Kata Awalan D Menurut Kamus Batak Indonesia

Ditemukan 355 Kata awalan d menurut Kamus Batak Indonesia. Berikut dibawah ini adalah beberapa artinya.

No Kata Arti
1 da = atehe?, bukankah, ya? ditaruh sesudah perintah. laho ma da, pergilah ya, ima da, ya memang begitulah.
2 daba kata pengerasan. ho da-ba, justru engkau, engkau yang kumaksud.
3 dada sidada, yang turut ma-kan.
4 dadap mandadap, meraba sesuatu, menggagau, menyeluk. dadapdadap, meraba-raba tergagau-gagau, mengenai orang buta. hadadapan, dapat diraba.
5 dadu = dalu, dadu.
6 daga dagadaga, gadai, petaruh.
7 dagang orang asing, pendatang, perantau. mardagang, merantau, mengembara di negeri asing, halak dagang, pendatang, orang asing. p.b. tanda do sanggar padang, potang ari marsipusipu, tanda ni anak dagang, potang ari pangapusi ilu, nyata amat ilalang pimping, petang hari jadi hangus, tandanya perantau asing, di petang hari ia menangis, karena rindu. napuran dagang, daun sirih paling pangkal, rasanya gurih.
8 dagangan barang dagangan, barang jualan, kain.
9 dage I. = doge, seruan tanda keheranan. II. mardagedage, makan (sedapan), makan berlebih-lebihan.
10 daging (mengenai orang dan binatang) badan. mardaging, berbadan. roha daging, bersifat duniawi, materialistis, kehendak badaniah, nafsu badani. pardagingon, kebendaan, kejasmanian, hal mengenai badan. anak ni daging, seorang anak yang tidak lagi diakui oleh orang tuanya sebagai anak mereka karena anak itu membuat banyak kejahatan. sada daging sada mudar, sebadan sedarah, seperasaan, sepenanggungan.
11 dahan mardahan, memasak, menanak nasi. dahanon, yang harus ditanak (kata kerja bentuk gerundivum), beras. indahan, (sebenarnya nidahan = yang dimasak), nasi. mangindahani, memberi orang makan. parindahanan, pandahanan, sumpit nasi, bakul yang dianyam untuk tempat penyimpanan nasi. ucapan selamat: P.B.: tubu boru na tardahanhon hudon na bolon di si paha ualu, kiranya lahirlah puteri penanak di periuk besar pada musim menyawah (waktu itu penyawah makan banyak nasi). indahan ni bonang, bubur nasi yang dilumurkan ke ke benang dan yang dibuat dari beras.
12 dahar tardahar, bangkrut dalam dagang.
13 dahi daki, kotoran yang melekat pada tubuh dan pakaian.
14 dai citarasa, rasa makanan. mardai, mempunyai citarasa, enak. daina, rasanya. dumai, lebih enak. mandai, mencicip, mencoba rasa, merasai. pandaidai, caranya mencicipi, orang yang suka makan yang enak-enak. hadaian, keenakan, kenikmatan. pandaian, pengecap, indera perasa. hona pandaian, dicoba mengenai kecap.
15 daki pada tubuh. taktak ni bosi = karat. taktak ni huta pupuk. taktahon, kotor. II. mataktak (bdk dekdek), jatuh mengenai banyak benda mis butar yang jatuh dari atap. taktak bulu, sejenis alat musik dari bambu.
16 dalam mandalamhon, memasukkan, membasmi, membinasakan (tabas).
17 dalu I. dadu. manggulang dalu, menggulir, menggelindungkan dadu. dalu ni honas, batang nenas. II. dalu, babi jantan. manginjam dalu, meminjam pejantan membuahi babi betina. upa dalu, sewa pejantan yaitu anak babi yang kelima, kalau kurang dari lima anaknya: seekor ayam. sapelean daludalu, persekutuan persembahan senenek moyang yang mencakup enam keturunan. daludalu na mokmok, babi jantan tambun, gemuk yang menjadi kurban. mangondanghon dalu, peresmian anak hamba menjadi anak sendiri, sedang sihamba hanya melahirkan, dan seterusnya menjadi inang pengasuh. Anak ini memperoleh marga majikannya.
18 damar damar, suluh damar, sudip dari pohon cemara. damardamar, tumbuhan rambatan. mandamari, merekatkan dengan damar, menempelkan dengan damar.
19 dame damai, dalam keadaan damai. dame do luat i, negeri itu dalam keadaan damai. dame rohana, dia berhati damai. mardame, berdamai, mengadakan perdamaian. pardameon, perdamaian. padamehon, mendamaikan, melerai. mardamedame, hidup secara rukun dan tenteram.
20 dan I. cendawan, jamur. danon, bercendawan, penuh dengan jamur, berjamur. dan pohul, sejenis cendawan. II. dan, penunjuk waktu, sering dihubungkan dengan kata bertanya. piga. piga dan, berapa lama. ndang piga dan, tak berapa lama.
21 dandan mandandan, memilin, menjalin. mandandan hata, mengacaukan pembicaraan atau pertengkaran dengan menambah-nambah atau memperbesar-besarnya. Dandi,mardandi, tidak mau menurut karena keras kepala, merajuk, mengambek, melawan.
22 dangar (tentang tanah) kering, tidak berair. na dangaron, kering, gersang. dangardangar, seseorang yang harus didengar, yang harus dituruti.
23 dangir dangirdangir, merembes, menetes mengenai air.
24 dangka ranting, cabang, dahan, anak sungai. namora di dangka, kera. mandangkai, memotong dahan pohon. mardangka, bercabang, berdahan. mardangka abarana, ia mendapat anak. mardangka ubanmu, dalam hari tuamu biarlah ubanmu bercabang-cabang. mardangka ubanna, limut-limuton tanggurungmu, bercabang-cabanglah ubanmu, punggungmu ditumbuhi lumut, banyaklah keturunanmu, semoga menjadi tua sekali. mandangkai hata, membuat pembicaraan berpanjang atau bercabang-cabang, agar tidak berakhir dengan baik.
25 dapur dapur. anak dapur, (= tungkang dapur), juru masak.
26 daras mardarasdaras, derak, bunyi daun yang diinjak, bunyi roda kereta atau bunyi padi yang diinjak ( = marderesderes).
27 darat tegalan, darat (lawan: laut). mardalan darat, bepergian lewat jalan darat, berjalan darat. juga: mandarat. mandarati, membebaskan budak dengan uang tebusan. tardarat, terluput ke darat, terdampar kedarat, keluar dari keadaan miskin menjadi kaya.
28 dari ulok dari, sejenis ular, jenis-jenisnya: dari alogo, dari sihim, dari tano, dari songka.
29 daro darah (lazimnya darah haid). daro mata, darah beku.siboan hujur namardaro, ndang siampinan: pembawa lembing berdarah, jangan diayomi. siapa duluan bersalah jangan dipihaki atau dilindungi.
30 das = sahat, sampai, tiba, telah disampaikan. padashon, menyampaikan (perkataan, pesan). sipadas hata, juru bahasa,
31 dasar tempurung kelapa, mangkok, sendok dari batok kelapa.
32 datang mandatang, datang, menimpa, terjadi. mandatang tu ahu, kutuk menimpaku. so dung dumatang, yang tak pernah terjadi. padatanghon, mendatangkan.
33 datu dukun, datu, tukang tenung, ahli sihir, peramal, dokter, ahli pustaha. hadatuon, kedukunan, keahlian dalam sihir, kepandaian mengobati secara tradisional. ulaula hadatuon, alat dan ulah kedukunan, perdukunan, santet. mandatui, meneluh, menyantet. padatuhon, mendukunkan, minta jasa dukun, membawa berobat ke dukun. padatudatuhon, berlagak dukun, nyatanya ia tidak dukun. datu parosulosul, dukun tangguh, dukun ulung.
34 dauk lembek, lunak, lentur, lembut (lawan: jogal). dauk dagingna, lemah-gemulai badannya. padaukhon, melembekkan, melunakkan, melembutkan. dauk rohana, lembek hatinya, tidak melawan.
