tidak praktis, artifisial misalnya perhiasan emas palsu, kain tak asli. III. mangelak, menista, mencela, parmata na elak, orang yang suka mencerca, bermata sinis. IV. mangelakhon, memainkan sesuatu sewaktu menari misalnya bedil, lembing, pisau.
7 elang ada kurangnya.
8 elat mangelati, menjauhkan dirinya dari seseorang dengan menyakiti hatinya, elat ni roha, dengki.
9 eleng teleng, miring, menunduk miring, mendekatkan kuping untuk mendengarkan, paeleng, membungkukkan ke samping, paeleng pinggol, menelengkan telinga untuk mendengar, paelengeleng, merayu, membujuk ke telinga, sipaeleng pinggol, ceritera menarik didengarkan telinga.
10 embal mangembal, berjalan tanpa membawa sesuatu, pangembal, paling belakang.
11 emong maremongemong, begitu jauh sehingga hilang dari pandangan misalnya seseorang yang berjalan.
12 empar mempar, = mampar.
13 emper emperan, serambi, beranda.
14 eneng menengeneng, seakan-akan mau pecah mengenai perut yang penuh makanan, sangat kaya.
15 enggang mangenggang, mengancam dengan tanduk mengenai kerbau, masienggangan, saling menantang, saling mengancam.
16 engkol mangengkol, ditolak lagi setelah lebih dulu disetujui.
17 enjak marenjak, mendua, mangenjak hoda, membuat kuda mendua.
18 ente mangentei, melebihi, me-ngatasi, melampaui, mengungguli.
19 era mangeraera, (bdk mangelaela), bujuk rayu hantu, penyesatan setan, dieraera begu i ma ho, persetan kau, tersesat oleh hantulah kau.
20 eret meret (= orot), bergeser, pindah, beralih tempat, mereteret, bergeser-geser, berpindah-pindah tempat, paeret, menggeser, membawa sesuatu ketempat lain.
21 esa
22 esek esekesek, kegembiraan, indahan esekesek, (= indahan olopolop), hidangan buat kenduri kelahiran anak, esekesek ni tondi, memberikan perjamuan karena luput dari bahaya atau baru lepas, mangesekesekhon, merasa gembira kerena sesuatu hal.
23 etek kecil, sietehetehon, di masa kecil, di masa kanak-kanak, etehetek, sejenis burung yang kecil.
24 Elek mangelekelek, membujuk-bujuk, memohon dengan sangat, merendah untuk membawa sesuatu, membujuk agar sudi, hata na elek, perkataan yang memohon dengan sangat.
25 Ema mangemahon, melindungi, mengganti orang dalam perang.
26 Emet maremetemet, kecil mengenai tulisan.
27 Eme padi, taon eme, tahun padi, seumur padi lokal (enam bulan), matoras emena, hamil tua dia, mareme na bibi, padi yang tidak masak, keguguran, abortus, simaremeeme, rumput yang waktu kecil mirip dengan padi, eme soarana, suaranya jelas tetapi tidak nyaring, jenis-jenis padi: eme sianse (narara dohot na bontar), siansimun, sidengke, sijame, sijarum, sipendek, sisiam, sigaolgaol, siompin, simpin tali, sipahantan, sipijoni, sipulut, sirutas, sitamba, sitabmun, sirusa.
28 Emer ember.
29 Eser mangeser, menggeser, beralih tempat, memindahkan sedikit misalnya batas.
30 Eda begitu disebut isteri saudaranya laki-laki dan demikian juga saudara perempuan suaminya, saudara sepupu perempuan, sapaan kekerabatan antara sesama perempuan yang beripar.
31 Engkar ingkar, mengingkari.
32 Engkos mangengkos, memperoleh secara licik, lihai.
33 Elam sisaelam (lihat melam I) luar biasa bagus.
34 Ea I. = olo, songon i do hape, ya, memang, benar, begitulah, bagus begitu. II. marpangea, mengingatkan kebaikan (jasa, pemberian) kepada seseorang dalam pembicaraan, mangeahon, membuat orang merasakan mengenai ketidaksenangannya.
