Kata Awalan B Menurut Kamus Batak Indonesia

Ditemukan 733 Kata awalan b menurut Kamus Batak Indonesia. Berikut dibawah ini adalah beberapa artinya.

No Kata Arti
1 ba I. kata seru menyatakan keheranan. II. sebagai kata penghubung: dan, seraya, ya. partikel di tengah kalimat: ia olo ho, ba denggan, kalau kau mau, ya baiklah. sering digabung dengan kata, da, baba, dong, nah.
2 baba mulut (kasar), moncong, lobang. sering dalam kata-kata cacian. baba pintu, tempat masuk dan keluar pintu. baba ni liang, mulut gua. baba ni mual, asal sumber air. sangkababa, sesuap, sepatah kata. marbaba, bermulut. rantei babam, sip babam, tutup mulutmu, diam kau. pababababa, memaki dengan kata baba. mambabai, mulai mengajar sesuatu. menggurui. anak sibabaan, pelayan yang selalu harus diberi petunjuk dulu, baru bisa berbuat. matubaba, membeli beras sebagai persediaan. pambaba, lidi enau, yang dipakai alat perajut benang tenunan.
3 babi babi. sibabi na bolon, racun yang membuat perut kembung. babi di eme, dikatakan mengenai orang yang berzinah yang tertangkap basah suaminya yang sebenarnya berhak membunuhnya di tempat itu bagaikan seekor babi yang terdapat di ladang. boru sibabi jalang, pelacur, lonte. babion dibahen butongna, tidur, bermalas-malas, kekenyangan seperti seekor babi. babibabi, sejenis lawa-lawa.
4 bada perkelahian, perlawanan, percekcokan, perbantahan, pertengkaran, perselisihan. marbada, bertengkar, bercekcok, bersengketa. marbadai, saling berbantah, saling berkelahi. parbadabada, orang yang suka bertengkar. mamadai, memarahi, mencaci. pabadabada, menggalakkan orang untuk berkelahi. aha badam tusi, apa perselisihanmu dengan dia. badabada biang, berkelahi seperti anjing. artinya: sebentar-sebentar bertengkar, lalu segera berdamai lagi. bada rohana, culas, pendengki, suka mencibirkan orang, suka mencari pertengkaran.
5 badak binatang badak, rhinoceros.
6 badan tubuh, badan, (manusia, hewan dan benda-benda), dasar arus sungai. marbadan, berbadan, mempunyai tubuh. badan ni ulos, bagian tengah ulos, sebagai lawan tepi mengenai ulos.
7 badar I. horbo si badar, kerbau berwarna kemerah-merahan. II. mangangguk badar, meraung-raung, menangis dengan nyaring.
8 bagas I. rumah. marbagas, punya rumah, artinya berumahtangga. pabagashon, mengawinkan. pardibagas, = pardihuta, isteri, bini, parbagasan, perumahan, tempat rumah berdiri atau akan dibangun. mamagashon, meniduri perempuan. di bagasan (ni), di dalam. tu bagasan, ke dalam. mandok dibagasan roha, memikirkan dalam hati sendiri. ninna rohana dibagasan, pikirannya dalam hatinya. parbagasan, bagian dalam. marbagasan, disebelah dalam mempunyai pola lain daripada yang di luar (tentang pakaian). pande bagas, tukang kayu. II. mendalam, dalam, juga dalam arti kiasan. pabagas, mendalamkan. P.B: patimbo hadabuan, pabagas halonongan, tinggikanlah tempat kejatuhanmu, dalamkanlah tempat tengge-lammu, keberadaan yang disombongkan menjadi tulah atau walat kejatuhan seseorang. bagas rohana, dia arif, bijak. bagas lapatanna, mendalam artinya. Bage, I.= gabe. II. marbagebage, berbagai-bagai, bermacam-macam mengenai sifat. mar-bagebage sitaonon ni jolma, penderitaan orang adalah beraneka ragam.
9 bagi bagi, bagian. sambagi, sebagian. mambagi, membagi. mamagi dua, membagi dua. marbagi, berbagi. bagian, bagian. sambagian, sebagian, satu bagian. dipambagi, dibagi-bagikan. parbagi, penyebut pecahan. bagibagian, jatah. parbagian, pembagian. siak bagina, bagiannya: kemalangan, malang, melarat. marsiak bagi, malang, miskin. manolsoli bagina, menyesal, menyesali nasibnya. mardua di tangan, marbagi di roha, membagi secara jujur, sebab berhubungan baik satu sama lain, seimbang, adil, bersikap sosial.
10 baginda baginda, gelar raja (di Angkola biasa dipakai, di Toba tidak).
11 bagur sibagur, katak yang besar.
12 bagus bagus, elok.
13 bait baik, cocok.
14 baja sejenis pohon yang getahnya menjadi bahan penghitam gigi. marbaja, memakai baja. mamajamajahon, mengoleskan (seperti baja) misalnya: gambiri pada luka. bajahon tu roham, camkanlah itu dalam hatimu. lan bajabaja ni rohana, dia adalah penuh dengan akal muslihat. suhut situtung baja, orang yang memulai bertengkar dan menjadi pokok pertengkaran itu. sibaja ihur, orang yang kalah dalam persengketaan, bila dua orang berselisih, maka orang yang kalah itu disebut harus melapukan baja dalam pantatnya.
15 bajak = Batak. sibajak parbinotoan, pengumpul ilmu yang rajin, seseorang yang karena kerajinannya cepat dapat memperoleh banyak pengetahuan.
16 bajan bagan, rancangan. juga goresan, bekas pola asli yang masih dapat camping. runtuhan kampung.
17 bajang anak bajang, anak yang lahir cacad, anak keguguran. juga sebagai kata cacian. aek bajang, air tuban-tuban.
18 bajar masih remaja, muda mengenai manusia dan binatang.
19 baji bajibaji, baji (untuk memelah kayu). mamaji, membaji. sibaji hau tindang, sibola aek sasunge, yang membaji pohon tidak rebah dan yang membagi air sungai, yaitu orang yang mengadakan pecah belah antara orang-orang yang bersatu, pemecah belah.
20 bajik pertanda baik (dipakai dalam pustaha).
21 bak gampang dibelah, mudah belahan.
22 bala I. sekutu dalam perang. mamala, kawan-kawan yang diundang untuk perang dan memberi makanan kepada mereka (marhara). bala Toba, penyakit menular yang berasal dari Toba, kolera. balajau, penyakit yang berasal dari kejauhan. jambala tua (= longit), potongan daging yang dikirim kepada musuh sebagai pernyataan perang. pajongjong jambala tua, pernyataan perang. II. sibala, sejenis pohon hutan yang lembut, tidak cocok menjadi bahan bangunan.
23 balak kotoran pada kulup penis.
24 balang I. ali-ali, ketapel ayun = ambalangan. ulubalang, ahli bidik dengan ali-ali, pendekar. II. tidak mengena sasarannya. balang do danggurmu, balang do reongmu, lemparanmu tidak mengenai, lontaranmu tak kena.
25 balau biru. mamalaui, membelau cucian, membirukan.
26 balerong belerong.
27 balian (berhubungan dengan bali) bagian luar, luar kampung. di balian, di sawah. di balian ni, di luar. tu balian, ke sawah, ladang. parbalian, laki-laki (suami) yang bekerja di luar (baliknya isteri yang disebut pardibagas, pardi-huta). bagian luar. parbalian,laki-laki yang bekerja di sawah atau ladang. dung salpu parbalian, bila para lelaki telah meninggalkan kampung.
28 balik terbalik, terputar, sisi sebelah, lain dari yang sebenarnya, salah, keliru. pabalik, memutar balikkan (misalnya kata-kata). P.B.: molo sipabalik tano, dodak lompanna, molo sipabalik hata juhut lompanna, pengolah tanah, berlauk dedak, pengolah kata, berlauk daging. marbalik, berpaling, memutar, murtad. marbalian mata, berputar-putar mengenai mata. sibalik mata, yang suka menipu, memperdaya seperti tukang sunglap. sibalik bija, = sibalik mata, juga sejenis parsili yang membuat penyakit berbalik. sibalik hunik, merah fajar, langit yang menguning di waktu pagi. balik buhu, unit perapian dapur yang terbuat dari kayu. marsibalik, mendelik (mata). baliksa, baliksa apala, apalagi, justru sebaliknya, malahan. di balik ni i, kecuali, sebaliknya. di balik ni pintu, di belakang pintu. pamalik, tengkulak, pedagang perantara. balikbalik, lapis jerami atau daun pisang untuk membagi daging. mamalikmalik, (dibalibalik), mengikat tangan orang di punggungnya.
29 baling baling, berputar, serong karena angin. mamalingi, membengkokkan. marbalingan, berputar tentang benda-benda. baling, tang pembaling mata gergaji. balingbaling, baling-baling, misalnya alat mengusir burung dari sawah. marbalingbaling, senantiasa berputar-putar.
30 balok parit yang menandakan batas, batas, watas. marbalokhon, berwataskan. parbalohan, perbatasan. hotang pamalok, seutas rotan dengan mana orang menarik garis lurus di ladang untuk membuat parit-parit kecil antara batang-batang padi. hombar balok, tetangga terdekat, yang berbatasan langsung. paorot balok, menggeser patok batas. balokbalok, uang atau cincin dari pasien kepada datu agar penyakit itu tidak menular pada dukun. hau balok, pembidangan dari balok-balok besar di atas mana rumah dibangun (Angkola)
31 balun mamalun, gulung, menggulung (tikar). balunan ni abit, = balunan, simpul yang mengikat pakaian, dalam simpul ini disimpan segala sesuatu. paramak so balunon, seorang yang kaya yang sering kali menerima tamu sehingga tikar untuk tamu tidak pernah digulung.
32 balut mamalut, memalut, membungkus. mamaluti, membaluti, membungkusi. mamaluthon, membalutkan. balutan, balutan, bebat. tali balut, tali balut, untuk membungkus.
33 bana montan bana, = marhangoluan, lihat ontan.
34 banda parbandaan, kuburan. mamandahon, mengebumikan, mengubur.
35 bandar pondok tempat bermalam, sering dipakai sebagai nama kampung. Bandar Pulo.
36 banding I. agak berjauhan se-dikit, tidak ramah lagi terhadap orang. II. terpisah. pabanding, menyampingkan.
37 bangar besar. lali bangar, elang besar. na bangarbangar, besar (tentang manusia dan ternak).
38 bangga = banggal.
39 bangka (= talha), takik pada balatuk. mamangka, menakik batang kayu supaya bisa dipanjat. bangka rohana, terluka perasaannya.
40 bangkal I. timbaho bangkal, sejenis tembakau Batak. II. bangkalbangkal, tidak subur (tentang tanah).
41 bangkang terlalu besar, terlalu tua. bangkang ompaon, terlampau besar untuk digendong. bangkang daging, kaku.
42 bangkar kulit pohon enau yang keras yang terdapat pada cabang bawah dan meliliti ijuk, bersama ijuk ini merupakan bahan yang berharga untuk menutup atap. bangkaran, bunting (tentang ternak). parsili bangkar, orang-orangan (parsili) yang terbuat dari pelepah enau, sebagai silih penangkal cedera wanita hamil.
43 bangkir I. sambangkir, satu rupiah. rupia bangkir, satu rupiah (bukan rupia tali. sada tali = 25 sen). II. mambangkir, memotong dan memelah hingga sisanya tak berarti. pabangkirbangkir, membelokkan ke kanan ke kiri. mabangkir, lepas (potongan-potongan kecil dari luka). Bangkiring, tali pengikat, misalnya kebaya pada pinggang (ganti kancing).
44 bangkit bangkit, berdiri, dinobatkan (jadi raja). bangkit raja, dinobatkan jadi raja. pabangkit, mengangkat seseorang ke kedudukan terhormat. hababangkit, penobatan, pengangkatan, pelantikan.
45 bangku bangku. marbangkubangku, berbentuk bangku, berbangku-bangku.
46 bangsi sejenis kampak, beliung.
47 bangun I. = domu, bangunan ni roha, kesayangan teman karib kepada siapa segala-galanya dapat dikatakan (= hasudungan ni roha). sabangunan, sepasang, satu perlengkapan. ogung sabangunan, seperangkat gendang. ulaula tonun sabangunan, satu set alat tenun. ulaula ni tungkang sabangunan, seperangkat alat tukang. mamangunmanguni, mengadopsi secara pesta seorang yatim-piatu dalam marga yang asal usulnya tak jelas. II. bangunbangun, sejenis tumbuhan sayur. bangunbangun ni begu, sejenis tumbuhan liar. bangunbangun na bara, sejenis tumbuhan liar.
48 baning kura-kura yang besar.
49 banjar I. deretan, baris. sambanjar, satu deretan, sebaris. II. = huta, kampung. P.B.: tais pe banjar ginjang, mandapot do i raja huta, bagaimanapun panjangnya sebuah kampung, terdapat juga pemimpinnya.
50 bantal bantal.
51 banua negeri, jagad, daerah, benua, dunia wilayah. banuaginjang, kayangan, jagad atas, benua atas tempat tinggal dewata. banua tonga on, jagad tengah, dunia ini, bumi ini. banua toru, jagad bawah, benua bawah, tempat tinggal begu. banua banyak dipakai dalam nama wilayah: Banua Rea, Banua Aji.
52 bao tingkat kekerabatan: isteri saudara laki-laki isteri seseorang. atau : suami saudara perempuan suami seseorang. juga: menantu laki-laki. dalam adat Batak dilarang keras menikahi bao, kalau menjadi janda. bao rohana, hatinya agak risih, mulai renggang yang sebelumnya akrab. anak baobao, semua orang dari marga lain daripada marganya sendiri, bisa mengawini puterinya, juga putera-putera seorang lelaki yang tinggal di rumah mertuanya, bao, juga: sapaan untuk seorang laki-laki. baobao ni api, boaboa ni api, lihat boa.
53 bap tiruan sesuatu yang rebah. marbabap, rebah.
54 bara I. kolong rumah, tempat tinggal ternak waktu malam, kandang. bara ni hoda, kandang kuda. pabarahon, memasukkan ternak ke kandang. sijalo bara, nama kerabat yang pada mengawinkan perempuan menerima bagian yang terbesar setelah parboru. bagian ini adalah tau pabaraon, yaitu yang dapat dimasukkan ke kandang, jadi ternak, oleh karena itu orang ini disebut juga pamarai, oleh sebab dia menerima mas kawin (= yang membawa ke kandang) bagiannya disebut juga upa pamarai. II. na bara, cokelat (tentang warna kuda dan pakaian). sibara mata, sejenis burung. III. barabaraon, pertanda usia anak kecil: berumur satu sampai tiga bulan.
55 barak barakbarak ni hambing, kandang kambing.
56 barang barang, benda, barang dagangan.
57 barangan sejenis pohon, yang bu- ahnya dapat dimakan.
58 barat melintang. pabarat, me-lintangkan. pamarati di hata,memutarbalikkan kata-kata. ba-rat pamerengna, matanya marah.Huta Barat, wilayah di Silindung. mamarat, melintang, me-malang.