35 daulat atau daolat, (= martua), saleh, setia pada Allah, jujur, benar, tulus, sopan. na daulat na martua, tulus iklas, berbahagia. na daulat tu Debata, tawakal, setia pada Allah, saleh. hadaulaton, kedaulatan. padaulat, mendaulat, menghormat dengan takjim (lawan: gait).
36 de = doi, seruan untuk memikat anjing.
37 dek tiruan bunyi.
38 dera deradera ni roha, kesalahan, salah. ndang deradera ni rohangku, itu bukan kesalahan saya. disandang dera, kuda hitam hanya punya bintik hitam di pahanya.
39 derek marderekderek, gemertak. udan derek, hujan halus.
40 deres marderesderes, menggersak, gemersik.
41 deret tinggal di belakang se-waktu berjalan. deret rohana, ia tidak suka ikut serta. hupaderet pe, saya akan ikut dari belakang. marderetan, beberapa orang tinggal di belakang. marderetderet, berturut-turut.
42 derma derma, persembahan. pesta derma, perta derma.
43 detak =atik, barangkali, entah, mungkin. detak beha = atik beha.
44 di I. kata depan: di, pada, kepada, untuk. di ho, untukmu. dibagasan, didalam. di ruar, di luar. di tongatonga, di tengah. di holangholang, di antara. dison, di sini. disi, di situ. disan, di sana, disadui, disana itu. na di ahu, untukku. II. awalan di untuk kalimat pasif: dilehon ibana: diberi oleh dia, diberikannya.
45 dia apa, yang mana, macam apa. horbo dia, kerbau mana? dia do pangalahona? apa masalahnya? bagaimana letak soalnya? dia ma nidokmi, mana yang kau katakan itu? dia sahitna, sakit apa dia? di dia? di mana? sian dia, dari mana? songon dia, bagaimana? tu dia, ke mana? sadia, berapa? manang dia, entah apa, entah mana. manang didia pe, dimanapun juga: ndang mardia imbar, tak berbeda, sama saja = ndang dia imbarna. naso mardiadia, tak punya apa-apa. ndang mardiadia, kalau tidak ada jatah daging sewaktu memotong ternak, walaupun dituntun adat. didiaon, tidak berkeputusan, kecarian, tak paham, tak tau soal, bingung (bdk bohabohaon)
46 diam diam, tutup mulut, berhenti, tenang. dipadiam ahu, saya disuruh tutup mulut.
47 diar padiarhon ( = pasombuhon), dibiarkan (mand).
48 dila lidah. dila ni pat, buah betis. dila ni tano, delta. dila ni rihit, goseng. dila ni api, nyala api. na dila, orang yang tidak bisa menyimpan rahasia orang lain, ceriwis, pembual, suka bergunjing. dila paung, perhiasan kayu berukir lidah panjang di rumah batak. diladila, pola segi tiga untuk corak utama `ulos` (kain tenun). mandilati, menjilati. pandilati, penjilat (= simanggoanggo). mandiladila, berceloteh, panjang lidah, omong besar. dila mangalit, orang yang lidahnya bengkok seperti lidah kerbau yang makan rumput, membelit kata, ucapan berkait, keseleo lidah.
49 diri = iba, pribadi, diri, diri sendiri, awak ini. diringku, diri saya, pribadiku. dirim, dirimu, diri anda, pribadimu. diri niba, diri sendiri, pribadi sendiri, diri saya. diriniba ma nisarihon, diri sendirilah pikirkan (di-riniba, diri umum, bukan dirisaya). sandiri (dari sada diri), handiri, sendiri, secara pribadi. ahu sandiri, saya pribadi, saya sendiri. pandirihon, dirikan, berdirikan.
50 do memberi penegasan: -lah, -kah, -nya. ahu do na laho, sayalah yang pergi. na laho do ahu, yang perginya saya. sian dia do ho? dari manakah kau? i do, itulah. on do alana umbahen na ro hami, inilah sebabnya mengapa kami datang. ndada torop na marpungu, otik do, tak banyak yang berkumpul, sedikitnya.
51 dodong I. sejenis pedang. II. na dodong, bodoh.
52 dodor mardodor, datang berduyun-duyun, berbondong-bondong.
53 dodot padodot, beruntun, ber-kesinambungan, berturut-turut, non stop. padotdot tolu ari, beruntun tiga hari. ari rondo lima ari padodot, hujan lima hari berturut-turut, nonstop.
54 dok I. mandok, mengatakan, berbicara. mandokhon, memerintahkan, menyuruh, menyebut, mengajak, mengatakan. pandok, ucapan, sebutan, perintah. pandok ni si A, perintah si A. pandohan, ucapan, perkataan, kalimat, anak kalimat. sandok, pendeknya, pendek kata, tegasnya, seluruh. sisandok, = hata sisandok, sepatah kata, sebuah kalimat. mandok, kata depan: sampai di, tentang, kepada. didok ma mandok halak i, katanyalah kepada mereka. didok rohangku, saya kira, menurut perasaanku. ndang tardok, tak terkatakan. dohonon, yang mau dikatakan. II. (= dokdok), sedih, berat. dok rohangku, bersedih hati. dok ni roha, kesedihan, kemurungan.
55 dolok gunung, pegunungan. dolokdolok, bukit, perbukitan. pardolok, penduduk gunung, juga: terletak di gunung. pardolohan, pegunungan.
56 dom bdk pidom, padam, sirna, mati.
57 dompak berhadapan dengan, ke arah, menghadapkan muka kepada sesuatu, kata depan: berhadapan dengan, ke arah. mandompakhon, menoleh diri ke suatu, menghadapkan, mengarahkan ke, memalingkan muka. mardompak, terhadap, berhadapan, menentang seseorang. padompakdompak, bertatap muka, saling berhadapan, berhadap-hadapan. pardompahan, jidad, kening, dahi. P.B: tubu anak na dompak pujion, na tundal hataon: kiranya lahir putra, yang dimuka disanjung, di belakang digunjing. orang berwibawa, berbobot. hata dompak, bahasa terus terang (lawannya hata tundal). padompakhon, memperhadapkan, frontasi, mempertemukan. jaga dompak, sepotong timah hitam yang dibawa pada ikat pinggang sebagai jimat dalam perang. barang siapa membawanya tidak dapat melarikan diri, timah jimat, jimat kekebalan.
58 dompol dompol. mandompol, mendompol.
59 dondang tameng, perisai, yang dikapuri warna putih. Dondon, I. mandondon, membeli ladang padi dengan syarat bahwa sipenjual baru boleh membelinya kembali setelah dua tahun. padondonhon, menjual ladang dengan cara ini, menjualgadaikan. II. dondon, mandondoni, menimpa, menekan sesuatu ke bawah, menindih, menghimpit dari atas. mandondoni anak, menindih anak waktu tidur. mandondon parsingiran, menambah piutang, yang nanti dibayar dengan bekerja pada kreditor. sari dondon, dekil, daki badan. dondon tua, pemberian sawah pada cucu paling sulung dari putra, seorang laki-laki yang menuangkan air suci pada pesta dihadapan perempuan-perempuan agar dapat banyak keturunan.
60 dongak dongakdongak, lihat donguk.
61 dongan kawan, teman, sahabat. dongan saripe, suami, isteri. mardongan saripe, berkeluarga, berumahtangga. pardongansaripeon, perkawinan, kekeluargaan. dongan sabutuha, kawan seperut, semarga. dongan sahuta, sejiran, kawan sekampung. dongan sajabu, kawan serumah. dongan sabangso, kawan sebangsa. dongan saulaon, rekan sekerja, teman sejawat. dongan sasingkola, teman sekolah. dongan tubu, kawan sebuyut, semarga. dongan torbang, seusia, teman sebaya. dongan jolma, sesama manusia. dongan sa-ama, bersaudara. mardongan, berkawan, berteman. indahan mardongan ingkau, nasi dengan sayur. mardonganhon, bersama-sama dengan, berteman dengan. pardonganon, persahabatan, persatuan. mardongandongan, berteman. mandongani, menemani, mendampingi, mengawani, menyertai. beha pandonganina di ho, bagaimana ia menemani engkau. hula dongan, kerabat mertua.
