Kata Awalan A Menurut Kamus Batak Indonesia

Ditemukan 441 Kata awalan a menurut Kamus Batak Indonesia. Berikut dibawah ini adalah beberapa artinya.

No Kata Arti
1 A (seruan perasaan kurang sabar dan juga perasaan menghina), ah.
2 aba
3 abad abad.
4 abang pangabang, nama tempat dalam sopo Batak, yang terletak disebelah kanan dan kiri jalan masuk.
5 abar mengembara misalnya di dalam hutan untuk mengambil kapur barus. begu abar, = begu na masa, hantu yang menyebabkan epidemi.
6 abing mangabing, memangku. melarikan perempuan dengan kekerasan. abingan, pangkuan, sebenarnya: tempat dimana membawa anak kecil (= ampuan).
7 abis I. mangabis, duduk di bagian depan perahu (solu) sewaktu berlayar dimana raja mengambil tempat. II. pangabis, hubungan kekerabatan yaitu nenek laki-laki dari tulang. pangabis, juga: jatah daging (jambar) yang diperuntukkan untuk dia.
8 abu sebutan yang kurang sopan untuk isteri, perempuan.
9 abuan kulit jagung atau padi (Angkola).
10 abul balas, balasan. mangabul, membalas, menuntut pembalasan. parsinabul, sijalahi abul, pembalas, yang menuntut pembalasan. abul ni, sebagai balas untuk, untuk membalas misalnya mata do abul ni mata, mata dibalas dengan mata.
11 abur (kata dasar seperti sabur ?). maraburabur, (mengenai air mata) banyak bercucuran. mangaburhon, melemparkan sesuatu, berlengkung, menghamburkan.
12 ada = adong, tersedia, ada (hanya dalam bentuk ingkar). soada, tidak ada, lihat. so I.
13 Adam ajal, akhir hidup.
14 adang
15 adap mangadap ari, lihat mangalap ari.
16 adar = andar, kelihatan dari kejauhan, tampak jelas. adaran, pelataran, dataran. mangadar, bertempur di pelataran tanpa perlindungan. mangadar hatana, berbicara terus terang tanpa tedeng aling-aling.
17 adas I. mantra yang diucapkan oleh datu. manadas, mencoba semua kemungkinan tetapi tanpa hasil (dikatakan mengenai datu). II. sejenis rempah.
18 adat adat istiadat, kebiasaan. na so umboto adat, orang yang tidak mengetahui tatakrama adat. tidak tahu sopan santun, yang tidak mengetahui etiket (= ndang maradat).
19 adu I. mangadu, menahan, menyusul, mengejar, menggembalakan ternak. mangadui, menggembalakan banyak ternak atau sering. II. maraduadu, marsiadu, berlomba-lomba. parsiaduan, tempat perlombaan. III. maradu, sampai, sehingga (= rasirasa). maradu mate, sampai mati. maradu loja, hingga capek, letih. maradu miduk, hingga berkumpul makin banyak.
20 Aga mangaga, mananduk (mengenai kerbau). paagaaga, melawan, memerangi (= paaloalo). mangagahon, menaruh kepercayaan, harap akan.
21 agak agak, kira-kira, kurang lebih. mangagak, menaksir misalnya umur atau padi. diagak deba, ditimbang dan terdapat terlalu ringan.
22 agal mangagalagal, melingkar, membelit, bergelung (mengenai ular). juga mengenai orang yang marah. juga orang-orang yang berjalan berlenggang-lenggok, yang mirip dengan ular yang bergelung.
23 agam mangagam, memikir, menduga, menyangka. huagam, saya pikir, kusangka. diagam roha, dikira, disangka. bdk tagam.
24 agan agan pe, sungguhpun, walaupun, meskipun, sekalipun. agan so = tagan so.
25 agar cantik, manis, bersih, necis. maragaragar, penampilan orang necis dan bersih.