59 barbar mambarbar, mengerjakan kayu atau batu dengan rimbas, menetak, mengampak, memarang. tungkang pambarbar, pengampak, orang yang ahli dalam merimbas.
60 bari I. basi, mengenai rasa misalnya nasi, juga: citarasa dalam mulut. baribari, basi. daon bari, (obat terhadap rasa basi) sekapur sirih atau tembakau. manghabarion, memperdulikan sesuatu. II. bari = asi. bari roha = asi roha.
61 baris I. baris, jalan yang biasa dijalani hewan. P.B.: barisbaris ni gaja di rura pangaloan, molo marsuru raja, denggan ma nioloan, ia so nioloan, tumunda hamagoan, molo oloan, dapotan pangomoan, barisan gajah, di lembah pangaloan, bila raja bertitah, elok diyakan, bila tak diyakan, berakibat merugikan, bila diyakan, alamat keberuntungan. marbarisbaris, berbaris-baris, berjejer-jejer. barisan, barisan, jajaran. II. mamaris, memestakan seseorang yang baru luput dari tangan musuh, menyambut tamu agung atau orang yang baru dilepaskan dari pasungan.
62 barita berita, kabar, pesan, penghormatan pribadi. barita mago, berita buruk, kabar jelek. barita gabe, kabar baik, berita sejahtera. barita angin, kabar angin, desas-desus. barita na uli, Injil, Evangelium. barita las ni roha, berita suka cita. barita, juga: terkenal, masyhur. sega baritana, rusak nama baik. tarbarita, terkenal, termasyhur. mamaritahon, mengumumkan, memberitakan. parbarita na uli, atau siboan na uli, pembawa berita baik. natarbaritaan, amat termasyhur, yang paling terkenal.
63 baru (pendekan dari imbaru), baru. taon baru, tahun baru.
64 barut gondok. baruton, gondokan, bergondok.
65 bas tiruan bunyi `bas`. marlabas, bunyi tembakan.
66 basa I. ramah, baik, karunia, murah hati, suka memberi. marbasa, berbaik, bermurah hati. denggan basana, kebaikan, kemurahan hati. mardenggan basa, bermurah hati. asi roham, denggan basam, doa: berbelaskasihan dan bermurahhatilah Dikau. basabasa, pemberian, anugerah. mamasamasahon, (dibasabasahon), meng- (di-) anugerahkan. ngenge basa, cacar air yang kecil dan tidak bahaya. dalmet batu pinasa, lambok soada basa, lembut batu nangka, berbicara manis tidak suka memberi, budi bahasa baik tanpa pemberian. uli basa = denggan basa. II. basa (dari =masa) menunjuk waktu yang akan datang, berikut. basa onan, pekan berikutnya. basa minggu, minggu yang akan datang. basa adui, kelak di kemudian hari. na basa onan i, hari pekan yang baru lewat. na basa minggu i, minggu yang baru lewat.
67 basahan = basan, kain yang buruk.
68 basi sejumlah uang yang masih perlu dibayarkan untuk menggenapi jumlah itu: (= panendek, lihat tendek).
69 basir duri, benda tajam seperti bambu runcing yang dimasukkan ke tanah sebagai rancau terhadap musuh. hona basir, kemasukan duri atau benda tajam. tarbasir, idem. basirbasir, merasa dirinya seakan-akan ditusuk.
70 baso I. adat istiadat, adat sehubungan dengan apa yang terlarang. na umboto baso, orang yang tahu aturan, misalnya dalam pembicaraan. gilogilo baso, gangguan jiwa yang enteng pikirannya tidak waras. II. baso = hambar, hambar, kehilangan rasa aslinya. hapur na baso, kapur yang tak ada kekuatan lagi, tawar. baso parbinotoan, pengetahuan yang tidak tepat lagi, tidak persis. III. baso, bahwa dalam kalimat yang menegaskan. hudok baso hatangki, kukatakan bahwa ucapanku benar. juga: basa. IV. sibaso, laki-laki tetapi terlebih wanita yang karasukan roh. juga: bidan yang sekaligus: dukun. sibaso na bolon, medium. juga: sebutan roh ompu parsadaan ni sada horja, nenek bersama dari seluruh kesatuan persembahan, dari dia diharapkan berkat kelahiran anak. V. baso, berkurang mengenai kesaktian dan dukacita.
71 basung tangkai kapak.
72 Batak mamatak, menunggang kuda tunggangan sambil memacunya untuk jalan cepat. batak hodami, larikan kudamu itu. piga dan batahonmu, berapa lama kau tempuh dengan menunggang kuda. habatahon, masalah batak, adat dan hukum suku Batak. manghabatakhon, menterjemahkan dalam bahasa batak, membahasabatakkan. batahi, tongkat penggiring ternak. arti kiasan juga: cemeti, cambuk.
73 batang batang kayu, dasar arus sungai, peti mayat. juga: pembantu bilangan. dua batang, dua buah, dua biji. batang ni hau, pertengahan batang kayu. batang aek, sungai. batang toru, nama sebuah sungai Batang Toru di Tapanuli Selatan, dimana aek Sigeaon dan Situmandi, bergabung. pamatang, badan, tubuh, sosok (kata asal: batang).
74 batara I. Batara Guru, salah satu dari tiga dewata Batak. Gelar lengkapnya, batara guru paniangan, batara guru panungkunan, batara guru pandapotan, panungkunan ni uhum, pandapotan ni patik di jolma manisia, dalam doa Batara Guru serentak dipanggil bersama Soripada dan Mangalabulan (Malabulan) dan Mula Jadi Na Bolon, yang empat ini adalah dewa yang tertinggi. yang tiga pertama hanya disebut saja dewa yang tiga, ketiga dewa. II. bataraon, ganas, marah sekali. batara inaina, seorang laki-laki yang bertengkar dengan para perempuan di kampung.
75 batas batas.
76 batil panci masak untuk candu.
77 batin batin, dalam batin, tersembunyi, rahasia.
78 batis keping, penggal, kerat, potong. sambatis, sepenggal, sekerat, sepotong (misalnya sepotong kayu yang dipotong lu-rus). mamatis, memotong lurus.
79 batu batu, batu timbangan, biji buah. batu garaga, batu yang ditemukan pada daerah dimana ada air belerang. batu bodil, batu api (hitam). batu rese (rase), batu kersik. batu ping, batu keras agak licin. batu peo, granit. batu parbue, batu pasir, lapisan tanah yang lama-lama mengeras. batu ranggisgis, batu apung. batu loting, batu api yang kemerah-merahan. batu mamak, batu yang sangat keras, batu karang. batu sindor, batu yang curam ke atas. P.B.: batu sindor na so hasigean, batu mamak na so hagairan, karang yang curam yang tak didaki, batu karang yang tak bisa digaruk, artinya: tak terkalahkan. batu arang, batu arang. batu ni manuk, telur ayam. batu harang, batu karang (sakit ginjal). batu harangon, penyakit ginjal. batubatu, pelir, dakar. batu holing, batu kilat, batu merah yang digosok buat pewarna ukiran batak. batu ni jala, batu pemberat jala. sira batu, garam bungkal. batuan = batu ni dasing, batu timbangan. batuan ni uhum, vonnis, keputusan pengadilan.
80 batuk batuk. batuhon, menderita batuk. batukbatuk, terbatuk-batuk terus-menerus. mamatuk, memberi tanda kepada seseorang dengan jalan berbatuk.
81 bau I. bau, berbau busuk. sibau indahan, seorang yang sangat dibenci sehingga makanannya berbau busuk. baubauan, segala sesuatu yang enak baunya. bau jobat, musuh, yang sangat dibenci. juga: tembakau yang berbau busuk. II. mambau, menganyam dengan kercut atau rotan.
82 bauk bulu pada tubuh, juga: janggut.
83 baung ikan baung yang menyerupai sibahut.
84 Be I. distributif, setiap, masing-masing, tiap-tiap, ditempatkan di belakang predikat. laho be ma nasida, masing-masing mereka pergi. dijalo nasida saotik be, mereka masing-masing menerima sedikit. masitopot hutana be, mereka pergi ke kampungnya masing-masing. masidok hatana be, tiap-tiap orang berbicara. asingasing be, tiap-tiap orang berlainan. II. Dalam kalimat ingkar: lagi. ndang be, tidak lagi. unang be mulak tuson, jangan pulang lagi kesini. unang be taringoti i, jangan singgung itu lagi.
85 bea = barang, manang, atau, hanya dipakai dalam pustaha.
86 bebe mabebe, diputar, menjadi lembek dengan memutarnya. mambebe, memutar, memulas, menggulung, misalnya kulit kerbau. mambebe dihilala, terasa adanya royan. pambebe, royan. mambebe hoda, menjinakkan kuda dengan memutar kupingnya. pabebebebe, memutar-mutar kesana-kesini.
87 belek kaleng. tungkang belek, tukang kaleng.
88 belut tajam mengenai pisau dan senjata. belut hatana, kata-katanya mengena. parhata belut, orang yang kata-katanya berterima, masuk dalam hati.
89 benda lambat, perlahan. diparbendabendai, lama memahami orang.
90 bendel (= bandol), kenyal, alot, sulit dikunyah. parroha na bendel, orang yang tidak ambil pusing dengan tegoran. P.B: hinarat hulinghuling sai bendelbendel, naroa do halakmanghuling molo sai mengkelengkel, kenyal kulit digigit, jeleknya orang bicara kalau terus tertawa.
91 bendi kereta beroda dua.
92 bendul habendulan pat, kaki yang telah lama sakit, tetapi tidak luka, hingga tidak bisa dipakai.
93 bendung marbendungbendung, berpaling.
94 benggol uang logam 2,5 sen.
95 beo bea, pajak, retribusi, cukai.
96 berang berang, marah.
97 besan = bao. pinarbesan, = eda.
98 beta sebutan untuk meminta seseorang supaya turut pergi, mari, ayo. beta ma hita, marilah kita pergi, marbetabeta, mengajak dengan kata beta. mametameta, idem.
99 betet sibetet, gadis kecil (= sitatap) sebutan yang diberikan kepada anak perempuan kecil. orang tua menandakan kata manis ini juga anak perempuannya yang telah dewasa.
100 biak = robar, biawak.
101 biang anjing. langelange bi-ang, berenang kayak anjing. biangbiang, bibit sejenis rumput yang dipakai anak-anak sebagai main-mainan.
102 biar takut. mabiar, takut. parbiar, penakut. manghabiari, menakuti. habiaran, yang ditakuti, tumagam habiaran, selalu saja takut (mida). ndang mabiar hami mida musu, bukannya kami takut pada musuh. umbiar, komperatif: lebih takut. mambibiari, (dipambibiari), menakut-nakuti (ditakut-takuti). marhabiaran, mempunyai rasa takut. on do biarhu, inilah yang aku kuwatirkan. aha ma habiaranku, apalah yang saya takutkan.
103 bias rasa benci, rasa bosan, muak. biasan, sangat membenci. marbiasbias (mida), merasa benci, bosan. parbiasbiason, rasa benci, rasa mual.
104 biat penuh sekali misalnya tentang payudara wanita.
105 bibi I. bebek. II. mentah, tidak masak (tentang buah dan padi). bibi ni uma, buah mentah. bibion, waktu padi dalam bulir dan belum masak. mareme na bibi, (arti sembunyi) abortus, keguguran. III. pabibi singir, mengingatkan piutang.
106 bibir bibir, pinggir. dipabibirbibir, memaki orang dengan kata bibir misalnya bibir ni on, (kasar). na bibir, pengobrol. P.B.: niarit lili bahen pambaba, jolo nidilat bibir asa nidok hata, lidi diarit buat rajutan, hendaknya jilat bibir sebelum bicara, artinya: jangan asal ngomong, pikir-pikir dulu baru bicara. P.B.: sineat ni raut gambiri tata do daonna, sineat ni bibir juhut ma daonna, tersayat pisau diobati dengan kemiri, tersayat omongan bibir, diobati dengan daging. mambibiri, merajut pinggiran tikar, sumpit, keranjang dsb.
107 bibit arif, bijak, cerdas, tajam ingatannya. na bibit di hata, yang ingat segala-galanya.
108 bidal bidalbidal, orang yang tak disenangi, yang dibenci orang.
109 bidang lebar, luas, lapang. pabidanghon, melebarkan, melapangkan, meluaskan. sadia bidangna, berapa bidangnya.
110 bido parbidoan, rumah (And).
111 bihi sibihi, saksi mata.
112 bija I. menikam, membunuh. II. sibijaon = tulang dan amangboru.
113 bilang mamilang, membilang, menghitung. bilangan, bilangan, jumlah. pamilang, pembilang pada pecahan. habilangan, bisa dihitung. ndang habilangan, tak bisa dihitung. bilangbilang, potongan kayu kecil untuk menandakan puluhan dan ratusan sewaktu menghitung, alat peraga untuk berhitung. bilang! pintor bi-lang!, seruan pada permulaan pertempuran: hitung siap hitung! (sejenis doa agar Allah menentukan siapa yang pantas me-nang). marbilangbilang tu dirim ma ho, itu jatuh padamu, terserah kaulah dengan segala akibatnya. pamilangina ndang tuk, sedikit saja untuk dihitung, sebab tidak sampai ratusan.
114 bilga = balga.
115 bilik kamar dalam rumah batak dengan menggantungkan tikar-tikar.
116 binatang (dari batang?), bandingkan pahan: pinahan. dahan: indahan.binatang sering juga diserukan untuk memaki-maki.
117 bindu bab, babak, pasal. marbindu songon surat, margalung songon hauma, babak demi babak seperti tulisan, berpetak-petak seperti sawah. sambindu ma jolo, satu bab dulu. marbindubindu, berpasal-pasal. bindu matoga, penjuru angin, delapan penjuru, gambar-gambaran sihir yang digambar dukun di tanah waktu bernujum.
118 bingkas I. sebab musabab, bermula dari. marbingkas, mempunyai sebab, bersebab, beralasan. dia bingkasna, apa alasannya?. parbingkasan, mula, sebab-musabab. marbingkas mago, marbinsir lonong, kejatuhan (kehancuran) ada sebabnya. II. bingkas, terpicu le-pas. mamingkas, lecot, menembakkan senapan. bingkasing-kas, bedil-bedilan. bingkasborngin, tembak-menembak diwaktu malam (pada perang yanghebat). bingkas, = tole, ayomari, maju (istilah perang).bingkas pusupusuna, ia menjadi marah, hati panas. mamingkasi bada, mencari alasan untuk berkelahi.
119 bingkis mamingkis, mengikat erat, ditutup rapat-rapat.
120 bintang bintang, lencana kehormatan. parbintangan, perbintangan. bintang sidongdong, bintang kejora. bintang pariama, lihat pariama. te ni bintang, komet. sabur bintang, ayam yang berbintik-bintik putih.
121 biola biola.
122 birat melimpah mengenai tetek.