62 dongkok mandongkokdongkok, menguik.
63 dop mandophon, menutupi, tidak berani menghukum oleh sebab diri sendiri melakukan serupa itu (dalam keadaan terkutuk yang sama).
64 dor (tentang ludah), terus-terusan, meleleh terus-menerus. Dorak, mangindorak, menaruh respek. mangindorak roha di hasangapon, menaruh respek kepada kemuliaan.
65 dorang terlalu berani, kurang ajar, nakal.
66 dorong I. mandorong, menerkam, menyerang mengenai binatang. II. mardorongdorong, ge-mertak, berderik.
67 dos sama, serupa jenisnya, merata (pembagian). doshon, serupa dengan, seperti. tudos tu, sama seperti, serupa dengan. tudosan, contoh, ibarat, bahan perbandingan. na so ada tudosan, tanpa tara, tak ada bandingnya. na so hatudosan, tidak terbandingkan. dosdos, sama besar dalam hal pembagian, rata. dos ni roha, kesepakatan, kerukunan. padoshon, meratakan, membuat datar. mandosdos, merata, datar, tak bervariasi, monoton, membosankan. mandosdosi, menyamakan, meratai. patudoshon tu, membandingkan dengan. hadosan, persamaan, apa yang sama.
68 dosa dosa. mardosa, berdosa. pardosa, pendosa. dosanghu do i, salahku itu. pardosaon, ke-dosaan, keadaan berdosa. pardosaan, (komparatif) lebih berdosa.
69 dosir mardosir, berdesir, bunyi rambut yang terbakar.
70 dua dua. duansa, keduanya. paduahon, yang kedua, kedua dalam urutan angka. paidua, yang kedua, (anak kedua, bapak adik ayah, wakil tuan rumah). semua posisi nomor dua. raja paidua, raja kedua, wakil raja. pardua, bagi dua. paduahalihon, ulangi sampai dua kali. padua-arihon, pada hari kedua. bagi dua, mambagi dua, membagi dua. parduaan, setengah dari harta warisan. manduai, mempunyai dua, kawin lagi. jolma panduai, isteri kedua, gundik. panduai, bagian kedua. marsiduadua, berduaduaan, beristeri dua. duadua, masing-masing dua. sipaha dua, bulan kedua (parhalaan). haduan, (dari: haduaan), lusa. marsiduanan roha, berselisih paham. tonga dua, setengah dua. mardua roha, dua macam pikiran. paduadua, berduaan. manduahali, menumbuk padi untuk kedua kalinya. manginduan, idem. mangindua, (tentang wanita) bekerja sambil menggendong anaknya dipunggung.
71 dubur = dobur.
72 duda Manduda = menumbuk biasanya dikatakan mengenai padi. pandudaan, lesung. pandudaan aek, kincir air. P.B.: na dung nilompa, sitongka i dudaon, na dung nidok sitongka i ubaon, yang sudah masak jangan tumbuk lagi, yang sudah dibilang jangan robah lagi.
73 dudu mandudu, memukul gendang.
74 duduk manduduk, mengumpulkan misalnya alat-alat yang tersebar. manduduk buku, menutup buku. manduduk pat, menarik kaki sewaktu duduk, melipat kaki, duduk bersila. manduduk paung, melipat payung. manduduk tigatiga, menutup jualan, menghimpun barang jualan. manduduk bodil, menghentikan perang. manduduk parbadaan, mengakhiri perselisihan. siduduk na ganjang, sibahen na bolak, yang panjang dipendekkan, yang sempit diperlebar, juru damai mengenai seorang raja. singkora duduk, hari ke 27 dalam bulan.
75 dudur mandudurhon, memboroskan, membuang. panduduran, tempat untuk membuang sesuatu. panduduran siaginon, kuburan.
76 dudus mandudus, berjatuhan, jatuh dalam jumlah besar. mandudus, menggugurkan anak.
77 duga menduga, mencoba, menguji (Angkola).
78 duit duit, uang logam paling kecil, 4 untuk 1 hepeng, ( = satu sen).
79 dulang pohon yang buahnya jarak (ricinus).
80 duli mardulihon (diparduli), memperdulikan, diperdulikan. parduli di, peduli akan. ndang parduli ahu disi, tak peduli aku itu.
81 dum mardum, makan sesuatu secara terdikit-dikit, mengerumit.
82 dung I. pernah. na so dung, yang tak pernah terjadi. ndang dung, tidak pernah. padunghon na so dung, membuat sesuatu yang belum pernah terjadi. II. dung, sesudah, setelah. dung i, sesudah itu. dung songon i, setelah demikian. dung pe asa, setelah itu, baru. hadungon, ujungnya, akhirnya. sai tu peutna do hadungan ni jolma pangoseose, yang ingkar janji pasti akan melarat. III. mardung, = dongan, teman. kepala (And).
83 duri duri, onak. bulu duri, bambu yang berduri yang melindungi keliling kampung. tarduri, luka ditempat yang tidak berbahaya. durian, durian. parduridurian, tempat banyak duri. P.B.: ndang na niajaran unte marduri, jeruk tidak perlu diajar berduri, itu sudah sifatnya.
84 duru sisi, tepi. di duru, di luar. tarduru, tersisi, tersingkir, tak terpakai dalam kebersamaan. manduruduru, mengasingkan diri, bersikap menyendiri. paduru, disisikan. laho tu duru, pergi keluar, pergi buang air, (juga haduru).
85 daék mandaek, mengumpulkan, memungut.
86 duruk jatuh terungkap, tersungkur, jatuh dengan posisi kepala duluan. manduruk, menuntut, meminta. duruhon, permintaan. duruhon sialabane, jatah daging untuk penduduk kampung bila seorang gadis menikah.
87 Doli lelaki, kuat. ompu doli, nenek laki-laki. simatua doli: mertua laki-laki. simatua bo-ru, mertua perempuan. dolidoli, anak muda, pemuda, perjaka. marsiajar dolidoli, menjelang pemuda berumur 14-16 tahun.
88 dōu naek daudauna, kemasyhurannya, kekuasaannya, kekaya-annya bertambah.
89 Dior mandiori (= riori), mencari sesuatu. mandior hepeng, mencari uang. diordior matana, matanya kecarian kemana-mana.
90 Dion = dison, disini.
91 Dore lumpur, rawa-rawa.
92 Dori sejenis pohon kayu, yang menghasilkan kayunya yang baik.
93 Dane air lelehan mayat yang mengalir dari mayat.
94 Doran sejenis jala panjang yang diseret. dorandoran ni lombu, lipatan kulit kerongkongaan lembu, gelambir.
95 dali I. mandali, macet mengenai senapan. mandalihon utang, selalu menunda pembayaran hutang. II. sidalian, dalih, alasan. P.B: molo soada roha,godang do sidalian, kapan tak suka banyak dalih. hata sidalian, dalih alasan yang dibuat-buat. marsidalian, berdalih, mencari alasan. marsidalianhon ulaon, mendalihkan pekerjaan. horbona diparsidalianhon, kerbaunya dibuat menjadi dalih. III. dali, susu. IV. dalidali, sejenis kacang-kacangan. sataon dali, tiga bulan. simardalidali, sejenis rambatan yang menyerupai dali-dali.
96 Dae jelek. buruk, kurang pantas, kurang layak, buruk, misalnya: seorang bapak yang telah berumahtangga berlaku sebagai pemuda. P.B.: molo marsuru raja, dae ma so oloan, kalau bersuruh raja, jangan tidak dipatuhi, kalau raja memerintah, risih rasanya kalu tidak dipatuhi.
97 Didi bdk idi. mandidi (hon), memandikan, mencucikan, mempermandikan. pandidion, hal memandikan, permandian, upacara pembabtisan. pandidi, pembabtis, pemandi, yang mempermandikan. padidihon, memandikan, membabtiskan. tardidi, dicuci, terbabtis, dipermandikan. mandidi huting, memandikan kucing (percaya) agar hujan turun. maridi, bdk idi.