26 agas agas, sejenis nyamuk berkaki panjang.
27 ai I. kata perangkai: oleh sebab, karena. II. pembuka kalimat tanya: ai aha do na masa? sebenarnya apa yang terjadi?
28 ain mangain, mengangkat seseorang menjadi anak sendiri misalnya oleh keluarga yang tidak punya anak. anak niain, anak angkat. mangain dongan, mencari kawan sekutu di waktu perang.
29 air air ni bulu, ujung tunas bambu, panjang dan lengkung di bagian atas.
30 ajak ajakajak lubuk, tindakan tanpa pemikiran yang matang. Dikatakan tentang seorang yang terlampau cepat bertindak misalnya cepat menyerang musuh, tetapi cepat pula lari.
31 ajal ajal, akhir hidup. ro ajalna, sudah tiba ajalnya.
32 ajar = poda. mangajari, mengajar. mangajarhon, mengajarkan. marsiajar, belajar. di-parsiajari, dipelajari. parsiajaran, pelajaran, sesuatu yang diperlukan untuk belajar, misalnya buku parsiajaran, buku pe-lajaran. parsiajaran, suatu yang dapat dipelajari. hurang ajar, kurang ajar. hona ajar, diajar. pangajarion, pengajaran, cara mengajarkan. pangajari, pengajar, guru. Aji, racun, ramuan obat yang diberikan kepada musuh secara tersembunyi. mandabu aji, mengenakan racun kepada seseorang. manulak aji, mencoba menangkal dan membalas guna-guna kepada pihak lain. ajiajian, sihir, jampi-jampi, ramu-ramuan. aji donda, = tunggal pana-luan. siaji teas, penangkalsantet yang diselipkan pada ikat pinggang. aji turtur lihturtur I. pangajian, keahlian, kepandaian. olat ni i pangajianmu, sampai disitulah kepandaianmu atau ilmumu, yaitu disini berakhirlah sudah pengetahuanmu.
33 ajuk mangajuk, menipu, berbohong.
34 alai tetapi, akan tetapi, na-mun, namun demikian.
35 alamat yang memberitahu, yang mengabarkan, yang menyampaikan. alamat ni surat, alamat surat. alamat ni roha, pancaindera (yang memberitahukan sesuatu kepada roha). maralamat, meramalkan dengan memakai sihir. paralamat, ahli meramal, peramal baik tidaknya hari-hari, paranormal. alamat pandang torus, paranormal, sanggup melihat alam gaib, bisa meramal sesuatu, orang yang waskita.
36 alang tidak sampai, tanggung, kurang sedikit, tidak cukup. alang garar, tanggung untuk pembayarnya. alang ulaon, pekerjaan belum selesai. alang bogashu, gantung pekerjaanku. yang sedang saya kerjakan belum selesai. alang dua, lobi sada, untuk dua buah tidak cukup, untuk satu buah terlalu banyak. sialangalang, tidak cukup untuk dijadikannya tetapi terlalu besar untuk dijadikan satu misalnya pekerjaan kayu. horbo sialangalang, kerbau yang tanggung untuk dipotong tetapi terlalu kecil untuk bekerja. alang roha, khawatir, ragu-ragu, tidak mempunyai keberanian untuk sesuatu, segan, tidak tega.
37 alap I.mangalap, mengambil. menjemput. mangalapi, memanggil, menjemput. mangalap ari (= mangadap ari), mengundang teman-teman untuk bekerja yang kemudian untuk itu harus dibantu pula, sebenarnya: meminjam harinya, tenaganya. aron, silih berganti mengerjakan sawah secara bergotong royong. sialap manaruhon, tukang adu, pengadu, penggunjing.pangalap boru, pihak atau marga pengambil mempelai perempuan (sesuai dengan hukum adat). pangalapan gogo, tempat atau daya upaya mengambil kekuatan. holong mangalap holong, cinta kasih menimbulkan, menerbitkan cinta kasih pula. masialapan roha ma hamu, saling menahan dirilah kamu, pakailah akal budi masing-masing (dikatakan kepada orang yang berkelahi). II. alap pamereng, menjuling karena kedengkian. III. malapalap, berunggun, mau mati mengenai api.