35 ebat mebat, bepergian (tu), berkunjung, mangebati, mendatangi, mengunjungi seseorang atau sesuatu, hamemebat, kunjungan, paebat anak tu ompu, membawa berkunjung anak pertama ke rumah neneknya dalam kesempatan ini orang tua harus membawa makanan, parebatebatan, tempat yang sering dikunjungi, pemberian, yang dibawa bila berkunjung.
36 egar egaron, sifat yang tak normal, yang luar biasa mengenai air mani laki-laki.
37 ejang pukat besar.
38 embas marembas (juga martaembas) tarian mengembas tangan ke pinggul sambil menghentakkan kaki secara serempak.
39 enggal menggalenggal, bermalas-malas, luntang-lantung, berkeliling tanpa bekerja.
40 egal megalegal, melenggak-lenggok ekor ikan, lontang-lanting mengenai orang.
41 engge mangengge, merendam di dalam air misalnya padi sebelum menaburkanya, mengge, terendam, juga: menjadi lunak (me-ngenai hati). Enggol, menggol, berobah arah, beralih tujuan, jolma simenggolenggol, orang plinplan, tak konsisten, opportunis, tak tetap pendirian, gampang berobah pendapat.
42 eak mareak, menuju, menjelang (waktu), mareak bot ari, menjelang malam hari, mareak suda bohalna, hingga menjelang ajalnya, mareakhon, berkunjung, menjelang, pareakhon, mengunjungi, mendekati seorang perempuan untuk dikawininya, mangeahi, mengejar, menyusuli, menemui, menjumpai, mangeakeak, me-lontarkan kesalahan kepada seseorang, dipareahi = diringkoti.
43 eal mangeal, tunduk kesana-kesini, gemulai, melenggang, bdk eol, mangeal daging, memutar tubuh kesana-kesini, mangeal sambing ho, melenggang saja kau, kau berjalan tanpa membawa apa-apa.
44 eam mangeami, menyerampang ikan, setelah itu membiarkan lemas ikan itu, arti kiasan: membiarkan orang kecapean.
45 eang sejenis penyakit yang membuat kaki menjadi berat, panumbeangon, = eangon, menderita penyakit itu, siadu hoda na eangon, kakimu sakit berat dan mau berburuburu kuda yakni: engkau adalah penyombong.
46 eap meapeap, berenang di atas air, terapung-apung, merayap-rayap, pareapeapan, peti tergantung untuk peletakan sesajen.
47 eas measeas, berenang kian kemari.
48 eat I. elastis misalnya bambu, karet (lawan: pora), marpangeati, melembut, sesudah tadinya tegang dengan kemarahan, mengendor. II. meat, hinggap, bertengger mengenai burung, songon pidong na meat di handang, penjahat yang bebas dibunuh oleh siapapun, eatan, tenggeran, tempat dimana burung hinggap misalnya tangga, Meat, nama daerah pada bagian Selatan Danau Toba, paeat, dudukkan.
49 eba I. (bdk teba), ebaeba, sisa-sisa makanan, kelebihan, restan. II. eba i, = e baoa i, (kata mencaci) alah dia itu, monyong benar dia itu.
50 ebang mangebang, menunjukkan diri pada kesempatan-kesempatan tertentu di pekan pada pertunangan atau perceraian, misalnya seorang perempuan yang cerai dibawa ke pekan supaya semua orang mengetahui bahwa orang lain boleh mengambilnya sebagai isteri, pada kesempatan ini dibagi-bagikan daging dan tuak kepada famili, pamer, mempertontonkan keliling, mangebanghon, memamerkan di pekan misalnya bayi yang baru lahir (sah menurut adat), wanita janda untuk sah boleh dipinang, seseorang yang dipasung, agar ditebus pihak keluarganya (= mangebanghon hulanghulang), mangebanghon solu, mengelilingkan perahu di danau secara resmi. Ebas, = abas.