98 Dào jauh, berjarak, kejauhan. sadia dao, berapa jauh. dao ma i, betapa jauh. sapaal daona, sekilometer jauhnya. dao rohana, tidak ada perhatian, hatinya jauh, pikiran melayang. hadadao, hinadao, kejauhan, jarak yang jauh. mandaodao, menjauh, menjauhkan diri dari orang lain. padaohon, menjauhkan. halak simadao, penyendiri, yang tidak bersikap akrab, walaupun sebenarnya harus dekat. sidao nahinan, julukan bagi mendiang ibu yang meninggalkan anak-anak yang masih kecil-kecil. padaodao, berjauhan, tidak serumah lagi, berpisahnya suami isteri namun tidak bercerai. daodao, sidaodao, burung kecil, manyar mirip dengan amporik yang membuat sarang cantik. P.B.: habang sidaodao, habang marimpotimpot, hita padaodao, padan paingotingot: terbanglah burung manyar, jauh nan ke langit, kita yang jauh berpisah janji kan diingat.
99 Damu damuan, kain-kainan yang buruk.
100 Duma kaya, makmur, berkecukupan, manduma, kaya. na duma mangan, yang berkecukupan ma-kan. hadumaon, kemakmuran, ke-cukupan. marsidumaduma, bertutur kata, bersambutan kata sehabis perjamuan.
101 Dodo mandodo, membuang batu duga, menduga dalamnya sesuatu. mandodo roha, membaca isi hati, menduga maksud. ndang tardodo, ndang hadodoan, tak bisa diduga, tak terduga, tak tertebak sesuatu maksud.
102 Dea I. mandea, memperoleh sesuatu dengan akal licik. II. deadea, budak belian, budak yang diperdagangkan.
103 Dedeng marsidedeng, bersenandung dendang, bernyanyi dan bersyair secara Batak.
104 Dadang mandadang, menyinari sesuatu hingga menjadi panas mengenai matahari dan api. memanaskan. didadang las ni ari, disinari matahari.
105 dangdang denda yang dibayar kalau kejadian itu tidak dapat lagi diperbaiki. mardangdang, membayar uang sebagai pengganti barang yang hilang atau yang dicuri. butuha naso hadangdangan, perut lebih banyak menerima makanan daripada yang diperlukan untuk tenaga kerja misalnya: pelayan yang malas. sisampe dangdang, penanggung denda, walau bukan salah sendiri.
106 daldal I. sejenis lebah penyengat kecil. situak ni daldal, madu lebah. II. daldal bohina, suram wajahnya, muka masam. III. tali sidaldal, tali derek, disongket dengan kayu pengungkit, agar balok yang diangkat keatas bangunan bisa pas letaknya.
107 damang bdk ama, ayahku, bapakku sendiri.
108 dongdong I. marsidongdong, berkelip-kelip mengenai bintang. bintang sidongdong, bintang terang, dekat pada bulan di langit. na so hadongdongan, tak bisa diduga. II. dondong, sejenis pohon yang buahnya hanya setengah dimakan.
109 durung mandurung, tangguk, menangguk, menangkap ikan dengan tangguk. durungdurung, uang kollekte. hepeng durungdurung, idem. P.B.: molo litok aek, dapotan ma pandurung, kalau air keruh, penangguk dapat ikan: mengambil kesempatan da-lam kesempitan. sian dia didurung ho, dari mana kau tangguk (ikannya)
110 d.l.n.a. (=dohot lan na asing) etcetera = dll, dan lain-lain.
111 dabo ale.
112 daboru lihat boru.
113 dabu madabu, jatuh. mandabu, menjatuhkan, membuang. mandabu sipaingot, memberi nasehat, menegur. mandabu uhum, mengadili, menjatuhkan vonis. mandabu aek, mengairi sawah. mandabu dalu, main dadu. mardabudabu, menimbang-nimbang, mengadakan perhitungan, berefleksi, merenungi, mengadakan perhitungan. dabudabuan, perhitungan, budget, anggaran belanja. malo marsidabu, hemat, irit, paspasan misalnya seorang ibu memasak paspasan. hadabuan, tempat kejatuhan. p.b.: patimbo hadabuan, pabagas halonongan: meninggikan kejatuhan, memperdalam kehancuran, artinya: kesombongan akan hancur. hadabudabuan ni pansur, tempat pancuran air jatuh. madabu uhum, hukum menimpa dia. madabu torutoru, kutukan jatuh padanya. dabu roha, iba, kasihan. sidabu dangka, sejenis pohon yang dahannya kecil.
114 dadage mardadage, makan enak-enak, berpesta pora memboroskan uang.
115 dadas madadas, berjatuhan me-ngenai bauh-buahan. mandadas, menjatuhkan buah banyak-banyak.
116 dagak mandagakdagak, membantah, menyanggah, menantang, melawan, mengingkarkan, menengkar.
117 dagal = dugul, mata kayu. p.b. sada dagaldagal, sada duguldugul, sada na tangkang, sada na jugul, sebuah mata kayu, sebuah buku, yang satu nakal, satu lagi bandel (dua pihak bersengketa, sama-sama keras kepala)
118 dagar mandagar, mengupayakan, membuat, dapat mengerjakan. ise mandagar i? siapa meramu itu? siapa yang mau bersusah-susah menyediakan? hadagaran, dapat diikhtiarkan, dapat diupayakan, dapat diperbuat.
119 dagas mardagas, berkelahi sedemikian rupa hingga kemenangan tidak tentu.
120 daget dipadagetdaget, membuat sesuatu dengan lambat, bdk nanget.
121 dago = doge, kata seru menyatakan keheranan.
122 dagul mardaguldagul, (mengenai buah-buahan), berangkai-rangkai, bergugus-gugus.
123 dahahang abang kandungku, ka-kak saya (dari: haha).
124 dahal mandahaldahali, menekuni, mengerjakan sesuatu dengan rajin.
125 dahap dahapdahap, cacian se-orang yang didengarkan.
126 dahe mardahedahe, kaku karena kotor.
127 daho mandaho, mendakwa, menipu, menggelapkan, mengatakan masih berpiutang padahal tidak. juga mengatakan tak berhutang lagi padahal masih berhutang lagi.
128 dahop serangkulan (= sandahop). mandahop memeluk, mendekap, merangkul. mandahop parik, menyerbu benteng musuh seolah-olah merangkul musuh, didekap.
129 daik = daek. Mandaik = mengumpulkan, memungut misalnya padi waktu mengerik.
130 dainang (dari: ina), ibuku kandung.
131 dairi batak Dairi, kabupaten Dairi.
132 dais disentuh, dijamah, disinggung, ada sangkutan. ndang dais tu ahu, tak ada sangkutan denganku. mandais, melumas, mengoles, menyapu, menyepuhkan sesuatu pada. mandaishon, mengoleskan, menutup dengan obat, menyapukan. mandais hata, menggunjing orang. pandais, kuas, pensil.
133 daiung dayung.
134 daji dajian (= jotjotan), acapkali, lebih sering.
135 dak mandakdak, mengurangkan, menolak, menokok-nokok, meng-hantam habis. mandakdak batu, memecahkan batu. mandakdak simbora, menuang timah. mandakdak ugasan, menghabiskan harta milik. mandakdak parbue, memukul buah-buahan agar jatuh. madakdak (bdk madekdek), berjatuhan banyak-banyak mengenai buah-buahan.
136 dakdanak (dari: danakdanak), anak kecil, anak-anak tanpa membedakan kelamin. hadakdanahon, masa kanak-kanak, kekanak-kanakan.
137 dalahi lihat lahi.
138 dalhop mandalhop, melekatkan pada, mengikatkan sesuatu dengan erat. dalhop tu, melekat pada, erat.
139 dalihan tiga tungku dari batu di atas mana ditarok periuk. dalihan nantunggu tiga, tiga tungku yang teguh, diucapkan sebagai doa yang puitis. siholting dalihan, orang kikir, belit, bdk holting. P.B.: tolu do dalihan paopat sihalsihal, torop pe anakniba, sada do sihasian: tungku hanya tiga, empat dengan ganjalan, kalaupun banyak anak, satu saja kesayangan.