38 alas na boru alas, dewa yang padanya dipanjatkan doa.
39 alat mangalat, melihat ke- sekelilingnya, mengamati, memata-matai, memperhatikan. a-lat matana, matanya sigap misalnya dikatakan tentang anjing yang mengharapkan mendapat sesuatu. mangalathon, mangalatalati, mengamat-amati, memperhatikan seseorang, mengawasi. alat ro-hana, waswas, waspada, takut barangnya diambil orang. alatan, pertanda, wahyu. maralatan, melihat dalam khayalan, mendapat wahyu. paralatan, o-rang yang pandai tenung. pera-mal. alaman paralatan, halamanatau tempat dimana diadakan horja.
40 albas tersentuh, tersenggol sesuatu misalnya kain. mangalbas, menyenggol sesuatu, bergerak ke suatu tempat.
41 ali I. = singkat, ganti, tukar. ali ni, pengganti dari, balasan dari. (=singkat ni). mangalii, mengganti. mangalihon, membalas sesuatu. II.ali, petaka, kesusahan, nasib buruk, kesengsaraan. maliali, merasa sangat menderita, karena nasib buruk temannya. maliali di handang, sangat miskin, hidup melarat.
42 alim sejenis pohon yang kulitnya dibuat buku kuno Batak yang disebut 'pustaha'.
43 aling sindiran, tuduhan terselubung, insinuasi. mangalingi, menyindir seseorang, melancarkan tuduhan keji terhadap seseorang.
44 alis I. mangalis = mengikis dengan pisau. pangalis, pisau pengikis. II. sepotong kayu yang runcing, yang diunjamkan dalam tanah untuk melindungi diri terhadap musuh atau pencuri. jojoran na nialis, kawat berduri.
45 alit dililitkan, lingkar. mangalit, berputar, melingkar, melilit. mangalithon, melilitkan, mengenakan misalnya kain, sa- rung, baju. taralit, keseleo,terkilir. taralit pat, kakinya terbelit. juga: terikat, sehingga tidak bisa berge- rak lagi. pangalit ni hata, pembelitan kata, sindiran. pangalit = dila, lidah hewan. alit hatam, berbelit kata-katamu. alit dalan, jalan yang memutar, tidak lurus.
46 aloi = oloi, kata seru mengakhiri sebuah doa mantera masa dulu, berkenankanlah! Dan hanya berhubungan dengan: aloi ompung, berkenankanlah kami hai nenek (bdk `amen` pada o-rang kristen).
47 alu mangalualu, mengadu, mengadukan sesuatu, menyampaikan keluhan, menggugat. mangaluhon, mengadukan (tu) kepada seseorang. alualu, pengaduan. pangalualuan, tempat atau orang untuk mengadu, pengayom, penasehat yang bijak, penolong, tempat minta perlindungan. marpangalualuan tu, mengadukan pengaduan kepada. pangalualuan so sungkunon, seorang pengadu yang suka menyampaikan sesuatu, tidak usah ditanya-tanya.
48 alum I. alum ni ate, kesenangan, merasa puas. II. alumalum, sejenis rumput untuk makanan ternak, juga dipakai melawan gatal-gatal pada kulit (kudis). Alun, ombak (kecil).