123 biring luka yang dalam pada kaki dan payah sembuh. biringon, menderita penyakit seperti itu. Birnat, dibanjiri, kegenangan.
124 biru sejenis palem hutan.
125 bisa racun, bisa (misalnya ular, harimau, serangga yang beracun). na bisa, yang beracun, berbisa. marbisa, bisaon, (juga: simaon), mengandung bisa atau racun. roha na bisaon, hati busuk, jahat, sifat yang berbisa.
126 bisik padi yang dihamburkan di kain rambu siporhas (parbisihan) untuk mengetahui bahaya apa yang akan menimpa.
127 bistik tempat batang bambu pada mana jala berempat segi (sulangat) digantungkan.
128 biti bitibiti, hal perbuatan mengadu, hal mengumpat. dibitibiti ahu, dia memanaskan hatiku dengan kata-kata yang membencikan.
129 bius (juga bus), wilayah desa untuk mempersembahkan kurban, misalnya: si Lindung tanpa Si Poholon. bersama-sama mereka menyembelih kerbau. sambariba horbo, wilayah desa yang bertanggungjawab atas setengah bagian kerbau. sangkae horbo, seperempat kerbau. marbiusbius, secara wilayah desa-desa, menurut bius.
130 biut marbiutbiut, kusut, terpilin-pilin (benang). juga. lari tidak teratur (mengenai orang-orang pelarian).
131 bobok I. mambobok, mengikat bersama-sama. bobohan, berkas misalnya: kayu. sihalung bobok, kerbau yang tanduk melengkung ke bawah. II. marbobok, heran, tercengang-cengang.
132 bobol mambobol, menyimpan se-suatu untuk dirinya yang sebe-narnya harus diberikan kepada orang lain.
133 bobos termangu-mangu, silu, bobonosan, sangat termangu-mangu.
134 boi itu boleh, itu baik. boi do? bolehkah? dapatkah?
135 bola I. mabola, belah dua, pecah. angka bola, idem. bola dua, terbelah dua. mamola, membelah. mamolai, memelahi, dijadikan dua. sambola, setengah, sebelah. bolabola, belahan, pecahan, juga usaha pecahbelah. mamolamola, memecah, menceraikan orang atau kelompok, berusaha supaya hubungan baik misalnya: antara suami-isteri retak. pamolamola, pemecahbelah orang yang bersatu. pamolai, pemecahbelah, pembuat perselisihan. sibola huta, perusuh kampung. bola panjang sahuta, idem. bola piak, terbelah di tengah-tengah. marsambola, memelah dirinya dalam dua bagian, berbelah pihak. sibola monis, pemelah menir, orang kikir, pelit sekali. bola pinang, bandingkan pinang. tali bolabola, serudung, pengikat kepala kerbau. P.B.: nilompa tiung, angka silgang angka bola, di jabu pangaririt, di toru pamolamola, memasak tiung yang terbelah, di rumah berada peminang gadis, di bawah rumah berada pemecah belah. sibola bubungan, sejenis ular. II. sibola, sejenis pohon kayu berdaun merah.
136 bolak lebar, lapang, luas. pabolakhon, melebarkan, memperluas, menghamparkan. silalahi na bolak, nama danau dan pantainya di Utara Danau Toba. padang bolak, padang luas, nama wilayah di Sipirok Angkola. bolak roha, terkecut, kaget. bolak ni gaor, yang paling gelisah, teramat ribut (mungkin seperti = sungkot ni). bolak ni hinadenggan, yang paling cantik, teramat bagus, keelokan.
137 bolong (bdk ambolong), terbuang. mambolonghon, membuang apa yang tidak berguna. menceraikan isteri. sibolongbolong, apa saja yang dibuang orang sebagai sesuatu yang tak berguna.
138 bom tiruan bunyi `bom`. mardobom, jatuh mendebak.
139 bonang benang, terutama benang untuk menenun. sibonang, sejenis anjing kurus putih. bonangbonang, tumbuhan yang harum baunya dan batangnya warna putih seperti benang.
140 bonar I. jujur, benar, adil, tulus hati. habonaron, kebenaran, ketulusan hati, sejenis begu yang dianggap pembawa kebaikan. urang habonaron, sejenis homang. II. gencatan senjata. tano bonar, daerah netral, tidak boleh berperang. pamonari, orang yang mengadakan gencatan senjata.
141 bonbon sejenis lebah kecil. puli bonbon, lihat puli. II. mate habonbonan, meninggal sebelum lepas dilahirkan.
142 bondol sulit, muskil.
143 bong marbobong, berdengung mengenai kumbang. pekak sewaktu mengetuk. marbobongbobong, gelitik, geli dalam telinga. lihat bobong dan beng.
144 bongkak mamongkak, sebuah parit dibendung setengah agar sebagian air mengalir keluar.
145 bongkol marbongkol, = martingki. Bongkong, terikat pada rumah mengenai orang tua.
146 bongkot = bongot.
147 bonjol imam bonjol, pendekar perang paderi tahun 1830.
148 bonjor tempat untuk beristirahat atau tidur di bawah langit terbuka. parbonjoran, idem.
149 bor bor, alat pembuat lobang dengan putaran.
150 bora bora turun = mora turun, hari ke-9 penanggalan.
151 borak borakborak, berteriak keras-keras mengenai anak-anak.
152 borang borangborang, berang-berang (= silosilo).
153 borat berat mengenai muatan orang dan kapal. boratan, penuh muatan (= sorat). borat dagingna, berat badannya, hamil.
154 borok siborok, anak kodok. P.B.: nda mutu siborok manjalahi guluan, nda mutu roha manjalahi hangoluan, takkan anak kodok mencari kubangan, takkan habis akal kita mencari nafkah.
155 borong I. mamorong, menahan. tarborong, tertahan. ndang haborongan, tak bisa ditahan. II. mamorong, memborong, mengkontrak. paboronghon, memborongkan, mengkontrakkan. gaji borong, gaji yang ditentukan sesuai dengan borongan. III. borongborong, kumbang hitam penggorok kayu.
156 bosan keseganan, menjijikkan, merasa asing. Bosar, I. radang, barah, bosaron, menderita peradangan, berbisul-bisul. II. bosar, subur. napu bosar, amat subur.
157 bot (bdk bodari dari: bot ari) sudah gelap, menjelang malam. bot ma ari, hari mulai gelap, matahari mulai terbenam. nunga bot ari, sudah petang ari. guling bot, menjelang malam. bot ni ari, sore.
158 bota botabota, biji-biji pa-yang sewaktu menumbuk tidak pecah.
159 botang tegap, dewasa mengenai tubuh.
160 boto umboto, tahu, mengetahui. mamoto, idem (di). dipabotohon, diberitahu (tu). parbinotoan, pengetahuan. so pamotoanna, tak sepengetahuan. hupabotoboto i, mana aku tahu tentang itu. marpinabotoboto, berbuat seakan tahu, tidak peduli. ndang botobotoanku i, itu bukan ulahku. pamotoan, pengetahuan. P.B.: napuran tanotano na sinuan di onan, manumpak ma Debata, dipaganda parbinotoan, tumbuh sirih ditanam di pekan, semoga dengan pertolongan Allah, pengetahuan itu ditambahkan.
161 botol botol.
162 bual marbualbual, membubung mengenai asap. Bualbuali, nama gunung dekat Sipirok dengan air belerang.
163 buang mamuanghon, I. membuang, mengasingkan. tarbuang, dibuang, diasingkan, dikucilkan. habuangan, tempat pengasingan. II. mambuang, memberikan secara berlimpah. P.B.: binuangbinuang ganda hinolithinolit lonong, memberikan berlimpah limpah berganda, pe-lit-pelit malah tenggelam. III. sibuangbuangi, rotan yang dipasang di ladang untuk menggerakkan untuk mengusir burung. sambil buang, jerat.
164 buas I. royal, tidak hemat, dermawan, murah, suka memberi, tak pelit, suka menjamu orang. manghabuashon, membagi-bagi secara murah. II. buasbuas, mengeluh, berkeluh.
165 buat mambuat, mengambil. mambuati, mamuati, mengambil dari sesuatu, mengambili. roha na marpambuat, tuntutan untuk memperoleh untung, bersikap mengambil muka, egois. mambuat roha, mengambil hati. pambuatan, tempat pengambilan sesuatu. pambuatan goar, asal pengambilan nama. marpamuati ma roham, janganlah marah. dibuati murukna, berkurang marahnya. na binuatna, isterinya, bininya. parbuaton, harta, kekayaan. tuk parbuatonna, cukup berada. dibuat na mambuat, diambil orang.
166 bubu bubu. marbubu, menangkap ikan dengan bubu. P.B.: tu julu dapot bubu, tu jae dapot tunggal, ke hulu terpukat, ke hilir terperangkap, lepas dari mulut harimau, masuk ke mulut buaya.
167 bubuk na so habubuhan, perawan, yang belum pernah bersetubuh.
168 bubung bubung. ulok si bola bubungon, ular hitam besar.
169 bubur I. bubur, bubur nasi. II. marbubur, suara yang berbunyi `bur` misalnya bunyi senapang, jatuh ke lobang.
170 bubus bobol, bocor. parau bubus (arti kiasan), pemboros. marbubus, mengalir, terluap air, bocor.
171 bubut mengembung mengenai tubuh. bubuton, dalam keadaan mengembung mengenai tubuh.
172 budak cercaan: budak. na budak, berat, lambat.
173 buhul mamuhul, menentukan, memastikan, menetapkan mengenai jangka waktu. ari na binuhul, waktu atau hari yang ditetapkan.
174 bujang kemaluan perempuan, puki.
175 bujuk I. mamujuk, membujuk. II. sejenis ikan yang sangat rakus dan memakan anaknya, kiasan: seorang pemimpin yang menganiaya rakyatnya.
176 bujur baik mengenai arah angin pada pelayaran.
177 buku buku, kitab.
178 bulan I. bulan (bagian dari tahun), bulan (di langit). bulan mate, bulan mati. bulan sasabi, bulan sabit. poltak bulan, muncul bulan, bulan timbul. dioro bulan, datang bulan, haid. oro ni bulan, menstruasi. marsahit bulan, sakit haid. solpot bulanon, kambuhnya penyakit ayan pada bulan timbul. hu di bulanna, penuh bulannya, mau melahirkan. dan bulan, cendawan bulan. sinabulan, sejenis pohon besar. mangalabulan (malabulan), satu dari tiga dewata tertinggi. II. bulan, perjanjian. marbulan, berjanji dengan sumpah. sumintak bulan, memperkuat perjanjian dengan sumpah sambil memegang ganaganaan.
179 bulang mabulang, menutup mata dengan kain. bulangbulang, bulang, kain yang dipakai meliliti kepala. surik na binulang, bdk surik.
180 bulbul marbulbul, melingkar, naik membubung mengenai asap. mamulbul, menghembus. dibulbul alogo, angin menghembusnya. bulbulan ni dengke, pemusing-musingan, kumpulan dari banyak ikan atau orang.
181 bule I. mabule, = mahap. II. bulebule, bejana kecil berleher kuncup, mangkok kecil.
182 bulu buluh, bambu. jenis-jenisnya: bulu godang, sejbambu besar, yang dipakai untuk tempat mengambil air. bulu duri, buluh duri. bulu suraton, bambu, yang dahulu kala dibuat untuk menulis. bulu laga, bulu sorik, bulu tolang, jenis-jenis bambu liar di hutan. bulu hungkung, bulu parapat, bulu tangan, bulu songa. simarbulubulu, sejenis rumput yang daunnya menyerupai daun bambu. P.B.: bulu soban, musu dongan, kayu api dari bambu, kawan bisa jadi musuh. P.B.: sinuan bulu sibahen na las, sinuan uhum sibahen na horas, tanamlah bambu agar hangat, carilah keadilan biar selamat. urat ni bulu, akar bambu, jatah raja dari emas kawin. gorit bulu, jatah mahar yang diterima parboru. bdk gorit.
183 bulus sederhana, mudah, tulus. bulus roha, mudah, tak ada maksud lain, tak akal-akalan, polos. bulusan, lebih baik, lebih muda. bulusan nama ahu mate, unang mangolu, bagusan aku mati daripada hidup.
184 bum tiruan bunyi `bum`. marbumbum andalu, alu berdegar.
185 bumi tanah, bumi, angkasa. Kata ini sering dipakai dalam bahasa datu. tuan bumi (juga: bubi) na bolon, juga: taham (= tahan) bumi na bolon = pane na bolon, dewa astrologis
186 bun (tentang padi di sawah) melimpah, berhasil lebih daripada biasa. habunon, kelimpahan, pertambahan.
187 bundar sikat. mamundar, menyikat.
188 bunga bunga, sewa, rente. juga: bungabunga. marbunga, berbunga. bungabunga ni hagabeon, hak kesulungan. sampe bunga, dewasa. hoda sibungabunga, kuda merah. bungabungaon, terserang penyakit dengan akibatnya kulit menjadi merah. bunga pansur, bunga merah. bunga rus, bunga mawar.
189 bungar marbungaran, makmur, meningkat, misalnya daerah, perdagangan.
190 bungkas pindah tempat diam-diam, minggat. marbungkasan, berpindahan, pindah dalam jumlah besar, eksodus, pindah bertebaran. pabungkas, memaksa, mengusir (dengan atau tanpa kekerasan). habungkasan, tempat yang ditinggalkan setelah diusir. parbungkasan, tempat, yang dituju setelah diusir. habubungkas, perpindahan, hal pindah, emigrasi.
191 bungkuk bungkuk, membungkuk ke muka.
192 bungkus bungkusan. mamungkus, membungkus. bungkusan, bungkusan.
193 buni sembunyi, tersembunyi, terpencil, dirahasiakan. mamunihon, menyembunyikan. pabunibuni, idem. manabunihon (ditabunihon), menyembunyikan. martabuni, tersembunyi. marsibuni, merondokkan sesuatu secara sembunyi. sihabunian, rahasia. di sihabunian, diam-diam lepas dari pengetahuan orang. sibunian, barang rondokan. baro buni, disentri.
194 buntal besar, kuat mengenai badan, bulat. dengke (ihan) buntal, ikan peluru, tetrodon, berbahaya karena sengatnya yang berbisa. imbulu buntal, sengat ikan ini, dipakai untuk pencampuran racun, buntalan, buku, tumbuh ganda, tumor.
195 bur tiruan bunyi segala sesuatu yang jatuh. mardubum (mardobur), kena dobrak.
196 bura kutukan, kualat. burabura, idem. mamurai, mengutuk. marburaburahon, mengutuk sesuatu atau seseorang. hona bura, kena kutuk. pamuraion, pengutukan.
197 burak marburakburak, berbual- bual mengenai air. ndang marburak, tidak lagi membual, yakni tidak mengembung.
198 buru I. marburu, berburu. mamuru, memburu. parburu, pemburu. biang parburu, anjing pemburu. paburuburu, mengejar-ngejar. paburuon, pengejaran. II. mangiburu, lihat iburu.