140 dalimo delima.
141 daling akar kayu yang kelihatan di atas tanah.
142 dalmet lunak, lembek, lembut.
143 dalnat penyek, (= lisat).
144 dalo mandalo, menyapukan, me-ngoleskan, melabur misalnya kapur kedinding. pandalo ni onggang, sesuatu yang dipakai bu-rung enggang untuk menyapukansarangnya .
145 dalom dalam, di dalom laut, dalam kandungan. daloman, (tentang ternak) melahirkan anak, yang telah mati di kandungan.
146 dalpak mandalpakhon, menempelkan, menaruh di atas, misalnya: plester di atas luka.
147 dambirbir jamur yang tumbuh pada pohon kayu. dambirbiron, berjamur.
148 damdam parhudamdam, sekte yang bersifat agama dan politik.
149 damo halus, merdu, lembut mengenai suara.
150 damor mardamor, merasa sakit di seluruh badan.
151 damos dekat, berdampingan, terkatup rapat-rapat. mandamosi, mengatupkan rapat-rapat, mendampingi.
152 dampang sadampang, bdk ampang.
153 dampok mandampok, rebah mengenai binatang buruan yang dibunuh.
154 dampol obat yang digosokkan pada kulit. ubat dampol, ubatpandompul, idem. mandampolhon,menyapukan obat urut. mandampoli, menyapu obat, memijati, mengurut-urut. dampol siburuk, sejenis rumput yang digosokkan pada anggota badan yang keseleo.
155 dampor terasa membaik sesudah makan obat, enak mengenai citarasa.
156 damul malu, kena fitnah.
157 danak muda, belia, kekanak-kanakan, naif. danak dope dagingna, badannya masih kanak-kanak, belum dewasa, belum langkas tumbuh.
158 dando denda, denda uang. tardando, didenda, terdenda. honadando, kena denda.
159 dangadanga tuma, kutu.
160 danggol merasakan, menahan, menderita (=taon). tardanggol, dapat tertahan. danggoldanggol sisilon, suam-suam kuku, demikian panasnya hingga kuku jari-jari dapat menahannya.
161 danggur lemparan, terlempar, dibuang. mandanggurhon, mandangguri, melempari. masidangguran, salimg melempar dengan batu. P.B.: sada nidanggur, dua na hona, satu yang lempari dua kena. Dua tugas (rencana) dapat diselesaikan sekaligus dalam satu waktu. danggurdanggur, sesuatu yang dapat dipakai untuk melempari. danggur barat, melemparan dengan kayu. hona danggur, kena lempar. danggurdanggur toho, lemparan nasib-nasiban, melempari asal-asal. danggurdanggur borngin, aral, juga mengenai jawaban yang berdasarkan nasib-nasiban.
162 dangiang lagak, gengsi-geng-sian, angkuh. mardangiang, berlagak, membuat dirinya seolah-olah penting.
163 dangis mandangis, pada saat ini tanpa uang, mengenai pemain-pemain kalau mereka kalah. mengenai pedagang kalau barang mereka tidak laku.
164 dangol sengsara, miskin, pi-lu, melarat. dangolna i, alangkah sedihnya. mardangol, menderita, dalam keadaan melarat. hadangolon,sidangolon, kesedihan, penderitaan, dukacita, sengsara, kemelaratan.
165 dangsa dansa. Dangsina, Selatan.
166 dano I, kolam besar, tasik. (lebih besar dari ambar). II. gambaran bintang: Penembak.
167 daol daoldaol, terayun, go-yang, goncang = (duilduil). mandoali, mengombangambingkan, mengayun, menggoyang-goyangkan kesana-kesini.
168 daolat bdk daulat.
169 daompung buyutku, embahku, moyangku, nenek-kakekku.
170 daon I. obat. daon bari, harfiah: obat terhadap rasa bau dalam mulut yaitu. sirih, tembakau. daon ni sohol, obat terhadap rindu, yaitu hadiah. mandaoni, mengobati. pandaoni, dokter kesehatan, tabib. II. mandaon perasaan mati bagian tubuh. mandao roha, tidak peduli lagi, tidak punya rasa harga diri.
171 dapar mardapar, gemertak. mandapar, menggeletak. dapardapar, kaleng atau bambu pecah yang diguncang menggertak burung, kelontang untuk mengusir burung.
172 dapdap pohon dedap. bunga dapdap, lembayung.
173 dape lihat dope.
174 dapok = dapot.
175 daram I. mandaram, berjalan berkeliling, mencari nafkah. pandaramdaram, pencari nafkah. II. mandaramhon, mengandalkan, menganggarkan sesuatu, (= mangasahon). mandaramhon raja ibana, mentang-mentang raja dia.
176 darang kudis. darangon, ter-kena kudis, kudisan. pabali darang, menggeser kesalahan pada orang lain, memindahkan kesusahannya kepada orang lain.
177 darapati merpati.
178 dardar madardar, = malala.Dare, = rade. padarehon = paradehon.
179 darede dumarede, mengalir te-rus-menerus, bercucuran mengenai air mata.
180 daret halak Daret, orang Mandailing. tumbutumbu daret, tempat tembakau dari Mandailing.
181 daring (= darang) kudis pada ternak. daringon = darangon, berpenyakit ini.
182 darnga darngaon, kering mengenai kerongkongan.
183 dasdas mandasdas, mendorong terus-menerus, mengajak, menggerakkan, menyemangati. pandasdas, motivator, penggerak. ubat pandasdas, upaya menggerakkan, mendorong misalnya haid.
184 dasing timbangan. dumasing, menimbang. ndang tardasing, tak bisa ditimbang. Dasip, terkatup rapat-rapat. padasiphon, mengatupkan rapat-rapat.
185 dasor I. dasar, alas onggokan padi, lapis padi di ladang yang paling bawah. II. mandasor, membuat alas onggokan padi, menumpukkan padi yang paling bawah.
186 datdat = jotjot, sering, kerap kali. datdat do i masa, berungkali itu terjadi, sering terjadi. mandatdati, mengulangi, tak henti-hentinya melakukan, berbuat terus-menerus, tekun. pardatdatan, sikap ngotot mengulangi, apa yang sering dilakukan.
187 date letih, capek, tidak berdaya, lemah, lunglai. mandate, lesu sekali, sangat lelah, jatuh pingsan.
188 datek (=atik) barangkali, mung-kin, boleh jadi.
189 datik = datek.
190 dating = datek.
191 datulang (= tulangku), bdk tulang.
192 daua sejenis rumput.
193 daul luar biasa, banyak. banyak pada. komperatif: lebih.
194 daung ikan yang busuk.
195 daup = dauk.
196 daupa dupa, kemenyan untuk persembahan. manutung daupa, membakar kemenyan, berdupa. pardaupaan, altar pembakaran dupa atau kemenyan.
197 deak banyak. deak ni roha, ketidak benaran, kemalasan dalam hal mana orang mendalihkan sesuatu yang lain, banyak tingkah. deak hatana, omong banyak, banyak bicara. sideak hata, tukang koyok, tukang ngobrol. boru Sideak/boru Sideang parujar, putri Batara Guru, ialah menurut legenda pencipta bumi, juga dinamai Sideak Ujarujaran, Sideak Halasan, tungku masak, perapian. hinadeak, hadedeak, jumlah, bilangan yang banyak.
198 deang dayang, anak perempuan yang muda, gadis. deangdeang, gadis muda. boru Sideak Parujar atau boru Sideang Parujar, Sideang Haijuran, Sideang Panaehan, (bahasa klassik), putri Penggagas, yang banyak dituruni, banyak dinaiki = tangga.
199 dear I. na dear, yang tidak merasa tenang kemanapun pergi. kucar-kacir, semrawut, morat-marit. na dear marpangalaho, gelisah. II. padear, = pasombu.
200 deba sebahagian, separoh, orang lain. na deba, sebahagian, yang lain. ditangko de-ba, dicuri orang (lain). deba... deba, separoh...separoh, sebagian....sebagian. deba na-ri, sebahagian lagi. ugasan ni deba, barang orang (lain). dia deba, mana lagi? unang deba roham, jangan bimbang, jangan ragu, jangan marah.