49 ama ayah, bapak, tetapi juga saudara ayah yang laki-laki disebut demikian, semua sanak saudara pihak ayah kira-kira seumur dengan dia. amaama, semua yang disebut ayah. saama, seayah. nasida na saama, mereka yang seayah. marama, berayah. marama tu si A, berbapak kepada si A. dongan saama, bersaudara. amang, vocativus: o pak, o bapak!. amang tua, abang ayah. amang uda, adik ayah. amang boru, suami saudara ayah perempuan. haamaon, hal ayah, kebapaan. paramaon, yang dianggap ayah, hubungan anak dengan bapanya. siparamaon, yang berhak dipanggil ama dalam sistem kekerabatan kecuali ayah kandung.diparamangamang, dipersuamikan secara gelap. masiamangamang, memanggil `amang` di belakang seorang laki-laki mengenai seorang perempuan jalang. ama painundun, bapa pengayom, dianggap bapa karena berjasa, (lihat tundun). ama panoroni, bapa tiri. Ama ni A, gelar seorang yang diambil dari nama anak sulung. ama ni Pintor, pak Pintor. maramaniaha, sudah menjadi ayah, lalu dapat gelar dari nama anak sulungnya. amanta, bapa kita.
50 amal mangamal, mengkhayalkan sesuatu misalnya memikirkan suatu rencana, merencanakan, meramal. mangamal bisa, membinasakan bisa ular dengan ilmu gaib.
51 amang lihat ama.
52 ambal mambal, mambalambal, oleng-oleng, berayun, terhuyung-huyung. ambalambal, un-taian, jungkatan, ayunan. ma-ngambalhon, mengunggitkan, me-ngayunkan, menggoyangkan. me-ngalihkan (hata) pembicaraan kepada sesuatu yang lain. mangambalambalhon, memperpanjang misalnya perkara atau perkawinan seorang perempuan. ambal alus, tidak tepat jawaban. ambal mata, salah lihat, tidak melihat dengan tepat. mambal gogo, tenaga berkurang.
53 ambalang ali-ali, ketapel ayun. mangambalang, mengali-ali, melempar atau menembak dengan ali-ali. ambalangan, ali-ali. mangambalanghon, mengali-alikan. marambalang ha-ta, berserakan dimana-mana, tidak logis berbicara, tidak menentu yaitu percuma. lihat ba-lang.
54 ambang I. mangambang, mengira, menyangka, menduga. huambang, kusangka, kukira. II. mangambangi, menyembelih lembu. pa- ngambangion, perjamuan dengandaging lembu. III. ambangm-bang, kurban sajian, yang di-gantung di rumah Batak.
55 ambar kolam (alamiah atau buatan). ambarambar, kolam kecil.
56 ambat mangambat, mencegat, menghalangi, melintang, meng-hadang. tarambat, terhambat.ambatabat, penghalang. ambat, bersifat menghalang, melintang. ambatan, warung tuak di tepi jalan untuk istirahat, dangau di danau untuk nelayan menangkap ikan. niambat ni sahit, terhalang oleh penyakit.
57 ambil I. memperdulikan, mengindahkan, memuliakan, meng-hargai. ndang diambil be ahunanggo saimput ni bisa, sebun-tut ulat pun aku tak diperdu-likannya lagi. II. mangambilhon, membawa, mengajak orangke pesta atau pergi bertamu. III. ambilambil, tanaman sa-yur.
58 ambur mambur, menghilang, hilang. P.B.: langkitang gabe hapur, na hinilang gabe mambur, siput air jadi kapur, yang didapat secara tidak adil akan hilang lenyap. mangambur, melompat. mangamburambur, melonjak-lonjak, melompat-lompat. mangamburhon, membuang-buang, memboroskan.
59 amin I. mangamin, memaafkan orang, membela, mendukung. ma-siaminaminan, saling menyokong, saling mendukung. masiaminaminan songon lampak ni ga-ol, saling menyokong seperti halnya dengan kulit batang pisang. II. mangamini, menata dengan halus dan cermat (tentang pakaian, benda-benda). III. amin, amen, amin.
60 amis lapisan kayu yang dibawah kulit, gubal.