199 buruk tua, buruk, jelek. roha buruk, hati buruk, malas, mentalitas buruk. taon na buruk, tahun yang baru lewat. burukburuk ni abit, kain usang, pakaian bekas. habuburuk, keburukan, lusuh.
200 burung ringgit burung, gulden Nederland. burung, burung.
201 burut buruton, busuk di dalam mengenai buah dan manusia.
202 bus = bius.Busan, busanbusanan, peralatan kecil yang dapat dipakai dan dibawa seperti seorang dukun yang selalu membawa peralatan kecil.
203 busuk busuk. hata na busuk, kata-kata kotor, jelek. habusuhon, kebusukan, kejelekan hati. busukbusuhan, timbunan jerami di ladang.
204 busung busungon, perut yang gendut karena banyak makan.
205 busur mamusur, membersihkan katun (kapas).
206 buta I. buta. tunggul buta, sejenis kayu berdaun kecil .II. mamuta, menutup lobang. nunga buta, permainan tidak sah. III. buta, bagian lembek pada gigi, kuku, yang gampang berdarah.
207 butbut mambutbut, mencabut misalnya ubi, rumput, rambut dsb.
208 butir butir-butir karena gigitan nyamuk atau kutu busuk. marbutir daging, berbutir mengenai kudisan. butir ni roha, keseganan, keengganan, tidak mau, risih. mamuturi, gigitan semut yang gatal di kulit.
209 baha (diwarisi?) sifat, watak, perangai. i nama bahangku, itulah sifat saya. bahana do i, sifatnya demikian, kepribadiannya demikian.
210 bahé batu-batu kecil yang dipakai anak-anak untuk bermain-main. parsibahean, tempat anak-anak bermain. sibahe, batu.
211 bajo marbajo, mengintip orang, pergi untuk menyamun orang. mamajo, menyerang orang. bajoan, tempat penyamun bersembunyi. parbajo, penyamun orang, perampok. mamajo hata ni si Anu, mengamat-amati perkataan seseorang.
212 balanja tabung bambu yang bercorot dan memakai tutup.
213 balé I. takaran, = 1/4 solup (= tangkar). mamalai, menjual padi dengan bale, maka: dalam jumlah kecil. II. balai, pondok kecil. bale ni na mate, rumah mayat yang kecil di atas kuburan. bale ganjang, tempat bermalam. balebale, gubuk-gubuk, pondok, teratak, dangau.
214 bitis betis. bitis ni tangan, otot lengan bawah.
215 bugang luka. mabugang, terluka, luka-luka. mamugangi, melukai.
216 Bia = beha, bagaimana? Biahat, biahaton, ketakutan.
217 Bian = binsan.
218 Baul baulbaulon pamanganhu, saya salah kata.
219 Binda daging hewan yang disembelih, yang dibagi-bagikan di kampung. marbinda, menjual daging hewan.
220 Binga ulat darimana terjadi lalat. bingaon bugangna, ber-kuman lukanya, di lukanya adabanyak keremi.
221 Bil lepas, terlepas. ndang olo bil, tidak mau lepas.
222 Bean bentu be yang diperpanjang.
223 Beat sorong mengenai mulut, lihat jeat. dipambebeati, menyerongkan mulut.
224 Base basebaseon, buruk, tua, usang, aus, lusuh karena sudah lama dipakai.
225 Benes = bonos. bebenesan, dalam harapan penuh yang menakuti, putus asa.
226 Bile rendah, hina, papa, kecil (hingga tidak bisa dilawan). parbilean, mahluk yang hina, papa. bile sipasing, umbile ahu, kecil ulat capung, lebih kecil lagi aku, aku adalah lebih merana daripada ulat. sipasing, dikira sebagai pembunuh diri oleh karena ia sewaktu menjadi kepongpong menggantungkan diri.
227 Bugis orang Bugis. mandar bugis, sejenis mandar.Buha, mamuha, membuka (bdk bungka). buha, terbuka. mamuhai, membuka, memulai, mendahului. pabuha, membuka. buha baju, bdk baju. buhabuha ijuk, fajar pagi. buha siang hari, mulai pagi, subuh. buha hata, uang permohonan, agar raja membicarakan dan menimbang sipemberi uang. buha parhalaan, jatah, (jambar) yang merupakan hak kita pada saat perkawinan seorang gadis.
228 Bulut marbulutbulut, (mengenai benang, rambut), kusut.
229 Bahul bakul besar dari jerami untuk menyimpan beras atau padi. raja marbahulbahul na bolon, sikap raja, murah hati, pendengar yang baik, penuh timbang rasa dan berbudi luhur. bahulbahulhon ma i tu roham, camkanlah dalam hatimu, perhatikanlah itu.
230 Bolang belang. marbolang, berbelang mengenai binatang. sibolang, kain ulos yang berbelang. kuda dan anjing yang berbelang. Bolas, itu dapat, itu baik, boleh, sanggup, bisa. juga: na bolas.
231 Bona bagian bawah pohon, pangkal, sumber, permulaan, awal. bona ni pinasa, tanah asal, kampung halaman. bona ni alogo, daerah sumber angin. bona ni garar, panjar. bona taon, awal tahun. bona gordang, seorang yang berdiri paling dekat pada gordang waktu menari. bonan dolok, (=bona ni dolok) kaki gunung. sian bonana, dari mulanya. kambona, (kata bantu bilangan untuk tanaman) batang. sangkambona, sebatang. marbona, berasal, berawal. mamonai, memulai sesuatu. patumona, bdk mona. jabu bona, bagian utama rumah batak, letaknya di sebelah ujung kanan rumah, kalau kita masuk rumah.
232 Bua bua nona, buah nona (anona muricata). bua pala, buah pala.
233 Bodil bedil, senapan. mambodil, menembak dengan bedil. mamodili, menembaki. mamodilhon, menembakkan sesuatu misalnya peluru. bodilbodil, senapan anak-anak, bedil-bedilan. bodil aek, semprot air. bodil meriam, meriam. sira bodil, mesiu. masibodilan, saling menembak. pasibodilan, ajang pertempuran, medan laga. sibodil, sejenis ikan sungai. sambinodil, sejauh satu tembakan. duambinodil, sejauh dua tembakan.
234 Baen = bahen.
235 Boni benih. bonian sasolup, sebidang tanah yang dapat ditanami dengan seselup padi (solup). parbonibonian, bakul berisi dua atau tiga tuhuhan.
236 Badia kudus, suci, sakti, saleh, sering = sahala. sorur ma ho, ale badia ni gurunghu, awal dari mantera, berkenanlah dikau hai arwah sang guruku. badia hatahutan, = tunggal panaluan. habadiaon, kesucian, kekudusan, kesalehan. parbadiai, hormati (sebagai yang kudus). parbadia, = namarsahala, kudus, mulia, sakti. Tondi Porbadia, Roh Kudus. ulaon na badia, perjamuan suci, ekaristi kudus, misa. na sangap, na badia, mulia dan luhur, dipakai untuk Tuhan dan manusia.
237 Bane I. siala bane, pemberian (jatah) yang teman-teman sekampung menerima kalau seorang gadis dari kampung itu dinikahkan atau kalau sawah atau ladang dijual. II. banebane, tumbuhan yang berdaun wangi.
238 Baria peka, mudah merasa sakit, misalnya tentang mata, juga: arti kiasan, mudah tersinggung.
239 Borna warna. (juga: worna). sampuborna, berwarna-warna me-ngenai pakaian. sampuborna da-hanon, beras campuran.
240 baho I. marbaho, mengambil kapur barus. II. baho, sejenis pohon kayu.
241 banga lebar, terbuka lebar-lebar.
242 bangbang lebar, luas, lapang, longgar.
243 bangke bangkai binatang atau jasad orang yang meninggal. bangke ni duhut, = bangkiang, arun bangke, demam merana (silupa).
244 baro bisul, abses, barah, borok. baroon, berbisul, bisulan. baro buni, disentri amubawi. baro rarat, kanker. baropapan, bisul yang keras. baro imbulu, bisul pada akar bulu rambut. baro ulok, radang pada limpah. baro habang, sengal, encok, jerawat. songon aeon baro, seperti sakitnya bisul, penyakit atau penderitaan yang tak memancing perhatian orang, sakit tapi tak bahaya (oleh sebab dia yang bisulan itu tidak dikasihani).
245 bingke I. bingke bibirna, komat-kamit bibirnya mau menangis, mulutnya bergeringsing, karena susah hatinya. II. tangkai daun, pelepah daun.
246 bue banyak, cukup, berlebihan mengenai makanan dan padi. sibue, rumput kecil yang dicucukkan di antara padi dengan kepercayaan padi itu akan berbuah banyak. juga dimasukkan kayu untuk bonang. mabue, berketurunan banyak. matorop mabue, idem. parbue, buah. marparbue, berbuah. marparbuehon, menghasilkan. batu parbue, ba-tu pasir yang lembek, tetapi menjadi keras bila ada di udara.
247 bungka = buha. mamungka, membuka. sibungka botol, pembuka botol.
248 berek marberekberek, menceret dengan gemuruh dalam perut.
249 baririt = bariris.
250 bating cerdik, pandai mengenai datu.
251 bibis mengalir, mengalir keluar misalnya air dari periuk.
252 biding tepi (= topi). pabiding, menepi, pinggirkan, menyamping, hingga banyak orang bisa makan dari satu piring. mamiding, menepi, meminggir. ulok bidingbiding, nama sejenis ular.
253 barung satu duit, duit logam yang dulu berlaku. II. sibarung, burung bangau. III. barungbarung, gubuk, dangau, pengepungan.
254 bodo bodoh. habodohon, kebodohan.
255 buri kena cuci. mamuri, mencuci, membasuh. marburi, cuci tangan. parburian, tempat cuci tangan, kalau mau makan. mengutuk: buriapus ma ho, mudah-mudahan engkau mati, mampuslah kau. burilengse, burisiapsiap, buripatopato, burilandas, idem. Buriran, tembolok pada burung.
256 babandir sibabandir, sejenis kumbang yang dalam bahaya berpura-pura mati. sejenis tanaman paku.
257 babap marbabap, runtuh, roboh.
258 babiat harimau, macan. babiat sibolang, harimau berloreng. babiat balemun, harimau besar dan sangat ganas. parbabiatan, sarang, tempat harimau. mangido gogo tu gajah, mangido tongam tu babiat, mencari kekuatan pada orang yang kuat, kemuliaan pada raja.
259 babo marbabo, sibuk dengan kegiatan menyiangi di ladang, merumput di sawah pada waktu padi masih pendek. mambaboi, menyiangi, merumputi. baboan, musim menyiangi di sawah. di hamamasa ni baboan, di waktu menyiangi (di Silindung pada bulan Desember dan Januari), menyiangi dulu umumnya tugas kaum perempuan. parbaboan, ladang dimana orang menyiangi. ndang hababoan rohana, ia tidak dapat diperbaiki, sulit dibina, payah berubah sikap. parsoro ni ari na so hababoan, seorang penderita yang tidak lagi dapat dihiburi.
260 babolhas sejenis pohon perdu yang daunnya dipergunakan untuk penangkal (sipatolhas begu) sebagai persembahan makanan. bdk bolhas.
261 badoar sejenis rotan yang menyerupai buarbuar.
262 badoatan goyah, berjalan tidak tentu.
263 baeo = bayo. baean, = bayoan.Baga, bagabaga, sesuatu yang dijanjikan, janji. parbaga, (diparbaga), menjanjikan sesuatu untuk diri sendiri, mengharapkan, menduga. parbaga, marbagabagahon, menjanjikan. pabagabaga so mahap, janji yang selalu diperbaharui, tetapi tidak pernah ditepati.
264 bagalbagal kain topo, sepotong kain yang sudah buruk = siantal.
265 baganding sibaganding, ular yang berloreng dan berbisa. nama daerah dilembah Batang-Toru. dopa sibaganding, lihat. dopa. sibaganding naga mangupar, = pandingdingan (And).
266 bagiaha = manang aha (Angkola).
267 bagot pohon aren, enau. bagot ni posoposo, buah dada atau tetek ibu, payudara wanita (halus). mata ni bagot, mayang enau bakal sumber tuak. P.B.: bagot ni tonggi, bagot sibalbalon, paet na jolo i, ba tu tonggina ma tu joloan on, pohon enau yang manis, bakal penyadapan tuak, bersakit-sakit dulu, bertambah manis kemudian. P.B.: tinaba bagot rap dohot pangkona, didok pe hatami, sai adong do bahenonku alona, ditebang enau bersama batangnya, apapun anda katakan, ada padaku jawabnya, keras kepala, bandel. bagot ni horbo, susu kerbau. bagot ni ruma, ornamen alas dinding ruma Batak berupa empat buah payudara wanita perlambang kesejahteraan dan pengayoman.
268 bagudung tikus. anak ni bagudung, anak tikus, cacian, nama bagi pelanggar sumpah, atau yang bersumpah palsu.
269 bagulan = bolon.
270 bagure sejenis pohon kayu. sibagure tano, perdu yang keras kayunya, daunnya sering dibuat jadi sapu halaman.
271 bahal gerbang kampung. bahal batu, sebuah nama desa antara Silindung dan Toba. jomba bahal, upeti penduduk buat pemenang perang agar desa mereka tidak akan dihancurkan.
272 bahalbahal bahalbahalon, luka karena sering digosok, misalnya: hidung diwaktu flu.
273 bahat banyak (Angkola).
274 bahen mambahen, membuat, membikin, memperlakukan. bahen, untuk. bahen aha ? untuk apa? dialap bosi do bahen rabi, ia mengambil besi buat parang. pambahen, pembuat. pambahenan, perbuatan. bahenbahenan, ramuan, ulah, pekerjaan misalnya: ajiajian. bahen, baik, beres (yang dikerjakan), buatlah. dipambahen, dibuat bermacam-macam. aha bahenonku, aku mau bikin apa? beha bahenon, apa boleh buat? tarbahen, bisa, mungkin. ndang tarbahen, tak bisa, tak mungkin. ala ni aha umbahen? apa sebabnya maka? karena apa hingga? dia alana umbahen mate ibana, apa sebabnya dia meninggal? umbahen na mulak ahu, on do, sebabnya maka saya pulang, inilah. dia umbahen manjua ho? kenapa maka kau menapik? dibahen, dibuat, dikarenakan, disebabkan. talu ibana dibahen otona, kalah dia karena bodohnya. dibahen hatam umbahen mago hami, karena omonganmu kami hancur. bahenon ni, = dibahen, tetapi dibahen menunjukkan suatu peristiwa yang sudah terjadi dan bahenon ni menunjukkan sebab, yang akibatnya masih dinanti.
275 bahon mamahoni, membalas, membayar. mamahoni utang, melunasi hutang dengan bekerja rendah pada yang berpiutang. manjalo pamahoni, menerima kerja untuk mengganti hutang si pekerja.
276 bahota tondi sibahota, lihat tondi.