201 debal mendebal, menghantam, memukul (= mambasbas.)Debata, Tuhan, dewa, dewata, orang Batak membedakan: debata di atas, dewa-dewa sebenarnya, debata di tonga, kemanusiaan. debata di toru, roh-roh yang jahat. dewa-dewa di atas ialah: Ompu Mula Jadi Na Bolon,Batara Guru, Soripada, Mangalabulan, Debata asiasi. marhata Debata, berpegang pada sabda Allah, menurut agama kristen. mardebatahon, dipardebatahon, memuja berhala, mendewakan sesuatu. pinardebata, didewakan, sesuatu dipuja sebagai allah, harta atau hutang dinomorsatukan. debata sileban, illah-illah lain, dewata, berhala. surusuruan ni Debata, malaikat. hadebataon, ketuhanan, keillahian. mardebatahon ganaganaan, memuja patung.
202 dehang mandehangi, tetap memeras susu lembu walaupun anaknya mati.
203 dekdek madekdek, (mengenai barang kecil) terjatuh, luruh. (mengenai buah) gugur. P.P.: madekdek tu bonana do parbue ni hau, buah jatuh ke pangkal. mardekdehan, berjatuhan, berluluran (mengenai barang kecil atau buah). madekdek mata ni ari, matahari terbenam, magrib. padekdekhon, menjatuhkan banyak. hadekdehan ni sanggul, keguguran, abortus.
204 delam mandelam, membujuk atau mengambil hati seseorang dengan kata-kata licik, merayu. biang simardelam, anjing berlidah hitam.
205 dele mandele, rasa putus asa, putus pengharapan. dele ni roha, putus asa, tawar hati, tak bersemangat. pandelean, keputusasaan, hilangnya harapan. mandeledele, berjuang te-rus-menerus walaupun menghancurkan dirinya.
206 deledele kelenjar pada pangkal paha dan dagu. pardeledelean, lipat paha.
207 deles = dele. na deles, putusasa. dipadeles rohana, menjadiputus asa. mardelesdeles, pu-tus harapan, putus asa.
208 delmek terletak dengan tepat. Demak, damai, sentosa, nyaman. mardemak, hidup dalam damai, berhenti permusuhan. pademakhon, membuat damai, mendamaikan.
209 dembal mandembal, memukul, menginjak, menumbuk. dembalan ni sasap, kutukan: kiamat kau!
210 demban = napuran, sirih. mardemban, makan sirih.
211 dempar cerai-berai, tersesat, terdampar. tardempar, = mampar, terdampar, tersesat.
212 demut mademut, lapuk, lusuh mengenai kain.
213 dengdeng dendeng, daging pipih yang diasap. mambir dengdeng, tua sekali, tua bangka (bdk ambir) matuatua dengdeng, idem.
214 denger denger soara, parau mengenai suara. madengerdenger, berdengung, gemertak.
215 denggal melentuk mengenai jari-jari tangan yang dapat dilengkungkan ke belakang. mardenggal, membengkok ke belakang, melengkung.
216 denggan baik, oke, bagus. molo songon i, denggan, kalau begitu, baiklah (oke). dengganna i, betapa baik itu. ari na denggan, hari baik. marnadenggan, berbeda baiknya, denggan roha, manis budi, baik hati, budiman. denggan do roham disi? setujukah engkau? cocok itu untukmu?, denggan basa, murah hati. denggan basam, engkau murah hati (dalam doa), baik budimu. mardenggan, berbaikan, berdamai, rukun, rujuk sekali. pardengganan, perujukan, kerukunan, perdamaian. padengganhon, memperbaiki, menengahi (duabelah pihak yang berselisih). hinadenggan, kebaikan. sun denggan, maha baik, sempurna.
217 dengkar mandengari, mengelak, menangkis misalnya waktu berpencak (= marmonsak). kepandaian berpencak dapat dipelajari pada paralemo.
218 dengke ikan. mardengke, menangkap ikan. pardengke, penangkap ikan, nelayan, peternak ikan.
219 depdep mandepdep, mencincang daging.
220 deper mardeperdeper, = marderesderes,
221 derder (= malala), derder, uang yang diterima tidak sekaligus, tetapi berdikit-dikit. panderder, orang yang menerima sesuatu secara berdikit-dikit.
222 derem diam, lemah, nyenyak, pulas tidur, tenang, tidak bergerak, tidak panas mengenai makanan. paderem, membuat te-nang, meredakan. panderem, obat penenang, yang membuat tenang.
223 dereng marderengdereng, berdering. siderengon, = ringgit.Derep, marderep, gemertak misalnya papan bdk dorop.
224 derhet memekakkan misalnya bunyi senapang sebagai tanda celaka sewaktu merampas anak kecil untuk dijadikan pangulubalang.
225 derngas kurang ajar, nakal.
226 derse manderse, loyo, putus asa, sangat berputus asa (lebih kuat daripada mandele).
227 detuk lemah, lembut, sedikit melekuk, bengkok mengenai pisau, sumbing.
228 dibahen bdk bahen.Dideng,mandideng, membuai-buai anak, meninabobokkan. pa-didengdideng, membuai anak de-ngan berdendang sayang.
229 diha dihana, kata pertanyaan.bagian tubuh mana, apanya, kekerabatan yang bagaimana? bagian. pardihaon, kerabat macam mana? panggil apa? pardiham, apamu dia, panggil apa kau padanya, kerabat bagaimana? na so mardihadiha, yang tidak bersanak pamili. tu dihangku, buat apaku. ndang tu dihana, tak usah ya, untuk apanyalah itu.ndang tu dihangku, saya tidak bisa memakai itu.
230 dilat (bdk dila), mandilati, jilat, menjilati. P.B.: jolo nidilat bibir asa nidok hata, jilat bibir dulu baru bicara, pikir dulu baru bicara, sesal kemudian tidak berguna. mandilat hepeng, mandilat sira, menjilat uang atau garam mengenai sumpah, bdk gana.
231 dilmut di atas saja, tidak dalam, bdk dulmut.
232 dilo mandilo, menjenguk, meninjau, memandang, melihat ke. pandiloan, jendela kecil di belakang rumah batak, bdk dulo.
233 dimpal mandimpal, menyuburkan ladang dengan pupuk kandang.
234 dimpan = simpan.
235 dimun mandimuni, melindungi seseorang, terhadap bahaya. padimundimunhon, mengenai orang dan barang, menjaga sesuatu tetap utuh, memperlakukan dengan hati-hati. Dingding, dinding. ndang tarporsan sada halak sada pandingdingan, begitu besar dan berat padingdingan, alas dinding, tak mungkin terangkat satu orang. mandingdingi, mendinding. marhorihori dingding, meniti dinding, meraba dinding mengenai anak belajar berjalan. II. mandingding, jadi hamba, membayar hutang dengan tenaga kerja sambil menumpang tinggal, tanpa jadi budak. sidingding ari = sibombong ari, bdk bongbong.
236 dingkan = (tungkan) kata depan: terhadap, ke, ke arah. dingkan pudi, ke belakang. dingkan dia, arah sebelah mana. manang dingkan dia pe, arah manapun jadi, entah sebelah manapun. mardingkan, memihak, berat sebelah menganakemaskan, pilih kasih. dingkan i rohana, berpihak kesitu dia. mandingkani, melebihi orang, memihak pada. pardingkanon, pemihakan, sikap berat sebelah.
237 dirgak tegak diangkat kepala. padirgak, menegakkan kepala.padirgak roha, membangkitkan semangat, menguatkan hati.
238 dirgok = dirgak, bersemangat, gembira, riang.
239 dirgos sudah pulih mengenai orang sakit.
240 diring mardiringdiring, bunyi berdering, mengenai uang.
241 disadui disana, menunjukkan jarak jauh, lihat adui.
242 disan (dari di an) di sana. disadui, (dari di adui), disana itu. disi (di i), disitu. bentuk panjang: disi ni, di situ itu.
243 disi I. segera. II. disitu. Disini, disitu.