61 ampang bakul yang dianyam di bawah, berbentuk empat segi dan di atas bundar, juga dipakai sebagai takaran beras atau padi. parampangan, bakul besar dimana di dalamnya disimpan bakul-bakul kecil. na marampang na marjual, = na marpatik na maruhum, seseorang yang memakai takaran dengan baik dan jujur, menimbang secara adil dan punya undang-undang dan hukum keadilan. mangihut di ampang, berlangsungnya per-kawinan seorang gadis hanya dengan membawa bakul makanan buat pihak mertuanya, karena mahar (mas kawin) sudah beres sebelumya. marmanuk di ampang, meramalkan masa depan berdasarkan letak badan ayam yang lehernya dipotong segera ditutup dengan `ampang` (tentang dukun). parampang ni luat, bagian dari pekan yang dikhususkan bagi sesuatu daerah untuk menyimpan barang mereka. P.B.: sadampang gogo, sanjomput tua, tenaga satu ampang banyaknya, keuntungan hanya sejemput, kerja mati-matian, hasil minim. manghunti ampang, mempe- lai baru, yang pertama kali membawa makanan kepada mertuanya.
62 ampe diangkat, terletak di atas sesuatu, diletakkan. mampe, idem. mangampehon, meletakkan di atas sesuatu misalnya pundak, meja. pampe, diangkat, dinobatkan, misalnya dikatakan tentang seorang raja: pampe gabe raja, diangkat menjadi raja. pampe di roha, hafal, dipelajari luar kepala, melekat dalam pikiran. ampe di sambubu,peak di abara, terangkat ke ubun-ubun, terletak pada bahu, dikatakan tentang penderitaan yang tidak bisa dihindari.
63 ampere maramperean, tersebar mengenai ternak.
64 ampu mangampu, = mangabing, memangku. kiasan: mengambil tanggungjawab orang lain, menjamin. misalnya seorang raja yang menjamini bawahannya. mangampu hasuhuton, mengambil tanggung jawab dan pimpinan seperti sering dilakukan misalnya seorang raja untuk rakyatnya. ampuan, pangkuan, haribaan. mungkin kata parompuan berasal dari kata parampuan, perempuan, wanita, harf yang mempunyai pangkuan. marpangampu, mempunyai penjamin. mangampu gana, sebagai pengganti orang lain misalnya untuk seorang bawahan bersumpah.
65 ampun ampun, maaf. mangido ampun, meminta maaf, ampun. mangampun, mengaku telah bertobat, minta diampuni. pangampunan, pengampunan, maaf.
66 ampung mangampung, melompat untuk menerkam (harimau). pangampungon, kepandaian melompat terutama karena kekuatan dalam ilmu gaib, (alemu).
67 anak anak laki-laki, anak jantan, anak saudara laki-laki, anak dari semua orang semarga yang kira-kira seumur. bunga uang. maranak, beranak, berbunga. paranahon, hubungan bapak terhadap anak. anak mata, laki-laki merdeka (balik: hatoban). anak gajian, orang yang digaji bekerja. anak singkola, murid, siswa. anak parau, awak kapal. anak dagang, orang asing. orang yang berasal dari wilayah lain. anak somang, anak semang, kenek, pelayan. anak hinsu, anak kunci. anak baju, kemeja. anak gampang, anak pelacur. anak ni tangan, kelingking tangan. anak ni pat, kelingking kaki. anak ni mata, biji mata, orang yang menjauhkan diri dari teman-temannya, yang memilih jalannya sendiri. anak ni hau, tunas. anak ni gaol, tunas pisang. anak ni bodil, peluru. anak ni surat, tanda-tanda bantu buat tulisan Batak. anak ni hepeng, bunga uang.anak ni manuk, anak ayam. anak ni tangga, anak tangga. anak ni hau api, anak korek api. anak ni lombu, anak lembu. anak ni gordang, genderang yang terkecil.
68 andang mangandang, lihat handang.
69 andap terbuka, jelas, lihat tandap.