277 bahudung marbahudung, menarik diri ke hutan dan tinggal sendirian melawan musuh, bila ia mati dalam perlawanan itu orang tidak akan memperdulikannya dan tidak diadakan pembalasan. parbahudungan, tempat dalam hutan dimana orang seperti itu berdiam.
278 bahue sibahue, sejenis burung hutan.
279 bahung sejenis pohon kecil.
280 bahut I. ikan lele (kecil dan enak). II. bahutbahuton, menderita penyakit kelenjar yang bengkak, penyakit beguk, diobati dengan sibahut. sibahuton hata dibahen ho, terganggu pembicaraan gara-gara kau.
281 baion sejenis pandan yang dipakai untuk menganyam tikar dan bakul.
282 bajaure sejenis tumbuh-tumbuhan yang menyerupai simaremeeme, yang ditaruh dalam bubu sebagai pemikat bagi ikan.
283 bajiri tikus kecil.
284 bajogit bajogiton, terkejut, merinding ketakutan.
285 bajora I. sejenis tanaman berduri, serta buahnya yang pahit yang menghasilkan getah seperti baja. II. bajoraon, sangat terkejut.
286 bajur baik, teliti, cermat, rapi mengenai pekerjaan.
287 bajut = hajut, tas.
288 bakbak mabakbak, terkelupas, mengalir (tentang air mata). mambakbak, melepas, mengelupas (kulit kayu). sambakbak ulumanis, sebungkus kulit manis, sebanyak sekali mengambilnya.
289 balage pertikaian, perbantahan. marbalage, bertengkar, tidak sependapat. masibalagean, tidak cocok satu sama lain, saling menyindir, bertengkar, saling berbeda pendapat.
290 balakan. tang haumana ladangnya luas. tang indahan, nasi ada banyak.
291 balanga belanga, kuali dari besi. balanga saruam, sejenis kuali yang besar.
292 balanjo bekal yang dibawa di perjalanan, pangan, persediaan pangan, balanja (mungkin dari lanja, = bohal ni parlanja). juga: upah, gaji.
293 balatuk tangga. balatuk tunggal, sebatang kayu yang ditakik-takik hingga bisa dipakai sebagai tangga. santi balatuk, semua laki-laki bertanggungjawab untuk turut bertempur dalam perang (balatuk disini sebagai pars pro toto untuk seluruh rumah) pengaman tangga, penanggungjawab keamanan. balatuk sidean parnaehan, tangga yang mempunyai banyak anak tangganya, nama tangga rumah dalam doa-doa yang beralamat.
294 balbal pentung, kayu pemukul, belantan, gimbal, pukul dengan gada, banting. mambalbal, membanting, memukul, misalnya bagot yang harus dipukul lama sebelum tuak keluar. mambalbali, membantingi orang, memukul.
295 baledang nama sejenis ikan laut.
296 balemun harimau yang besar.
297 balga besar, gemuk, kuat. lam tu balgana, semakin besar. balga hatana, omong besar, membual, pembicaraan kasar dan menyakitkan hati. marsibalga, marnabalga, tidak sama besarnya, berbeda besar. habalgaon, besarnya. pabalgahon, memperbesar, memperluas. na balga, orang yang berkuasa, pembesar. balgana i, betapa besar.
298 balgang mamolgang, memasak daging atau ikan tanpa garam.
299 balge = balga, besar.
300 balging I. sambalging, sekerat, sepotong. II. tidur tanpa selimut atau pakaian, telanjang.
301 balguk na balguhan, = na balga.Bali, diusir, dikeluarkan dari kumpulan, dikucilkan, menyeberang, menular (penyakit). sahit na olo bali, penyakit yang menular. parbali, penjangkit. pabalihon, mengusir, mengeluarkan, membuang. marbalibali, bersifat menular (ten- tang penyakit). habalian ni huahua, tempat pembuangan kuah, tumpuan ampas, orang yang selalu dituduh.
302 baliang sejenis tumbuhan merambat.
303 baliga sisir pada perkakas tenun.
304 balige (= baliga?), nama kota pinggir Selatan Danau Toba.
305 balimbingan motor bis yang kecil.
306 balingbing belimbing. balingbing hau, sejenis pohon tamarinde. balingbing andor, sejenis kacang tanah.
307 balingkas mamalingkas, memeriksa semua dengan tangan, mengacau-balaukan.
308 balingkuhu tungku dari kayu sebagai pengganti batu.
309 balingsu tarbalingsu (dari baling?), terkilir, keseleo, terpelecok (tentang tangan dan kaki)
310 balintang kayu pengikat pagar yang dipasang melintang.
311 balisa gelisah, tidak tenang. balisaon mata, mata tidak mau tidur.
312 baliung beliung. habahaba sipoting baliung, pusaran angin (dari baling).
313 ballong lambat, perlahan sewaktu berjalan dan dalam perbuatan.
314 balo balo roha, senang. pabalo roha, (= paombun) menyenangkan orang, membuat hati senang dengan mendengarkan orang. dipabalo, memberi reaksi atas obat yang dimakan.
315 balobas tongkat berbentuk belebas yang dipakai sewaktu bertenun, belebas. balobas ni hata atau ulaon), pokok utama.
316 balobat sejenis ulos.
317 balobung dalan balobung, jalan besar dan lempang (mungkin ada hubungan dengan lobung, lempang, terbuka, dimana musuh tidak ditakuti).
318 balom getah pohon meang.
319 balontung bunga api yang berpui-pui di atas api.
320 balope daun pisang yang dipakai sebagai pembungkus sigaret.
321 balos mamalos, mamaloshon (tu), membalas, membalaskan. marbalos, berbalas, mendapat balasan. mamalos surat, membalas surat. pamalosan, pembalasan. balos ni, balasan, akibat dari (baik hal yang baik maupun hal yang jahat). uhum na roa balos ni uhum na denggan, budi dibalas jahil.
322 balsak marbalsakbalsak, memercik mengenai darah.
323 baltang ulat-ulat lalat yang terdapat di luka-luka.
324 baltuk na baltuhan, besar (hanya di Toba). Balu, I. mabalu, dalam keadaan janda, duda. na mabalu, janda, duda. manghabaluhon, balu dari mendiang si..... na hinabaluhon ni si B, janda/duda mendiang si B. sai huhabaluhon ma ho, cacian di antara suami-isteri. bagusan kau duluan mati. II. ronggur balu, petir dahsyat.
325 baluam sejenis pundi-pundi tempat uang.
326 baluang ikat pinggang dengan kantongan uang diselipkan.
327 baluangja rantai kecil pengikat tangan.
328 balungbalung penyakit pada perkencingan anak-anak. balungbalungon, menderita penyakit balungbalung.
329 balungun begu sibalungun, hantu, penyakit yang berasal dari si Balungun.
330 bandat lamban, berat, lambat.
331 bandaulu nama semacam tumbuh-tumbuhan yang harum baunya dan menyerupai banebane.
332 bandera bendera, panji-panji.
333 bandol (tentang makanan) ke-ras, alot, kenyal. = bendel.
334 baneara tumbuhan yang kalau diaduk dengan arang, menjadi bahan pewarna kain (ulos).
335 bangal kering tentang air susu wanita. tentang enau yang tidak menghasilkan tuak lagi.
336 bange tano bange, sejenis batuan putih dan asam (tanah liat) yang halus dan lunak yang bisa dimakan karena dianggap enak sebagai sedapan.
337 banggal besar, kuat. mabanggal, lebar mengenai dada dan muka, bertulang.
338 banggang = banggal.
339 banggar (juga banggal), besar, kuat.
340 banggas kuat, keras hati.
341 banggik sejenis biawak. rungkung banggik, sejenis pohon kayu.
342 bangging sambangging, sepotong, segumpal daging.
343 banggor sedikit serak, agak parau.
344 banggua sibanggua, = subang, dilarang.
345 banggungbanggungan sejenis ampang membawa daging.
346 banggur sedikit panas.
347 banggura sibanggura, sibanggua, bdk pungga.
348 bangkara wilayah dan tempat pemukiman Raja Sisingamangaraja di Selatan Danau Toba.
349 bangki sibangkion, air, gulokgulok ni sibangkion, = dengke, udang dan segala-galanya yang hidup di dalam air.
350 bangkiang rumput dan tunggul jerami di sawah yang sewaktu mengerjakan sawah itu dimasukkan untuk menjadi pupuk.
351 bangkin tidak senang, gundah, suram, murung. bangkin rohana tu ahu, dia tidak merasa enak pada saya, dia menentang saya.
352 bangkirison kurus kering (tentang orang atau anjing).
353 bangko darah daging, perangai, khasiat, akhlak, tabiat, sifat, watak, perilaku (tentang manusia dan binatang). bangko hian, sifat alami, asli, sifat yang mendasar. bangkona i, sudah sifatnya itu, tidak dapat diobah-obah, lazim demikian. juga: pangalahona do i, lazim demikian, tidak dapat diobah-obah.
354 bangkol lamban bergerak, perlahan-lahan, sungkan, enggan, berat hati, tidak suka. bangkol rohangku, enggan aku, berat hatiku, saya tidak suka (lawan: gigir).
355 bangkos berbau tak enak, berbau busuk (mengenai nafas).
356 bangkudu bengkudu, air akarnya menghasilkan getah warna merah untuk mewarnai benang tenunan. P.B.: sinuan bangkudu, tigor dangkana, mardalan pangulu, ditimbang hinatana, bengkudu ditanam, dahannya lurus, kalau pemimpin berjalan, semuanya yang dikatakannya ia mempertimbangkannya. Bangkurak, = tangkurak, tengkorak.
357 bangkurung sejenis jangkrik hitam.
358 bango dewasa, bersifat kelaki-lakian.
359 bangso bangsa, kaum.
360 banje beres, tuntas, komplit. nunga banje, persoalan sudah beres. banjebanje ulaon, tuntas pekerjaan, beres pelaksanaan tugas tanpa gangguan, tidak terbengkalai. Bansat, lambat, lamban.
361 bansir terserpih. mamansir, menggoyahkan, mengeping, menyerpih. sambansir, sekeping. bansir panailina, pandangannya marah, marah kelihatan.
362 bansor iba, kasihan, sedih tetapi tak dapat menolong, menaruh sangat belas kasihan.
363 bante mamante bodil, menyiapkan bedil untuk ditembakkan. parbantebantean, sesuatu yang dipakai untuk membalas dendam. bantebante, sisa (uang modal) misalnya orang menjual kulit kuda mati, uang kulit yang sedikit itu disebut bantebante.
364 banto jaring untuk menangkap burung.
365 baoa lelaki, seorang laki-laki, pria. baoa parhalang ulu, atau baoa parjuluon, pria sebagai kepala rumahtangga. baoa parbalian, pria, karena dia bekerja di luar (sawah, ladang). sangkar so baoa, perempuan yang berwatak laki-laki. baoa adi, lihat. adi.
366 baoang bawang.
367 baor I. mabaor, hanyut, mengalir, terbawa oleh air. dibaori aek, dihanyutkan air. II. baorbaor, per di dalam jam, pelantik di dalam bedil, picu perangkap, jerat. baor ni hail, pelampung pancing, joran. pamaoran, sengkang.
368 baot baotbaoton, salah bicara, mencaci.
369 baragas babi hutan.
370 barakbak jaring untuk menangkap burung.
371 barangsi = na so uhum, tidak pantas, tak senonoh, kurang ajar, kotor. hata barangsi, kata-kata tak senonoh.
372 barani berani. barani ibana, berani dia. habaranion, keberanian.
373 barasbas terlalu ramah di situasi yang tidak pantas.
374 barebe sejenis rumput.
375 barerang belerang. nota: sering huruf l dalam bahasa Indonesia menjadi r dalam bahasa Batak, misalnya layar
376 bariba sisi, seberang, sambariba, sebelah, separoh. horbo sambariba, setengah kerbau. sambariba horbo, satu daerah yang bertanggungjawab untuk setengah kerbau pada pesta horja. sambariba musu, separoh musuh. parbaribaan, ukuran setengah hewan. jabu bariba, rumah sebelah. tabo hata sambariba, ucapan sepihak enak didengar (sebelum didengarkan pihak lain). ndang martopap tangan sambariba, mana bisa bertepuk tangan sebelah, satu orang saja tidak bisa mulai bertengkar. di bariba on, di pihak sini. di bariba an, di seberang sana. di bariba, di seberang, di luar negeri. di bariba ni, di seberang. di bariba ni dolok an, di balik gunung sana. tu bariba, ke balik, ke seberang.
377 baringbing balung ayam jantan. baringbingon mata, sejenis penyakit mata (yakni kelopak mata yang berdaging tumbuh). baringbing ni dolok, punggung gunung. Baringin, I. pohon beringin. parbaringin, = parsanggul baringin, agama kebatinan Batak, imam agama kebatinan, yang bersanggulkan daun beringin pada upacara kurban. manjungjung baringinna, mempertahankan wewenang, otonom, mandiri, tidak tergantung pada orang lain (dikatakan tentang harajaon atau desa yang mandiri). II. kuda atau ayam jantan (menunjukkan kelamin). marbaringin, (tentang hewan) bersetubuh. mamaringini, mengawinkan ternak.
378 bariris (ada hubungan dengan baris), berbaris, baris, teratur, berjejer.
379 barjing barjing panaili, marah, melihat dengan tak senang hati. barjing roha, tidak senang hati, merasa tidak puas.
380 barjit terasa mulai basi sedikit (tentang tuak).
381 barnit (= bernit), berduka cita, bersedih hati, perih, sakit.
382 baroba = ambaroba.
383 barobo mambarobo, mencuri.
384 barombom besar (tentang badan manusia).
385 barse barsebarse, bakul dari jerami yang sudah tua.
386 barsi bersin. barsibarsi, bersin.
387 baruang beruang. horbo sibaruang, kerbau yang ada bintik putih sekitar matanya dan punggungnya putih. biang sibarung, anjing yang ada bintik putih sekitar matanya.
388 baruas beruas.
389 barubus tempat dalam mana orang menyaring air abu untuk mendapat mesiu.
390 barungbung lembah antara dua gunung.
391 barunge sejenis pohon kayu.
392 barunjat ulos barunjat, sejenis ulos.
393 barur bekas pikulan, garis, kerut, jalur, balur, gerugut. marbarurbarur, berjalur-jalur, berbaris, berkerut, bergerugut (misalnya tanduk rusa). baruran, petak untuk tanaman misalnya kebunubi (gadong).
394 barutu marbarutu, kasar, tidak rata mengenai permukaan, tidak mulus.
395 basan pakaian bekas pakai, basahan, celana mandi, celana yang dikenakan di waktu mandi atau pekerjaan kotor.
396 basang nae basangbasuhi, demikian disebut tataring (perapian) pada upacara persembahan (mangupa) sambil melumaskan makanan pada benda-benda tersebut.
397 basar I. ramah, manis, lemah lembut, suka memberi. basar manamuei, suka menjamui orang. habasaron, kebiasaan suka memberi dan menjamu orang, bermurah hati. II. basar, besar, agung. tuan basar, tuan besar. Basbas, mambasbas, mengeluarkan akar pohon dari tanah dengan memakai kayu dan baji.