244 disir mardisir, I. berdesir. II. mardisir, berdiri, merinding (bulu roma, bulu kuduk).
245 dison (berasal dari di on) di sini.
246 ditir marditir, tiba-tiba la-ri terbang mengenai burung, bdk tir.
247 dobar deras mengenai hujan. mandobardobar, menumpahkan, turun dengan deras.
248 dobo I. mandobo, menyiksa, memakai kekerasan, menyamun, memperkosa. pandobo, penyamun, pemerkosa, penjarah, perampok. pandoboon, perampokan, perkosaan, kekerasan. tardobo, kena rampok. hona dobo, idem. dobodobo. II. bicara secara cepat dan tersangkut-sangkut. Dobom, lihat bom.
249 dobur mardobur, debur, berdebur, mendebur (mengenai kayu yang jatuh atau tembakan).
250 doda bunyi yang dibuat memanggil anjing. P.B.: agoan asu do halak na hurang doda, yang kurang rajin memanggil anjingnya, akan kehilangan anjing, barang siapa tidak menjaga hartanya akan kehilangan hartanya.
251 dodak dedak. simardodakdodak, sejenis pohon kayu berbuah merah dan yang dipakai sebagai obat cacing.
252 dodal disapukan, melekat pada dinding mengenai kapur, tanah. mandodal, melekatkan pada, mengediami. mandodalhon, melekatkan sesuatu. mandodalhon utang, menumpuk hutang kepada orang kaya dengan mengajukan diri sebagai pekerjanya. mandodal songon hare jagung, melekat seperti bubur jagung, bergelimang hutang. mandodal ingkau, menotak lauk-pauk dalam panci dengan sendok supaya diratakan lauk pauk dengan sendok di piring itu.
253 dohar mujur, bernasib baik, peruntungan. mardohar, mendapat banyak rezeki, beruntung. hadoharon, kelimpahan rezeki. ari na mardohar, hari mujur yang ditetapkan oleh datu. pandoharan, sumber nafkah, sumber rezeki, yang membawa kemujuran, keuntungan.
254 doho marhadohoan, mempunyai milik tertentu, diasingkan untuk tujuan tertentu, khusus.
255 dohodoho buah sejenis pohon kayu barangan yang bisa dimakan.
256 dohon lihat dok I.
257 dohor = donok.
258 dohot dan, ikut, dengan, serta, ikut serta (menghubungi subjek dan kata sifat). marsidohot, berpartisipasi, ikut serta, turut ambil bagian. parsidohot, peserta, orang yang mengikuti, yang ikut berperan. padohot, termasuk, inklusip. so padohot, ekslusip, tidak termasuk, tanpa. pandohot, bingkai yang empat pada tepi tampi.
259 dohu mardohudohu, berjalan berkeliling dengan bermaksud jahat, berencana jahat.
260 dohuk mardohuk, berderu mengenai angin.
261 dohung I. mandohung, bungkuk karena tua, uzur. II. dohungdohung, sejenis rumput berdaun lebar.
262 dohur = dobur
263 doit menyengat mengenai serangga. pandoit, penyengat, (nyamuk, kutu, serangga). hata na marpandoit, ucapan menggigit, yang melukai walau kedengaran halus.
264 dokdak bunyi pukulan martil-martil. mandokdak, = memikat udang dengan membuat bunyi dengan lidah. simardokdak ni nambur = babi (And).
265 dokdok berat mengenai timbangan, penting, sungguh mengenai perkataan. dokdok patna, hamil mengenai perempuan. pandokdokhi, sesuatu yang memberatkan, pemberat, tolak bara, marnadokdok, berbeda mengenai berat. dokdokna i, alangkah beratnya. mardokdok, makin berat, memberatkan, amat berat, sangat keras.
266 doldol urat persendian.
267 dolgi tidak rata, kasar, keras mengenai tempat tidur, rasa menusuk, mengganjal, tidak datar. dolgi mata, mata menjadi sakit karena sesuatu benda, rasa kesat di mata. dolgidolgi hatana, pedas-pedas perkataanya, menusuk perasaan. P.B.: dolgidolgi ranggas diingani bodat, ngali aek diingani dengke, ranggas mengeras dihuni kera, air yang dingin namun ikan berdiam disitu, artinya: kampung sendiri lebih baik, masing-masing merasa dirinya senang di tempat yang biasa.
268 dolnal kontroversial, isi bi-cara yang bertentangan. dolnal ni on manghatai, ngawur kau ini bicara, asyik bertentangan isi omonganmu.
269 dolnat mandolnat, duduk dengan kaki bersilang.
270 dolngos terletak di atas dengan kuat.
271 dolodolo sejenis pohon kayu kecil yang berdaun lunak.
272 dolon mardolondolon, harmonis, serasi mengenai bunyi alat-alat gendang.
273 dolos mandolos, menggilas, menggiling, menggesek. lindas, melindas, giling, menggiling. mandoloshon, memakai sesuatu untuk menggesek misalnya menggesek biola. mandoloshon lasiak, menggiling cabe. sidoloson = lasiak, cabe yang mau digiling, sesuatu yang mau digilas rata. pandolos, penggesek biola. Doltuk, pukul, memukul.
274 doma = noma, (lihat: nama) (Angkola).
275 dombur masidomburan, saling menyerang dengan kata-kata.
276 domdam = tahi. mardomdami, merencanakan sesuatu.
277 domdom I. marsidomdom, bunyi pekak yang dibuat gemuruh atau gendang yang besar. sidomdom, deru dibawah tanah, atau bunyi guruh di kejauhan di waktu malam. II. domdom, berkelakuan tanpa cela.
278 domia dunia ini. pangiasan domia, biar dunia mampus, haram mampus (sumpah serapah untuk membenarkan diri)
279 domom (= marhobot langit) mendung, berkabut.
280 dompu = rimpu, kira, sangka, duga.
281 domu berkumpul, cocok, kompak, rujuk, temu, rapat, serasi, sesuai, bergabung bdk tomu. ndang domu hata nasida, tidak cocok pembicaraan mereka. dia domuna, apa titik pertemuannya. domuna, titik temu. mardomu, berkumpul, bersatu, rujuk kembali, cocok. padomuhon, mengumpulkan, mencokcokkan, mendamaikan, mempertemukan. upa domudomu, upah perantara (jual-beli, perjodohan dsb). domudomu, orang penengah dalam usaha mengawinkan, perantara jodoh. ndang na so tuk dohonon ni domudomu, mana ada yang suntuk bagi mak comblang, (suka melebih-lebihkan ceri-ta). pardomuan, perdamaian, musyawarah, permufatan, pertemuan, perserikatan.
282 donaon masa habis panen.
283 donda I. lembut, tak banyak berbicara, sikap merendah tapi berwibawa. siaji donda hatahuton, tunggal panaluan, tongkat gaib datu besar (bdk talu). II. tali donda, pemberat, batu timbangan, perum.
284 dondam mardondam, takut, malu.
285 dongar na so hadongaran, yang tidak tertahankan, tak tergoyahkan, tak tergugat, tak bisa dilawan.
286 dongek mardongek, gemertak.
287 dongon mendongkol, murung, menahan perasaan. sedih mengenai suara.
288 dongsi kotak tembakau dari mas atau perak.
289 donguk sai dogukdoguk do ho, = dongakdongak, kata cerca yang diucapkan orang terkemuka kepada bawahannya juga: kalau ia mengatakan yang benar.
290 donok (bdk jonok), dekat. jonok tu, dekat pada. parroha na donok, pendek pandangan, pikiran sempit. alus na donok, jawaban sederhana atau ringkas. mardonokhon, dekat pada. mandonohi,padonok, mendekati. padonokhon, mendekatkan. hadodonok, hinadonok, hal yang dekat. masipadonohan, saling mendekati.
291 dopa depa, ukuran serentang kedua lengan. dopa simanuhi, (dari: suhi), depa dari ujung jari tangan yang satu ke siku. dopa golom, mulai dikira dari jari-jari yang dikepal. dopa simarhilap, depa ruas jari-jari yang paling luar tidak turut dikira. dopa simanusu, depa dari ujung jari tangan yang satu sampai tetek sebelah (susu). dopa sibaganding, dikira dari ujung jari tangan yang satu sampai tempat antara siku dan pangkal tangan lain. mandopai mendepa, mengukur dengan depa. mandopadopa, mengikat orang pada kayu dengan tangannya terentang misalnya orang yang berhutang.