70 andar jelas kelihatan, tidak tersembunyi, transparan.
71 andung ratap tangis, tangis terhadap seseorang yang meninggal (berirama dan bersyair), dipakai kata-kata tersendiri. hata andung, ungkapan-ungkapan tersembunyi. mangandung, melakukan ratapan tangis waktu orang mati. mangandungi, mengaduh mengenai seorang yang meninggal. meratapi. mangandunghon, meratapkan, mengaduh tentang sesuatu.
72 angga I. Antian ni angga, hari ke-22 pada penanggalan. II. angga roha, berang, risih, tak sampai hati, kalau orang lain mempunyai sesuatu.
73 anggap = gansi. anggaphu do nuaeng, giliranku sekarang.
74 anggara hari ke-3 pada penanggalan. anggara sampulu, hari ke-10 pada penanggalan.
75 anggu satu pasang, satu set misalnya ogung. seorang dengan siapa kita gampang sesuai. parangguan = rabanan.
76 angguk ratap, raung, jerit, tangis yang keras. anggukangguk, menangis, raungan, jeritan. mangangguk, mangangguhi, tangis keras dan terus misalnya karena kena pukul. angguk badar, meraung-raung, menjerit-jerit, manangis keras-keras.
77 anggur anggur. hau anggur, pokok anggur. tuak anggur, mi- numan anggur.
78 angin I. angin, kurang kencang dibandingkan dengan alogo. paranginan, tempat atau daerah banyak angin. daerah di pegunungan Toba. aloangin, soko guru. hata angin, kabar angin, desas-desus. simaranginangin, seperti angin, berlalu tanpa apa-apa, sesuatu yang tidak ada artinya. marangin sipurpuron, (And) meninggal dunia, mati. manganginangin barita, didengarkan berdasarkan desas-desus. II. ndang anginon, tak terbandingkan. III. tuhas simaranginangin, tuduhan yang tidak beralasan, yang samar-samar, dakwaan palsu.
79 angit pa
80 angka para, tanda majemuk. angka jabu, rumah-rumah. kata angka ini hanya dipakai untuk memberi tekanan pada majemuknya, biasanya majemuk itu sudah jelas dalam konteks dan tidak perlu dipakai kata angka. angka on, semua ini. angka i, angka an, semua itu. angka na, semua yang. angka dia? mana? angka juga dipakai sebagai penunjuk pengeras sifat, menjadi prefiks di muka kata kerja: angka hitir, bergemetaran (mungkin asal kata: mangka seperti dalam Bahasa Angkola).
81 angkar mangkar, tidak selesai, pertengahan antara tidak masak dan masak. mate mangkar, meninggal di waktu pekerjaannya belum selesai. juga: sebelum anak-anak berkeluarga, sebelum peroleh anak. mangkar dope baro i, bisul itu belum masak. mangkar ulaon, pekerjaan belum siap. gadong na mangkarangkar, ubi yang dipanggang dan yang dipakai sebagai obat. mangkar mata, orang yang kurang lama tidur.
82 angkat mangangkat, melompat, melarikan diri mengenai budak atau pelayan. marangkal jial, beterbangan ke atas mengenai bunga api dan abu. siangkat lombang, sejenis jangkerik. mate mangangkat, (tentang perempuan) meninggal waktu melahirkan. tondi perempuan itu pergi dan meninggalkan anak yang baru lahir itu. Menurut pendapat orang Batak pada zaman dahulu peristiwa ini dianggap jahat, karena tondi perempuan itu tidak bersedia melindungi anaknya itu. Karena itu penguburan perempuan itu tidak dilakukan dengan hormat. Langsung dikuburkan pada tanah di bawah rumah. marniangkat ni hoda, sejauh kuda lompat: aturan perang kuno: kalau kedua belah pihak yang berperang masih famili satu sama lain, mereka tidak boleh memenggal kepala lawan mereka itu dan tidak boleh saling memakan, juga: tidak boleh kampung yang dirampas itu ditahan sebagai miliknya sesudah berdamai. Sebaliknya itu dapat dilakukan kalau mereka tidak berfamili.