398 basbason jerami dari ri atau hadudu yang dipakai sebagai atap.
399 basiang sejenis tanaman yang daunnya dipakai untuk menganyam.
400 basiha = tiang.
401 basta = isara. basta baoa, sifat khas lelaki.
402 basu mamasu, mencuci.
403 basuhi lihat. basang.
404 batahi cambuk, cemeti, alat penyiksa, tongkat.
405 batangi sabatangi, sawah sebesar satu teras. batangi niapus, sumpah, hapus seperti pematang (lihat. gana).
406 batarbatar rumah jaga dari mana orang mengamat-amati musuh juga: panggung bambu di atas air danau tempat para nelayan duduk sewaktu membuang jalanya.
407 bato bongkah tanah sebagaimana dipakai untuk mendirikan kubu (galogat). tano bato, kubu dari tanah. partanobatoan, idem.
408 batong potongan badan yang kuat dan buntak.
409 batoran = aturan.
410 batos I= batas. II. mamatos, mulai, memulai.
411 baunde sibaunde, sejenis pohon kayu.
412 baunge ladang, seorang raja digelari nampuna tombak nampuna baunge.
413 baus sombong, congkak. bausbaus ni igungna, hal menarik hidung ke atas, congkak, tinggi hati. mambaus igungna, menarik hidung ke atas.
414 bauta I. berakhir, telah selesai hingga tak perlu lagi disebut (dari bau utauta? = bau busuk, jangan buka lagi). II. bauta ni huta, orang terkucil di satu kampung (dari bau huta?).
415 beang pasung. tarbeang, terpasung. beangan, pasungan. mameanghon, memasung.
416 beangbeang tumbuhan air berbunga putih. beangbeang tur, sejenis tumbuhan yang daunnya dipakai sebagai sayur.
417 bearbear dubur, anus mengenai manusia dan binatang.
418 beasa (= boasa) mengapa, kenapa?
419 beasi = beasa.
420 bebeati mambebeati, menarik mulut yang jelek untuk menunjukkan hinanya, lihat. beat.
421 bebenesan = bobonosan, menjadi takut.
422 bebeng lihat beng.
423 behet marbehetbehet, (tiruan bunyi), mengembik, mengenai kambing dan domba.
424 bendat = benda.
425 bendet lambat.
426 bene penat, lesuh, letih. bene dihilala, lesuh perasaannya terus-menerus. binene i, lesu karena. dibene udan, ditimpa hujan non-stop. dibene sahit, dirundung sakit, dibene sori ni ari, dirundung nasib malang. dibene aek hauma, sawah digenang air terus-menerus (hingga tanah itu jadi lem-bek). sahit bene, sakit me-nahun.
427 beng marbebengbebeng, berbunyi bagus mengenai uang, lihat bong dan bobong.
428 bengar mamengar, menjadi bengkak karena panas.
429 benge ulat kecil. bengeon, berulat.
430 bengel pertumbuhan lambat (tanaman yang belum berbuah, walaupun sudah tiba waktunya). bengel tubu, terlambat keluar mengenai biji yang ditanam. bengel roha, lamban, lambat mengenai pengertian. Benget, sabar, tabah dalam menahan derita. benget ni roha, ketabahan, kesabaran. habengeton, ketabahan, kesabaran dalam penderitaan. pabenget roham, tabahkan hatimu, sabar.
431 benggor marbenggoran, = marpeolan, bengkok, miring.
432 bengkot = bengkuk. parbengkotbengkot ni roha, perangai yang tidak tulus, yang tidak adil.
433 bengkuk bengkok. juga: arti kiasan. pabengkuk, membengkokkan. marbengkukbengkuk, berbelit-belit, berbengkok-bengkok (kayu). habengkuhon, kecurangan, perangai yang tidak adil dan jujur.
434 bensut geringsing untuk menangis (anak-anak).
435 beor marbeorbeor, lari kebingungan tidak mengetahui kemana, menarik diri dari perkara lantas tak peduli lagi.
436 berber I. mamberber, mengambil secara tersembunyi tanpa diketahui orang. II. sejenis kalong.
437 berbur bercucuran mengenai air mata. Bere, = ibebere, anak saudara perempuan, kemanakan laki-laki, kemanakan perempuan, juga: menantu laki-laki, juga: turunan anak perempuan namboru. bere, vokatif dari ibebere. parbereon, status keponakan, pertalian seorang laki-laki dengan kemanakannya.
438 bereng mamereng, melihat. pa-mereng, penglihatan. pamerengon, cara melihat. masibereng-on, saling memandang. paberengbereng, melihat-lihat, mene-ngok sesuatu.
439 berjet sejenis burung.
440 berjing = barjing.
441 berjit = barjit.
442 bermut bermutan, geringsing (misalnya rasa asam).
443 berneberne tanah yang mengandung air.
444 bernekbernek rawa-rawa (bornok).
445 bernit = barnit, sakit, nyeri, sengit. na bernit, yang sakit, memilukan. sitaonon na bernit, seorang yang menderita sakit, habebernit, kepedihan, sakit. pabernitbernithon, menyakit-nyakiti. bernit diae, pilu dirasanya, dia amat sakit. bernitna i, alangkah pedihnya, ah, betapa sakitnya. umbernit, komparatif dari bernit seperti rumaja, yang lebih mulia. hansit, sakit. humansit, lebih sakit.
446 bernut = bermut. Berut, marberutberut hatana, ia mencari dalih.
447 besang sangat lebat, kuat, garang. besang marbada, garang berkelahi.
448 besbes cerdik, sigap, lincah.
449 besolot beslit, surat pengangkatan.
450 besteng benteng.
451 betak = detak, = atik.
452 beu I. aek beu, limfa. II. sinuan beu = boru (And).
453 beuk steril, kebal, imun. beuhan ni manuk, telur ayam yang walaupun dieram, tidak menghasilkan ayam. halak na beuhan, orang yang dimasa penyakit menular tidak diserang penyakit.
454 beul marbeulbeul = mardandi, nakal, bangkang.
455 beur beurbeur, terlalu masak dimasak, kelewat masak.
456 bide bidai, tikar yang dianyam dari rotan. balunbalun bide, sejenis kumbang yang menggulung dirinya di waktu bahaya.
457 bidok terbuka mengenai mata. pabidok mata, membuka mata. umbidokbidok, mengejapkan mata (tentang seorang yang mau mati).
458 bigo sibigo, sejenis burung berwarna kuning dan rupanya mirip dengan kepudang. marsibigo, mulai masak, mulai menguning (tentang buah).
459 biha = buha. pabiha, membuka.
460 bikbik mabikbik, robek, tercabik, koyak-koyak (tentang pakaian). masijarum bikbikna, masidungkap na tombukna, menjarum pakaian robek, menambal yang bolong. Nasehat kepada pengantin agar saling memperbaiki dan mengampuni kesalahan. sambikbik, sepotong kain yang koyak, sekali robek.
461 bilalang rempela, empedal.
462 bilbil = belbel. mambilbil, mengelupasi daging dari tulang.
463 bilok I. kotoran mata hingga membengkak. billohon, mempunyai mata yang berpenyakit seperti itu. II. kambing hasil persilangan kambing dan biri-biri (baster).
464 bilola biola, viola.
465 bilolang mata yang berputar-putar. bilolangon matana, memutarkan matanya kemana-mana karena takut.
466 biltak mabiltak (tentang kayu, kaca), pecah, memelah, retak. P.B.: mangalipathon ganjangmu ho umbahen na matimpul, mangompashon bolonmu ho umbahen na mabiltak, anggar kebesaranmu, hancur kau jadinya, kesombongan mengakibatkan kehancuran.
467 bilulu abit bilulu, beluderu. hotang bilulu, sejenis rotan.
468 bilut bilik, kamar. bilut podoman, kamar tidur. bilut panganan, kamar makan. marbilutbilut, berkamar-kamar. marbilutbilut rohana, pikirannya berbelit-belit, pikirannya pe-nuh dengan tipu muslihat.
469 binaga binaga ni roha, yang diharapkan dalam hati (dari: baga).
470 binahen lihat bahen.
471 binanga (dari: banga?) sungai, wadi. P.B.: metmet binangana, metmet do dengkena, kecil sungainya, kecil juga ikannya, tak seorang pun dapat memberikan lebih banyak daripada ia punya.
472 binbin terkumpul, tumpuk. pabinbin, mengumpulkan, menumpukkan.
473 bindoran bunglon.
474 binggar I. terbuka lebar-lebar: hudon binggar, periuk besar dari tanah. II. pegunungan batu karang. binggarbinggar, tempurung lutut. III. binggar sigadingon = batangi na tigor di tangga hambing, batas yang lurus pada teras ladang.
475 bingkang I. mamingkang, menarik keatas kaki hewan yang diikat. II. mamingkang, memotong gaji orang untuk membayar hutangnya (= potong).
476 bingkolang samban bingkolang, tersandung oleh tanda bahaya, suatu hajatan yang terganjal oleh tanda buruk dalam ayam alatan yang disimak oleh dukun.
477 bingkorang = bingkolang.
478 bingkurung sejenis jangkrik.
479 binong terbenam, penuh air mengenai sawah.
480 binsakbinsak sejenis burung kecil yang berbunyi `isak`. P.B.: aha ma seaton di pat ni binsakbinsak, apalah mau disayat dari kaki binsakbinsak, artinya: apa mau dimakan dari orang semiskin itu?
481 binsalsal ulat besar yang berbisa dan berbulu putih.
482 binsan mumpung, selama masih beruntung, selagi, selama. binsan hipas iba, selama masih sehat walafiat saya ini.
483 binsang batu timbang emas yang bernilai 20 dollar.
484 binsar terbit (matahari). habinsaran, tempat dimana matahari terbit, timur. parbinsaran, orang-orang di sebelah timur. habibinsar ni mataniari, terbitnya matahari, ufuk timur. situndali mata ni ari binsar, orang yang membelakangi terbitnya matahari, seorang yang melawan raja. P.B: sipohol bungabunga, situndali mata ni ari binsar, idem.
485 binsat permukaan air naik, pasang.
486 binsil klitoris, kelentit.
487 binsol bengkak.
488 binsusur ulat pada tanaman kopi dan kelapa.
489 bintangur kayu yang keras.
490 bintas baris, sambintas, sebaris, selajur.
491 bintatar sejenis pohon yang kayunya dapat dipergunakan. P.B.: bintatar pandingdingan, simartolu parhongkomna, sidok hata hagigian, soada hinophopna, bintatar merupakan dinding rumah, simartolu dinding luar, siapa mengatakan kata-kata yang keras, bagi dia tidak ada manfaatnya, omong kejijikan, apa gunanya?.
492 bintoa = bistoha = halibitongan, pelangi.
493 bintuasa sejenis ulat yang merusakkan padi, hama padi. ginagat ni bintuasa, ongkos tambahan pada perkara perselisihan, misalnya memberi makan kepada raja-raja.
494 bintutu nama sejenis kayu keras. Biobio, sejenis tumbuhan yang menjalar.
495 bira buah, sejenis keladi besar dengan daunnya lebar (mirip dengan suhat), umbi-umbinya dapat dimakan. sibulung bira, = hole (And).
496 birak geram, amarah, keseganan. hehe birakbirak, ia menjadi marah. manombo birakbirak, kambuh amarahnya.
497 birara biraraon, marah melihat.
498 birasak mamirasak do hatana, ia melibatkan dirinya dalam bantahan.
499 birasul bisul yang besar.
500 birbir dan birbir, cendawan yang tumbuh pada kayu yang busuk.
501 bire tepi (= topi). mamire, membuat jalan di tepi. sapsap bire, tepi batu karang yang curam.
502 bires tepi. mamire, membuat jalan di tepi.
503 biribiri radang, tepi kelopak mata.
504 biribiru kambing domba, biribiri.
505 birik sibirik, birikbirik, sejenis burung yang suka berombongan.
506 birong hitam, gelap, setiap warna gelap, misalnya langit biru atau laut biru disebut: bi-rong. marbirong, mamirong, menghitam. tar birong, agak hitam. pabironghon, menghitamkan. sibirong, si hitam, misalnya: kuda. sibirongon, penyakit menghitam pada padi. sibirong mata, simata hitam, bukan: sibontar mata, simata putih (orang Europa).
507 birsak birsak, mamirsak, memercik dengan air. mamirsakhon, memercikkan dengan air.
508 birungut marah, berengut, bersungut-sungut, mengenai tampang muka. marbirungut bohina, cemberut mukanya, melihat dengan muka marah.
509 biruru = buriran, lihat burur II.
510 bisara perkara, pengadilan.
511 bisbis bisbison, mata yang mengeluarkan air, mata yang berair-air.
512 bisnu wisnu, lihat mamis.
513 bistoa lihat bintoa.
514 bistok cepat menangkap pelajaran, cerdas, pintar.
515 bisuk licik, cerdik, pandai, arif, licik punya akal (dalam arti positip tetapi terutama arti negatip). bisukbisuk, perbuatan-perbuatan licik. ha-bisuhon, kelicikan, kecerdikan, kearifan. marbisuk, licik, licin, bijak.
516 bitik cerdik, licik, berpandangan jauh, cermat, prospektif, terarah pikirannya. bitik ma ho manangihon, timbang apa yang kamu dengar. mamitikkon, memutar kata, menjawab salah walaupun diketahui jawaban yang tepat. pamitihan, hal memutar kata, keterangan turunan suatu kata.
517 bitong sibitong, pertengahan, sedang mengenai besarnya sesuatu.
518 biungbiung permainan anak-anak yang terdiri dari serpihan bambu yang dililiti benang (juga: biurbiur?) Biur, bulir mayang. marbiur, mulai berbulir. sangkambiur, sebulir, setangkai, sepotong. mamuro biur, mengusik burung bila padi sedang berbulir.
519 bobak kulit binatang. mambobahi, menguliti. mambobak hurumna, mencerkau pipinya. mambobak bangkar, mengambil bangkar (dari pohon enau). mambobak di, berkeuntungan besar pada suatu barang jualan.
520 boban I. beban (= siboanon), muatan, berkas, bungkusan. marbobanboban, mengikat dalam berkas-berkas. hoda boban, kuda beban. II. boban, = tama.
521 bobar berlimpah mengenai hujan dan hutang.
522 bobat I. ikat pinggang. II. bobat dagingna, tubuhnya pada bagian pinggulnya adalah lebar.
523 bobon na mate habobonan = na mate sumalin, begu seorang perempuan yang meninggal sewaktu melahirkan.
524 bobong uring-uring kumbang berdengung. marbobong, suara kayu hampa kalau dipukuli.
525 bobonosan lihat bobos.
526 bobor mambobori, tidak tumbuh lagi, sudah dewasa mengenai tanaman.
527 bodak sibodak, sejenis nangka (pinasa) yang tumbuh liar di hutan.