292 dopang mandopang, melawan musuh, memerangi.
293 dopdop mandopdop, mengetukngetuk tampi supaya dedak terkumpul. pandopdopan, ayak, sekam, ampas dedak sesudah ditampi. dopdopan, ayakan, saringan.
294 dope lagi, masih. ndang dope, belum. dua dope, baru dua, sampulu sia taon dope umurna, dia baru berumur 19 tahun.
295 dopena = dope,
296 dopir dopirdopir = hitinghiting, alat untuk menenun hotanghotang.
297 doras deras, cepat. padoras, percepat. dipadoras langkana, dipercepat langkahnya.
298 dorbia ternak (kerbau, lembu, babi, kuda, dsb).
299 dorgak bdk dirgak, kepala mencongak. dorgak ulu ni ulok, mencongak kepala ular. mandorgak, mengangkat kepala.
300 dorgis makin sehat, membaik, setelah sakit.
301 dorgit anjing muda.
302 dorguk teguk. sandorguk, seteguk. mandorguk, meneguk, menelan air. pandorguhon, merasa kecewa mengenai orang kepada siapa disodorkan makanan, tetapi ditarik kembali dan dia dengan tidak sengaja meneguk.
303 dorhot sulit diputar karena tidak licin, kasar.
304 dorik (bdk derek), mardorik, menggertak gigi.
305 doring pentung, benda yang dilontarkan. mandoring, melempar dengan pentung.
306 dorma obat pengasih, pekasih, jimat pemanis, jimat agar lawan jenis jatuh cinta, atau siapa saja dihadapi, bisa lembek sikapnya dan tunduk. mandormai, memberikan seseorang obat pengasih. lawannya: sipanutupi = jimat penangkis atau penangkal dorma.
307 dorom mandorom, menderum mengenai tembakan atau gemuruh.
308 dorop mardorop, gemertak, berderap, bunyi sesuatu yang keras dikerkah, seperti kerupuk dikerkah anak-anak, atau tulang diremuk anjing.
309 doros mardoros, membelahak, mendahak.
310 dorpi dinding papan. mandorpihon, memasang dinding rumah.
311 dorsa parah, berat mengenai penyakit.
312 dorun susah, merana, menderita. dorun sori ni arina, nasibnya amat buruk, sangat merana.
313 dosardosar berdenyut-denyut mengenai darah bdk bukbak.
314 dosdos lihat dos.
315 dosor mardosordosor ijurna, ludahnya mengalir dari mulutnya.
316 dotak mardotak, berdetak, juga: mardotuk.
317 dotdot angka dotdot, gemetar.
318 dotir = dosir.
319 doton jala penangkap ikan, alat penjaring ikan. P.B.: tali ihot ni doton, hata do siingoton: tali simpul jala, kata harus diingat, ingat akan janji.
320 dotuk = dotak.
321 duakdail koyak, robek, corak-carik, bertiras-tiras yang bergerak kesini kesana.
322 duatdait bermulut besar, berlagak besar, mengacau. pardila siduatdait, orang yang bermulut besar, yang menimbulkan permusuhan.
323 duduldul paduduldul, rapat-rapat dalam tandan mengenai buah, bdk duldul.
324 dugu mardugu, saling menanduk mengenai kerbau, saling berkelahi mengenai orang. mandugu, melumat, menggiling. mandugu bangunbangun, menggiling (tidak dimasak) nilan sayur untuk orang yang baru bersalin. padugu, menggalakkan perselisihan. parduguan, ajang pertarungan, tempat dimana sesuatu bertumbukan misalnya peluru dari dua pihak.
325 dugul buku-buku atau benjol-benjol besar pada kayu atau daging. bdk dagal. dugul ni bulu, buku-buku pada bambu. dugul ni pat, tempurung lutut. dugul ni tangan, siku, sikut.
326 dugus
327 dugut mardugutdugut, menggoyang-goyang, gemetar.
328 duhut rumput. duhutduhut, re-rumputan. duhuton, ditumbuhi rumput. manduhuti, merumput, mencabut rumput. P.B.: Ia muba tano muba duhutna, ia muba huta muba uhumna: lain tanah lain rumputnya, lain kampung lain hukumnya.
329 duilduil bergoyang, bertatih-tatih.
330 dukdak mandukdak, menumbuk susu untuk memperoleh mentega.juga: mengompa.
331 duldul berbukit-bukit menjulur, benjol, seperti tumor. paduldul, bdk duduldul.
332 dulo mandulo, membesuk, melihat misalnya orang sakit, menjenguk, meninjau, menilik. mandulodulo, memeriksai, melihat-lihat, meninjau. panduloan, (juga pandiloan), tempat mengamati, jendela kecil.
333 dumon I. mardumondumon, makan beras kering. mandumon, makan tanpa dimasak, makan tanpa lauk pauk. II. sidumondumon, sejenis pohon kayu.
334 dumpa tiba-tiba mengalir dengan melimpah-limpah mengenai air.
335 dumpas terlalu banyak sekaligus, tetapi tidak teratur. dumpasdumpas do pangalehonna, cara memberikan tak teratur.
336 dungdang kata-kata yang tidak berisi, obrolan, omong kosong. pardungdang, yang pandai berbicara. na so mahap ditortor, na so loja di dungdang, menari tak puas-puas, berdendang tembang tak kunjung capek.
337 dungdung I. ikan belut. II. madungdung, lunglai mengenai dahan-dahan yang penuh buah-buahan. mandungdung, meraih keatas, menjulurkan tangan untuk mencapai, menjangkau, menggapai. III. mardungdung, berbicara mengenai medium (begu siar).
338 dungkap mandungkap, menampal. mandunghapi, menampal sesuatu. pandungkap, tampal, kain penampal.
339 dungkar (bdk rungkar), keluar.
340 dungkir mandungkir, menggali, mengorek.
341 dungkol mandungkol, menghambat, mencegah jatuh, menopang, menyokong. tardungkol, tercegah jatuh, tertopang, dirintangi, terhambat.
342 dungkon (dari dung), kata depan, selain itu, setelah. dungkon ni i, selain dari pada itu, sesudah itu, maka, lagi pula.
343 dungkot dipardungkotdungkoti, diturutinya.
344 dungo bangun, bangun tidur. dungodungo, berjaga-jaga, waspada, melek-melek mata. hadudungo, hal bangun, keterjagaan, keadaan melek. mardungodungo, sebentar-sebentar bangun. pandungoi, makanan berjaga bagi pelayat orang mati.
345 dupang topang. (juga dupangdupang). P.B.: ndang dangkadangka dupangdupang, ndang hatahata manggarari utang, bukan cabang jadi topang, bukan kata-kata membayar utang. mandupang, menyerang orang dengan topang. mandupang bonang, menopang benang.
346 dupdup mandupduphon, mencurahkan sekaligus.
347 durak pembongkaran. durhan, menumbuk hingga terbuka.
348 durame jerami, batang padi.
349 durdar padudarhon, menggali kembali.
350 durduran tangkai sulangat.
351 duro jerami.
352 durpa marsidurpadurpai, terbang saling mendahului (kelompok burung), terbang tidak teratur.
353 dursat tardursat, mengalir keluar.
354 durus tumpah, meleleh, tertuang, tercurah mengenai air, darah. mandurushon, menuangkan, mencurahkan, menumpahkan. dipandurushon, dicurahkan berlimpah.
355 dusdus mandusdus, mengembus, menghidupkan, menggalakkan, memarakkan api dengan meniup. pandusdusan, embusan dari bambu.

Tentang Kamus Batak Indonesia

Kamus Kamus Batak Indonesia ini merupakan online. Jika anda mencari terjemah atau arti kata menurut kamus Kamus Batak Indonesia, anda bisa mencari disini. Kamus bisa ditelaah menggunakan abjad atau formulir pencarian.