83 angkin nanti, menjelang malam. angkining (an), = angkin.nangkin, nangkining, nangkiningan, tadi, sebelum ini, ba-rusan, baru saja.
84 angkup teman, kawan, sekutu, rekan, peserta. angkup ni, serta, selain, daripada itu. udan angkup ni ambolas, hujan serta hujan es (harf hujan rekan hujan es). angkup ni i, selain dari itu, kemudian dari itu, lagi pula. ibana angkuphu manghatai, dialah kawanku berbicara. marangkup, berpasangan, ada penyerta. mangangkupi, menemani, menyertai. ndang angkupan, yang lebih baik tidak dikawani, yang tak berguna dibantu. jagar angkup, seseorang yang dapat diimbangi mengenai kekayaan dan kemuliaan kehormatan. mangangkup seimbang, serupa. angkupangkup, di kedua belah, pada kedua sisi.
85 angkur mangangkur, mengangkat kaki muka ke atas, melompat.
86 angon sepoi-sepoi. tarangonangon, mengembus dengan perlahan-lahan.
87 angsa = hangso, angsa.
88 angur harum. Angus, pilek. anguson, terkena pilek.
89 ani manganihon, meregangkan benang. mangani, meregangkan benang sebagai persiapan untuk menenun. anian, alat peregang benang.
90 anian I. tandingan, bandingan. na so ada anian (na): tak ada bandingannya, tidak ada terbanding. II. alat peregang benang, lihat ani.
91 anjak hal melompat, melonjak. manganjak, (= enjak), melonjak-lonjak, menari. maranjak, melonjak-lonjak, berlari (tentang kuda). juga: rajin bekerja mendapatkan uang. manganjahi hangoluan, menjajaki kehidupan, mencari nafkah, mencari keuntungan secara rajin.
92 anjal = hanjal, tidak beruntung, tidak berhasil, gagal (misalnya dalam dagang).
93 antan mangantan, menimbang, menimbang-nimbang di atas tangan, memeriksa beratnya atau nilainya. mangantan roha, menduga, memeriksa perasaan hati. mangantan gogo, memeriksa, mencoba kekuatan. parantanan, takaran, bejana untuk mengukur padi.
94 antap intap, dari dalam, sampai, hingga. ndang marantap unang rohana, tidak membuat dirinya lagi dibujuk sewaktu marah sekali.
95 antar jelas, demikian letaknya sehingga dapat dilihatnya dengan mudah. = andar. mangantarhon, mengiringkan tamu ke alaman pada pesta. juga: mengumumkan, merayakan secara terbuka (misalnya kemenangan). si antar, kota Siantar. antaran, yang dapat dilihat dari kejauhan.
96 antaran dua potong kayu yang dipasang sewaktu bertenun untuk menahan tenunan.
97 anti sejenis pohon kayu, yang daunnya agak asam rasanya dan yang dapat dipergunakan sebagai tambahan pada ikan.
98 antik mangantik, memukul sesuatu. mangantik hau, memukul-mukul pohon atau kayu untuk mengetahui jenisnya dan mutunya. mangantikkon roha, menguji kekuatan diri sendiri karena pertama kalinya mau membuat sesuatu.
99 anting antinganting, anting-anting.
100 antuk pentung, gada yang besar yang dipakai untuk memukul. antukantuk, idem. mangantuk, memukul. mangantukhon, memukulkan. marantuk, bertubruk, berhantam, berperang. masiantuhan, pukul-memukul, saling berpukulan. begu antuk, penyakit menular, misalnya kolera karena begu berjalan-jalan de- ngan alat pemukul dan memukulorang (semua penyakit berasaldari begu menurut kepercayaanBatak kuno). siantuk na risi, gayung untuk menimba air dari sampan (And).