528 bodari (dari: bot ari), malam, pada malam hari. bodari on, malam ini, malam nanti. bodari sogot, bodari marsogot, besok malam. na bodari, tadi malam. bodarina i, malamnya itu. bodaribodari, selalu pada malam hari. bodari ni marsogot, nanti malam. pulang bodari, demikian miskinnya tiada makan pada malam hari. rambon bodari, senja.
529 bodat sejenis monyet. mambodatbodat, berlakon seperti monyet misalnya: naik pohon. ansimun ni bodat, rambatan yang buahnya dimakan monyet dan anak-anak.
530 bodiaek lihat bo.
531 bodiar bodiar mata, (tentang manusia dan kerbau) memutar-mutar mata karena takut atau marah. bodiaron, mata berputar-putar.
532 bogorbogor sejenis mandar.
533 boha = beha. bohabohaon, ra-gu-ragu, gusar, kuatir, ragu, hingga orang selalu bertanya dengan boha.
534 bohal bekal, nafkah, persediaan makanan, umur hidup. suda bohalna, habis bekalnya yaitu ia akan mati. mareak suda bohalna, hingga meninggal, menjelang ajalnya. hasusuda ni bohal, akhir hayat, ajal.
535 bohang lebar. pabohangbohang andora, membusungkan dada.
536 bohat bohat do, seruan geram menyenangi kesusahan orang lain: itu bagus!
537 bohi I. wajah, muka. adop bohi be, berhadapan muka. bohibohi ni bagas, wajah rumah, bagian muka rumah, roman muka. II. jaminan, cengkeram, panjar, petaruh. bohi ni garar, panjar pembelian (hutang).
538 boho betul, tepat, memuaskan, meyenangkan, mengena (tentang menghitung). boho sataon, tepat setahun. mamoho, menetapkan jangka waktu.
539 bohom mamohom, mengisap darah demi pengobatan orang sakit.
540 bojak kodok, katak. marbojakbojak, dalam keadaan embrio. bojak siranggan, sumpah. sumpah pada kodok: yang bersumpah menghancurkan kodok sambil dengan mengatakan bahwa ia boleh rebah dengan anggota gerak yang patah bila mengatakan yang tidak benar.
541 bojiboji sejenis pohon, yang kayunya dipakai sebagai bahan bakar.
542 bojok (biasanya dengan roha), frustrasi, putus asa, murung.
543 bojol kegemukan, berat, gendut, lambat misalnya: kuda.
544 bok marbobok, heran, tercengang-cengang.
545 bolagan kelompok bulir padi yang baru dipotong yang didirikan di ladang.
546 bolan sitabolan (= sitabu-lan), pemisahan, belahan di tengah pada rambut wanita.
547 bolat pemisahan, batas, sesuatu yang dibatasi. mamolat, memisah, membatas. bolatbolat, pemisahan. marbolat, berbatas, dipisah.
548 bolbol tumpul, lebar dan tidak runcing. hata bolbol, ucapan yang tak kena di hati, ngawur, simbolbolon, menderita penyakit sembelit.
549 bolean kain ulos yang bergaris hitam dan putih.
550 bolga = balga. Si bolga = kota pantai, pelabuhan di barat Sumatera Utara. marsibolga, sering pergi ke Sibolga berbelanja.
551 bolgangbalging potongan daging yang belum dicincang, bingkah tanah, gumpalan.
552 bolhas = tolhas: habobolhas, sejenis rumput.
553 bolhup mabolhup (mabulhap) = mabola.
554 boli mahar, mas kawin. pabolihon, menjual seorang gadis, mengawinkan. mangalehon boli, menyerahkan uang mahar.
555 bolis sibolis, iblis.
556 bolit belit. tigabolit, lihat tigabolit.
557 bollang terbuka lebar-lebar, terbelalak mengenai mata. pabollang mata, membelalakkan mata (kasar).
558 bolo I. = molo. II. bolobolo, umpatan persetan, buras orang ini. bolobolo ni on, ada saja ini, apa-apaan kau ini. bolobolo ni asu on, asu bangsat kau ini.
559 bolon besar, agung. datu bolon, orang sihir yang besar, dukun besar. marnabolon, marsiboloni, berbeda besarnya. pabolon, membesarkan. Simbolon (dari: bolon), marga Simbolon berpusat di Samosir. P.B.: mandungdung bulu godang tu dangka ni bulu suraton, mardomu angka na bolon, adong do ulu buaton, bila orang-orang besar bekerja sama, maka orang-orang kecil kena tindih seperti dengan bambu-bambu besar yang sewaktu rebah menindih bambu-bambu yang kecil-kecil.
560 bolsom bengkak sedikit.
561 boltok I. perut (And). II. berbulir mengenai padi. boltohon, waktu padi berbulir. III. pamoltok, = pamutuhai, lihat butuha.
562 boluk I. sejenis ikan, sejenis ikan belut. II. akar-akaran yang kecil.
563 bolus I. jala. mambolus, menangkap ikan dengan jala ini. II. mamolus, melewati, melalui, melintas. tarbolus, terlintasi misalnya: sungai yang tidak dalam. habolusan, penyakit pada kelenjar leher, tempat perlintasan. mamolus sian sada dalan, memakai satu jalan. na binolus ni pangulu, yang di-lintasi penghulu yakni hari gencatan senjata, karena hari itu penghulu melarangnya. bolusbolus ni uhum, pelanggar, orang yang tidak mematuhi janji.
564 bomban bulu bomban, sejenis bambu. tolong bomban, sejenis perupuk. gaol bomban, sejenis pisang. P.B.: sinuan tolong bomban tu Dolok Purbatua, hamu na marasiroha di dongan horas jala sarimatua, orang menanam perupuk di gunung Purbatua, engkau yang menanam belas kasihan kepada sesama manusia akan menjadi sehat walafiat sampai usia lanjut sekali.
565 bombom I. sejenis kumbang yang mengeluarkan zat perekat. II. mambombom, menumbuk terus-menerus tanpa membersihkannya, karena mau cepat. III. mamombom, menanggung sesuatu yang dibungkus di bara api.
566 bombon lihat bonbon.
567 bomi lihat bumi.
568 bonda benda, harta = arta. bagian kemaluan. marbonda, mempunyai harta. mangarindangrindanghon bonda, memakai ke-punyaan seseorang sebagai tanda bukti misalnya: pakaiannya yang hilang dan terdapat di jalan.
569 bondar selokan, tali air, parit, saluran air ke sawah. mamondari, menggali tali air ke sawah. bungabondar, sebuah nama wilayah di Sipirok.
570 bondil I. penyakit ternak, daging hewan yang mati. bondilon, berpenyakit ternak. II. bondilbondil, mata mendelik-delik, mata membeliak-beliak, memutar-mutar.
571 bondul I. bondul ni pintu, bendul pintu. II. penghalang, rintangan, apa yang menghambat. sihite bondul, apa yang menyingkirkan hambatan, titian, jalan atau alat penyambung berupa uang oleh seseorang yang mau menikahi seorang janda, yang jumlahnya setengah atau seperempat dari jumlah mahar biasa (kalau masih pamili dekat, tidak perlu membayar sama sekali).
572 bondut mamondut, menelan. mamondut gana, bersumpah palsu. sibondut gana, yang bersumpah palsu. sambondut, sesuap, sekali menelan.
573 bongbong dirintangi, terpalang, diberi penghalang. mambongbong, menahan, memegang misalnya: dikatakan tentang pekan yang baru: pekan itu memegang orang, agar mereka tidak pergi ke pekan lama. si bongbong ari, dua papan pada muka rumah batak, yang menyokong dinding rumah. batu bongbong, batu besar di mulut keluar air Danau Toba.
574 bonggal I. = onggal, menjungkit, menjingkat. II. tarbonggal, = tarbarita, terkabar, termasyhur, terkenal. Bonggang, = banggang, besar, kuat.
575 bonggar I. bonggarbonggar, sejenis balkon pada bagian depan rumah batak atau sopo. II. mamonggar, memindahkan rumah dari satu tempat atau desa ke tempat atau desa lain dengan hidangan indahan pamonggar. pamonggar, uang yang diberikan kapada orang-orang desa bila sebuah rumah dijual. bonggaron, = hauma (And), (arti dasar: mamonggar, membongkar). III. gumpal tanah, bingkah tanah.
576 bonggas sepotong kayu panjang untuk dipakai sebagai gandar. mamonggas, mengungkit, meng-angkat dengan gandar seperti itu.
577 bonggur hangat, panas. bonggur dihilala, dia merasa panas.
578 bongka sesuatu yang tidak mau disebut, hal: bongka ondeng, hal atau masalah yang tadi. bongka uju i, hal yang dulu itu. bongka na jolo, hal yang dulu-dulu. bongka nantoari, hal yang kemarin itu. bongkabongka, yang itu, yang pantang disebut yaitu: kemaluan.
579 bongkik sibongkihon, isak tangis. urat ni nai bongkihon, ikan (And).
580 bongkoan ujung rotan yang dipegang.
581 bongkung sengkang perangkap atau jerat. juga: punggung kucing.
582 bongor rendah mengenai suara.
583 bongot tu masuk ke. mamongoti, memasuki. pabongothon, memasukkan. habongotan, tempat masuk. habobongot, masuknya. ringgit bongot, uang dollar pada mana terdapat tulisan dobol dan disimpan baik-baik sebagai homitan.
584 boniaga barang jualan, dagangan. marboniaga, berjualan, berdagang, berniaga.
585 bonjara mamonjara, menutup erat-erat dengan mengikatnya.
586 bono = bonos.
587 bonok sedih, bersusah hati.
588 bonom terbenam.
589 bonor = bonar, benar, jujur, tulus, lurus, berhati lapang.
590 bonos sangat berdukacita. bonosan, bobonosan, berdukacita sekali karena tertimpa kesengsaraan, musibah, khawatir, gelisah.
591 bonsa berduka, murung, masygul. pabonsa, mendukakan hati, memberatkan hati, membuat seseorang jadi murung.
592 bonsing bonsingbonsing, cambuk, cemeti.
593 bonsir penyebab, sebab, sebab musabab. mangalului bonsir, mencari dalih berselisih. parbonsiran, alasan, penyebab.
594 bonsot gemuk, tambun, membengkak tubuh manusia.
595 bontan kembali ke rumah dari pekan dalam keadaan sakit, gelisah dan menangis mengenai bayi untuk pertama kalinya dibawa ke luar.
596 bontang = bostang.
597 bontar putih. marbontar, mamontar, memutih. ringgit bontar, ringgit Spanyol, lain dari ringgit burung (dua setengah gulden). bontar, darah. bontar ni horbo, darah kerbau potong. bontar ni babi, darah babi potong. juhut na binontaran, daging yang dibumbui campur darah. parbontaran, tempat masakan daging yang dimasak bersama darahnya. juhut bontar, beruk.
598 bonte mamonte, angkat senjata, membidik. bontean, jerat dimana senapan digantungkan, tempat penyimpanan senjata. bontean ni solu, tambatan sampan, tempat berlabuh, tempat menyimpam sampan (lebih tepat dari pada bontean, bdk botean).
599 bontis I. cekatan, tampan, tangkas, ligat. II. parit kecil di ladang.
600 bontor lurus, tulus, tidak palsu, ikhlas. bontor ni roha, ketulusan, keikhlasan.
601 bopbopan sejenis ulos.
602 boras I. hari ke 5 dalam satu bulan. II. boraspati, cicak. boraspati ni tano, roh pelindung yang terdapat pada cicak.
603 borbar lepas dari ikatan mengenai orang-orang muda yang tidak berkeluarga. borbar hatana, kata-katanya ruwet, kacau.
604 borbor nama marga dan wilayah di Batang Toru.
605 borgat maborgat, tercabut. mamorgat, mencabut tanaman bersama akar-akarnya.
606 borgo dingin, sejuk, segar. paborgo, mendinginkan, menyejukkan.
607 borgok simata borgok, sejenis mutiara besar.
608 borgong = borgot.
609 borgot terjerat mengenai burung, terperangkap. mamorgot, menangkap burung dengan jerat.
610 borhat berangkat. paborhathon, memberangkatkan. paborhathon boru, mengawinkan anak perempuan. haborhatan, tempat dari mana orang berangkat. haboborhat, keberangkatan.
611 borhos mamorhos, mengikat jadi satu berkas, melampini. samborhos, seberkas, sebalutan, sebungkus.
612 borhu kulit buah kelapa yang paling luar. sanggar borhu, sejenis gelagah yang batangnya berongga pendek.
613 bori I. mangamborihon, mencemaskan, mengkuatirkan, takut terhadap sesuatu. II. mambobori, belum berbuah mengenai pisang dan enau.
614 borit sakit.
615 borjaborja kekejangan, sangat kesakitan.
616 borjong diborjong sahit do ahu, penyakit membuat aku tinggal di rumah.
617 borma Brahma, lihat mamis.
618 bornga ulat dalam luka. Borngin, malam. na borngin, tadi malam. na di borngin, dahulu (kala). uhum na di borngin, hukum dahulu kala. parbornginan, tempat bermalam, penginapan. marborngin, bermalam, menginap. musu borngin, musuh atau lawan yang keras sekali, karena juga bertempur waktu malam.
619 borno bornoborno, rawa-rawa yang basah terus-menerus.
620 bornok berair, lembab, basah, lengas, tergenang. pabornokhon, membasahi, mengairi.
621 boro ulat dalam pisang. boroon, berulat-ulat seperti itu.
622 borot terikat, tertambat. mamorothon, mengikatkan. borotan, tiang yang dipakai untuk mengikat kerbau yang mau disembelih. haborotan, = haboruan, bdk boru.
623 borsang = hopahopa, sepah, ampas. tarborsang, orang yang suka omong secara kasar. juga: mengeluarkan angin, hingga keluar kotoran sedikit.
624 borsi mengandung banyak alkohol mengenai minuman keras (anggur dan tuak).
625 borta tunas enau, aren, enau muda. dipabortaborta hata (atau singir), menyinggung-nyinggung perkara atau piutang.
626 borti bertih. juga: pecah mengenai padi panggangan.
627 bortian (berasal dari kata: borti?) rahim, kandungan ibu. di bortian, dalam kandungan.
628 bortik terbetik, terdengar misalnya kabar. tarbortik tu pinggol ni...., terbetik beritanya ke kuping....
629 bortu mabortu, merekah mengenai kulit karena api atau sinar matahari.
630 bortung katak besar, kodok besar.
631 boru anak puteri, anak perempuan, wanita, anak perempuan saudara lelaki dan semua sanak saudara dari pihak ayah. juga: borua, na boru. anak boru, gadis, perempuan yang belum kawin. boruboru, perempuan, betina. ompu boru, nenek perempuan. amang boru, suami dari namboru. namboru, saudari ayah. anak ni namboru, anak dari saudari ayah, nama timangan: anak kesayangan. anggi boru, isteri adik, adik ipar. haha boru, isteri abang, kakak ipar. parboru, pemilik mempelai gadis, yang mengawinkan dan menerima mas kawin. boru ni asu, boru ni aha, cacian yang kasar , perempuan yang tak dipandang. boru ni halak, gadis hina yang tak mau dikawini. boru sibabi jalang, lonte, pelacur, wanita tuna susila. kata boru ditempatkan di muka nama marga, agar diketahui marga asal perempuan itu, perempuan yang sudah kawin tetap memakai nama marganya. boru sadari, bdk ari. tuan boru, isteri, isteri orang yang terhormat.