51 ebeng ebengebeng, mainan a-nak-anak (= biungbiung).
52 edang medangedang (bdk madangadang), bertualang, berkeliling-keliling, mengembara, paredangedang, pelancong, wisatawan, pengembara, edangedang, permainan, alat main-main.
53 edek medehedek, selalu datang kembali, sambil bermain-main berjalan-jalan kesana kesini.
54 edep medep, mengenai mata tertutup, medepedep, mata tertutup karena kecapean. Edung, mangedung, memuji, menghargai sesuatu.
55 ehel sejenis burung yang bersarang di sawah.
56 ehem mangehem, memberi tanda dengan berbatuk.
57 ehet mehet, jadi buah bibir, ramai dibicarakan orang, diceritakan berupa desas-desus, mangehet, menjelek-jelekkan, membeo, meniru, paehet-ehet, membeo, berulang-ulang mengatakan.
58 ejeng mangejengejeng, sindiran membuat sesuatu.
59 eldep meldepeldep, (bdk ellep), tidak jelas, redup (cahaya), sayup (suara), seperti mau padam.
60 elel liat, rekat, lekat, melel, menarik benang menjadi panjang misalnya lem, tanah liat (= endat).
61 eles ejekan, lecehan, sindiran, cerca, mangelesi, meremehkan, mengejek.
62 ellak mellak, pincang, timpang.
63 ellem mangellem, membujuk, merayu untuk memperoleh maksud.
64 ellep mangellep hata, berbicara tanpa ungkapan jelas, hata na ellep, tak jelas maksud perkataannya.
65 elluk mellukelluk, timpang, pincang.
66 emon I. paremon, = pardihuta, yang kerjanya menetap di kampung. II. maremonemon, pitam, pusing kepala, pening.
67 empe mahiempe, pergi ke rumah laki-laki untuk tinggal disana, dikatakan terhadap seseorang gadis. Hal ini sering terjadi kalau laki-laki itu tidak mampu membayar uang mahar yang ditetapkan. Dalam hal ini parboru menerima saja apa yang dapat dibayar oleh laki-laki tersebut itu.
68 empor mangempor, mencuri.
69 emun emun bohina, berwajah jelek.
70 emur mangemur, mencuri di pekan.
71 endat mangendat, menarik ke atas, mendat, liat, elastis, misalnya tanah liat, pollung simendatendat, tidak menentu, obrolan yang tak berpangkal ujung, endat, memanjang, panjang mengenai bunyi vokal.
72 ende nyanyian, lagu, endeende, idem, marende, bernyanyi, mangendehon, menyanyikan, mangendei, menyanyii seseorang, marguru ende, belajar nyanyi, surat ni ende, not lagu, poti marende, harmonium, organ.
73 endel mangendel, meneruskan dengan gigih, diupayakan lama, pola sampulu taon sai diendel asa dapot, sempat sepuluh tahun diupayakan baru tercapai.
74 endeng lambat mendaki, lama-lama makin tinggi, pelan-pelan bertambah, sarendeng, idem (dari tar endeng?).
75 endep (bdk ondop) endependep, berjalan lambat tetapi gagah.
76 enet mangenet, menarik keluar secara perlahan supaya jangan putus misalnya rambut dari nasi, poti sieneteneton, laci.
77 eng eng banua, nama nenek moyang orang Batak.
78 engan naengan on, barusan, baru-baru ini.
79 engen mangengenengeni, mengganggu orang bertanya terus-menerus.
80 enges manenges, berdesing dekat mengenai peluruh hingga terdengar.
81 enggung menggungenggung, ku-rus, tinggal kulit dibalut tulang.