632 borur mamorur, menelan tanpa lebih dulu dikunyah.
633 borus marborusborus, lari se-cepat-cepatnya, pontang-pan-ting, minggat.
634 bosbos gemuk, tanpa rupa.
635 bosi besi. bosi, teguh, keras seperti besi. juga: mengenai roha. tungkang bosi, tukang besi. bosi barani, habosion ni daging, kebal, kuat, mengenai badan. marhalihali bosi, memakai banyak akal. parimbulu bosi, yang berbulu basi, mitos batak tentang pendekar jaya si marimbulu bosi. honong bosi, burung bangau.
636 bosik I. tali yang dihitamkan dengan air jelaga untuk membuat garis lurus menepatkan balok-balok (= rambu). mamosik, menarik garis dengan cara tersebut di atas. II. bosik horbo, sejenis penyengat yang mengganggu kerbau. III. mamosik, memukul-mukul ladang yang telah siap dikerjakan dengan daun palem supaya bibit masuk ke tanah. bosikbosik lili, daun-daun palem yang dipakai untuk memukul-mukul itu. mamosihi, berkelahi dibelakang peti mayat untuk mengusir begu, hal itu juga dilakukan pada pesta horja.
637 bosol membengkak mata karena sakit atau karena menangis.
638 bosta kain berwarna-warni.
639 bostang I. perangkap untuk membunuh. II. bostang, terlentang. mamostang, mengambil jalan terpendek atau memotong jalan, misalnya sewaktu menyeberangi sungai.
640 bosur kenyang. pabosur, mengenyangkan. na bosur, yang kenyang. P.B.: otik hinamokmokhon, godang hinabosurhon, yang sedikit mengemukkan, yang banyak mengenyangkan. Dikatakan oleh tuan rumah kepada tamu: pemakaian tepat guna, juga banyak atau sedikit makanan terhidang, kiranya menyenangkan dan terberkati.
641 botean tambatan perahu misalnya di pinggir Danau Toba.
642 boti begitu, begini, demikian. boti ma, sekian, demikianlah pada akhir pidato. bo-ti, sia-sia belaka. mulak bo-boti, kembali dengan sia-sia, pulang tanpa hasil. lagu boti, pemberianmu tidak berguna bagiku, isapan jempol, kata-kata manis tanpa bukti. laguboti, kota kecamatan di wilayah Danau Toba.
643 botik I. pepaya. II. botik (juga sambotik), lembing yang dipasang sedemikian rupa sehingga ia cepat melecot kalau kena benang yang dipasang.
644 botohon lengan bagian atas, as roda. mulakulak songon na mangusa botohon, diulang-ulang seperti mengeringkan lengan atas.
645 botul betul, benar.
646 boturan pikulan.
647 buangbaing terombang-ambing, cemas sekali.
648 buangga keterlaluan, terlampau, tak seimbang, kelewat mengenai hiasan, perkataan. aha ma laba ni hata na buangga? apalah untungnya berbual? pabuangga, melebih-lebihkan.
649 buarbuar sejenis palem hutan.
650 bube perbubean, bakul beras, bdk ube.
651 bubi lihat bumi.
652 budok sibudok, gambaran anjing yang diukir dari kayu sebagai penangkal dan dipasang di sudut kampung.
653 buea buaya. si Buea, marga suku tertentu.
654 buhal marbuhaluhal, berbual-bual, muncrat dari dalam tanah, memancar-mancar ke atas. juga: kata-kata yang mengalir dari mulut.
655 buhar mamuhar, menggusur, mengusir musuh dari kampung. buhar, diusir dari kampung. P.B.: papanpapan butarbutar, martaban hita jala mamuhar, papan kayu butar, kita manjarah musuh lantas mengusir. pabuhar = buhar.
656 buhit jungjung buhit, jalinan rambut. silanjang buhit, benjol pada usus ayam. parbuhitan, pertanda buruk pada bagian dalam ayam atau kerbau yang ditemukan dukun. manilik parbuhitan, mencari tanda nujum pada bagian dalam itu.
657 buhu I. buku, ruas misalnya ruas bambu, pasal, tulisan. buhu, tiba pada suatu pasal atau akhir pidato. nunga buhu? sudah selesai pidatomu? marbuhubuhu, berpasal-pasal, berbagi-bagian. buhubuhu, benjolan-benjolan, ruas, mata buku daging. II. marsibuhu, meratap di waktu malam.
658 buje mamuje, = bija, menikam, membunuh.
659 bujing sibujing atau bujingbujing, =gadis perawan (= na marbaju).
660 bujogo marbujogo, angin berdengung, gegar bunyi gendang, menjadi sangat marah.
661 bujonggir sibujonggir, cicak.
662 bukbak berdebar-debar mengenai jantung karena takut atau penyesalan. mabukbak, idem. mabukbak taroktok, berdebar-debar jantung karena takut, kalau ini dengan sendirinya, maka itu dianggap sebagai pertanda yang jelek. na bukbak, takut, ketakutan. mamukbahi roha ni sianu, menakutkan si anu. dipabukbak, idem.
663 bukbuk I. bulu tubuh. II. pabukbuk, menjadikan banyak, memperbanyak. manimbukbuk, menjadi sangat besar. begitu dikatakan mengenai kemenangan (manimbukbuk hamonangan).
664 bula perintah: pergi! Bulaling, mamulaling, melempar ke sesuatu. hata bulaling, ucapan mengeritik seseorang. ende bulaling, lagu yang mau menembak seseorang.
665 bulangbaling lari pontang-panting.
666 bulele I. belalai gajah, juga rama-rama. II. sibulele, burung yang mengungkit-ungkit ekornya.
667 bulet I. banyak, berlimpah. juhut na bulet, gumpalan daging, misalnya pada pantat. II. hau bulet, kayu bulat, yang tidak ditetak.
668 bulgang parut, bekas luka. bulgangbalging, tidak rata.
669 bulhap = bolhup, pecah.
670 bulibuli buli-buli.
671 buliga I. kekuatan obat mesiu. hona buliga, kena mesiu. II. marbuligabuliga, dikuliti.
672 buligan deretan, barisan. sabuligan, sebaris mengenai benda-benda yang diikat berderet-deret misalnya ijuk, benang, sirap.
673 bulingga marbulinggabulingga, lihat buliga II.
674 bullak (sebenarnya: burlak), marburlak, membual, memuncrat. juga: marbullakbullak.
675 bullang gembung mengenai pipi.
676 bulle sejenis hunik tetapi tidak dipakai sebagai bumbu.
677 bulneng (juga: bulnang), menggembung.
678 bulot membuat diri gampang ditangkap.
679 buluhat bulu uhat, bambu yang diatur oleh kaki perempuan penenun pada mana benang berjalan.
680 bulung daun pohon. juga buku. bulung ni tangan, tangan tanpa lengan bawah. bulung ni pat, telapak kaki. marsangkot bulung, berpakaian daun, begitu menderita sampai kehabisan darah. na maulibulung, yang berdaun elok, kaya, dihormati. sambor bulungna, malang sengsara. ndang ulahan (haulahan) bulung, seperti pohon kayu yang ranggas yang tidak berdaun, mundur tak bisa diperbaiki lagi. P.B.: nang dope marbulung, nunga mangalinggomi, belum berdaun sudah menaungi, belum apa-apa, belum berbuat sudah mau menguasai misalnya seorang pemuda yang berpura-pura raja. bulung, pinarbulung, berbentuk daun. pinarbulung gumba, berdaun yang berbentuk hati.
681 bulusan tikar yang dipakai untuk membungkus diri di waktu tidur, selimut.
682 bunbun tertumpuk, berkumpul. bunbunan, tumpukan padi yang bundar di ladang untuk ditebah (dengan mengijaknya). kumpulan, himpunan.
683 bundala = mundala.
684 bundat lamban, lambat misalnya ka-rena keberatan badan.
685 bungan bungan tubu, anak kandung (dari: bunga).
686 bungbang berlobang-lobang, tembus.
687 bungbung lobang, tembus. na bungbung, berlobang, terbuka lebar, tidak ada yang menghalang.
688 bunggaling rebah ke belakang, terpelanting (= tunggaling).
689 bungging mamunggingi, membelakangi, memantati sambil berkata: ndi ma di ho, ini untukmu. bungging mulak, pulang tanpa hasil, siasia (kasar).
690 bungkar mamungkar (= buhar), membongkar, menggusur, merebut desa dan kemudian dimusnahkan.
691 bungki bingkah tanah yang dibalikkan. juga: lempeng tanah yang dipakai untuk membangun tembok. balikbungki, membalikkan bingkah tanah, menunjukkan suatu kebiasaan, adat-istiadat, sewaktu membeli tanah ladang: bila seorang membeli tanah untuk jangka waktu tertentu, maka itu tidak boleh di bawah dua tahun, bingkah tanah yang dikerjakan itu harus dikembalikan lagi ketempat semula, hal mana terjadi sewaktu mengerjakannya pada tahun kedua.
692 bungkulan bubungan.
693 bunsilak bunsilat, tegang mengenai penglihatan, juga: mabunsilat.
694 bunsohik bunsohihon, sesuatu masuk kelobang hidung misalnya air.
695 buntengbunteng mengembung me-ngenai pipi. juga: hamil.
696 bunti sajian untuk roh yang terdiri dari sagusagu yang diletakkan di ladang. marbunti, meletakkan sajian seperti itu.
697 buntiting keras, gendut mengenai tubuh karena terlampau banyak makan.
698 buntul benjol, tinggi. juga: arti kiasan: (= timbul) menonjol ke atas. harajaon adui do na umbuntul, kerajaan disana paling menonjol. buntulbuntul, bukit-bukit, bukit kecil. pabuntulhon, menonjolkan, meninggikan. nae buntul malela, begu perempuan yang tinggal di gunung.
699 bunu bunuh. mamunu, membunuh, memukul. mamunui, membunuh, memukul dalam jumlah besar. pamunu, pembunuh. pamunuon, pembunuhan. bunubunu, pemukulan sampai mati. sibunu jolma, pembunuh. pabunubunu, memukul-mukul seseorang. dibunu na mamunu, dibunuh orang.
700 buragas marburagas, memaki-maki, mengumpat-umpat.
701 burangir = napuran, (Angkola).
702 burangso tidak sopan, kurang ajar. bdk barangsi. na burangso manghuling, tidak sopan bertutur. na burangso marabit, tidak sopan berpakaian. na burangso mangan, tidak sopan makan. na burangso mamora, tidak sopan kaya, tidak mau meminjamkannya kepada teman-teman se-desa.
703 buranso seruan karena merasa tidak senang, seolah-olah mengatakan: orang yang terkutuk ini.
704 burbar = purpar, riuh, membuat ribut. mamburbari, membuat ribut.
705 burbur I. bubuk kayu. buburon, diserang bubuk. II. mamburburi tano, dengan air membawah tanah ketempat lain.
706 burendeng marburendengan, de-ngan cepat lari tanpa menoleh ke belakang.
707 burgat maburgat = maborgat, lihat borgat.
708 burhung menderita sakit sampai tidak dapat berdiri lagi.
709 burju tulus, baik hati, jujur, rajin, sungguh-sungguh. hata burju, (lawan: hata gait), bicara sungguhan. burjungku do i, maksudku baik, sungguhan aku lho. haburjuon, kejujuran, kebaikan hati. burju ma ho mangula, rajinlah engkau kerja. manghaburjuhon, mengerjakan dengan tekun dan teliti.
710 burlak bdk bullak.
711 burnang lebar, membengkak, menggembung. pamurnangan, bagian yang paling lebar, lilit terbesar. paburbanghon, membesarkan diri, menyombongkan, berlagak, mengembungkan diri.
712 burnas mamurnas, memberi makan berlimpah-limpah. pamurnas, suguhan makanan yang banyak dan enak.
713 burnge burngeburnge, penyakit bagian bawah tubuh.
714 burning = burnit.
715 burnit (juga: burning), kurus dengan perut kembung. pamurnitmurniton, dirundung penyakit ini.
716 burnung penyakit bagian bawah tubuh hewan.
717 buro mamuro, mengusir burung dari sawah atau ladang. buroan, musim buro. mamuroi, memperhatikan/melindungi. manggora pamuro, nampak kehamilan. na buro, orang asing (sebenarnya: yang diusir).
718 bursik diludahi. mamursikhon, meludahi, memecilkan seseorang. mamursihi, meludah-ludahi, mengjikkan, menghina. mamursik sude halak mida pangalahona, semua orang jijik akan kelakuannya. sibursik, siburuk laku, orang hina.
719 bursok sibursok, anak bayi laki-laki (= siunsok) bila orang tidak mau menyebut namanya atau yang belum punya nama.
720 bursung jatuh tersungkur misalnya karena sakit. mamursunghon, menjatuhkan, mencampakkan.
721 burta I. lumpur yang terbawa air sungai dan menyuburkan tanah. II. burtaburta, sejenis pohon kayu berdaun lebar dan berbentuk hati.
722 burting bengkak mengenai tubuh.
723 burtung mamurtung, menghantam orang.
724 busbas berlobang-lobang, rusak misalnya dinding.
725 busbus bersegera, bergopoh-gopoh (bdk puspus).
726 busisa kegusaran, susah, gelisah.
727 bustak lumpur (yang dalam).
728 bustang I. (bostang II), bergelimpang, terentang lurus. pabustang, menggelimpang. II. sabustang, ikan busuk yang terapung di atas air.
729 but luka (Angkola).
730 butar sirap untuk atap. mamutar, mengatap dengan sirap. P.B.: butarbutar mataktak, butarbutar maningkii, mate pe amana, adong anakna maningkii, pohon butar terkelupas, butar yang berganti, kalaupun ayah meninggal, sang anak jadi pengganti.
731 butong kenyang. mabutong, idem. butong, layar yang penuh dengan angin. ndang habutongan, tak kenyang-kenyangnya, terus melahap makanan. pabutonghon, mengenyangkan, memuaskan. pamutongmutong, tali penggerek tabung tuak.
732 butuha perut, tubuh bagian bawah. butuha bolon, perut besar. butuha metmet, usus. uhum ni butuha, buang air besar. dongan sabutuha, teman seperut, teman semarga. pamutuhai, les panjang di bawah atap pada mana urur diikat.
733 butuhe (= butuha), mamutuhei, mencuci isi perut binatang, yang disembelih.

Tentang Kamus Batak Indonesia

Kamus Kamus Batak Indonesia ini merupakan online. Jika anda mencari terjemah atau arti kata menurut kamus Kamus Batak Indonesia, anda bisa mencari disini. Kamus bisa ditelaah menggunakan abjad atau formulir pencarian.