82 engkat I. pisau yang bergagang tanduk yang runcing. II. mengkatengkat, terpincang-pincang, berjalan pincang.
83 engkel mengkel, tertawa, mengkelengkel, idem, diparengkeli, ditertawai.
84 engos = enges.
85 ensel engsel, sendi, gantungan pintu atau jendela.
86 enseng mangensengensengi, me-nantang, menjengkelken, memedaskan.
87 ensep = onsop.
88 enser mangenserenser, menyeret dengan kaki.
89 enset enset gaol, sejenis burung kecil yang bagus (atau ensep gaol?) Ensur, mensur, berangsur-angsur berkurang, kendor mengecil mengenai modal, mangensuri, mengangsuri, selalu diambil sedikit.
90 ensut kumbang yang berdengung bunyinya, marngensut, lihat ngengsut.
91 eo kencing, urine, tareoeo, terkencing-kencing.
92 eol (bdk peol) meoleol, bergerak kian kemari terhembus angin, misalnya daun-daun, paeolhon, menggerakkan kian kemari.
93 eper mangeper, merayu betina oleh jantan, ayam jago dengan cara mengepak-ngepak sayap.
94 epes (juga apas), mangepes, meremehkan, memandang remeh, mencerca.
95 eput maeput, lihat heput.
96 erbas merbas, mengunjungi.
97 erdeng I. (= ordong), erdengerdeng ni sorha, engkol putar jentera pemintal. II. mangerdeng, merayu orang dengan nyanyian atau kata-kata manis.
98 erdep merdep = medep.
99 ere simangan mangere, orang yang penuh dengan akal muslihat. Ereng, ketam alur, mangereng, mengetam alur pada sisi papan, supaya pemasangan papan bisa rapat betul.
100 erer pelan-pelan jatuh.
101 erget erget rohana, ia menganggap semua menertawakan.
102 erhem mangerhem, mendekat-dekati seseorang sambil bermanis mulut demi mengharapkan sesuatu dari padanya.
103 erjek merjekerjek, melompat-lompat karena gembira.
104 ernga kumbang hijau yang sangat nyaring menjerit pada waktu magrib.
105 erom erom ni roha, permusuhan, kebencian.
106 eruk = oruk.
107 erun I. serat labu yang kasar yang ada pada kulit cabangnya. II. merun, menjadi kurus.
108 erus merus, terus menerus bertambah kurus.
109 eseng air kencing, urine, air kemih, meseng, buang air kecil, kencing.
110 eso mesoeso, (mengenai mata) memandang kepada sesuatu dengan hati yang sedikit susah, misalnya seorang anak yatim melihat anak yang lain menerima sesuatu dari ibunya, atau mengenai burung yang kena tangkap.
111 esuang = isuang.
112 etak (= betak) detak, mungkin, barangkali, boleh jadi.
113 etem mangetem, bekerja lama, melakukan pekerjaan yang menyita waktu.
114 eteng = etek.
115 etep metep, (mengenai kain atau tali) mudah robek, sudah lama dipakai.
116 etet sietet, = sibetet, gadis kecil, perempuan balita, belum punya nama.
117 etong maretong, hitung, berhitung, mengadakan perhitungan, etongan, hitungan, paretongan, perhitungan, mangetongi, menghitungi, etongan ni roha, hitungan dalam hati, taksiran, buku etongan, buku hitung, etong, hitung, metongetong, melihat dengan iri, menjuling (mengenai mata).
118 eur mangeur, (mengenai sungai) mengalihkan jalanannya.
119 eut meut, lembut, lunak, memberi hati.

Tentang Kamus Batak Indonesia

Kamus Kamus Batak Indonesia ini merupakan online. Jika anda mencari terjemah atau arti kata menurut kamus Kamus Batak Indonesia, anda bisa mencari disini. Kamus bisa ditelaah menggunakan abjad atau formulir pencarian.