101 antul muntul, memantul (tentang benda yang elastis misalnya bola). antul ni roha, sesuatu yang menyebabkan malu.
102 anu sianu, anu, sianu, si Polan yang namanya tidak bisa atau tidak mau disebut. si anu mandok, si anu yang mengatakan.
103 apa = ama dan damang.
104 apas mangapasi, menganggap remeh, melecehkan, merendahkan. lihat epes.
105 ape daun-daun yang tergantung layu pada batangnya. marapean, layu bergantungan pada jumlah besar.
106 api api. hau api, apiapi korek api. api naroko, api neraka. marapi, berapi. dolok na marapi, gunung berapi. kopal api, kapal motor. hureta api, kereta api. parapian, tempatmasak di dapur. na di api, wanita baru bersalin harus dekat api untuk berpeluh. huduk api, memunggungi api, yaitu baru melahirkan anak. tulong api, ular api, yang kepalanya dan ekornya merah warnanya. na so marapidiut, tak padam-padam marah, benci atau beraninya. dipangan api, terbakar, dimakan api. pagalak api, menyalakan api. api na so haintopan, api yang tak terpadamkan. apiapi, sejenis pohon yang kayunya merah dan dapat dipakai untuk menjadi papan.
107 ara mangarahon, mengajak untuk turut bekerja atau pergi ke pesta, lihat ara.
108 arang kayu arang. batu arang, arang. P.B.: suda arang so himpal bosi, arang habis besi belum tertempa, artinya: usaha besar-besaran tetapi tidak ada hasilnya.
109 aras I. maras, merasa kasihan, prihatin, bersedih karena melihat, mendengar tentang kesusahan orang lain. II. tulang punggung dalam bahasa tenung.
110 arbab rebab.
111 ari hari, keadaan cuaca, waktu pada hari, waktu pada tahun. arian, pada siang hari. narian, tadi siang. ariari, setiap hari. sadarion, (dari sada ari on) hari ini. nantoari, kemarin. nantoari sada, kemarin dulu. ginjang ari, hari penuh. tingkos ari,matas ari, tengah hari. guling ari, petang. botari, bodari, sore, malam. saonari (dari sada ari on), sekarang, saat ini. hos ni ari, pada tengah hari. siapari, sehari-hari. hangoluon siap ari, nafkah sehari-hari, kehidupan sehari-hari, nafkah setiap hari. harus diingat bahwa satu hari penuh mulai jam 06.00 pagi sampai dengan jam 18.00 sore, tidak dihitung hari tetapi malam. torang ni arina i, keesok harinya. ari raya, hari raya. parsadarian, yang memakan waktu satu hari misalnya dalan parsadarian, perjalanan sehari. patoluarihon, pada hari ketiga. manipat ari, sehari penuh, sepanjang hari. marholangholang sadari, berselang-selang satu hari. arian dohot borngin, siang dan malam. sadarina i, seharian itu. manjujur ari, meniti, memilih hari. ari logo, musim kering.
112 aring jaring untuk penangkap ursa.
113 aris agak mirip, hampir serupa, menyerupai.
114 arit mangarit, mengukir, mengerat dengan pisau, meruncingi.
115 arta harta benda, milik. mararta, mempunyai harta. na arta, mahal, penuh nilai, berharga = arga.
116 arti arti ni mata ni ari, sinar matahari. arti ni bagas, cahaya matahari yang masuk melalui lobang dinding rumah ke dalam kamar. II. mangarti, memahami, mengerti.
117 aru sejenis pohon yang sangat rindang.
118 aruk mangaruk, menancap. mangarukhon, menancapkan, meng-hujamkan.
119 arun demam, malaria. marun, arunon, mendapat demam. arun hatoban, demam yang kumat pada malam hari saja.
120 arung alang-alang.
121 arus I. mangarus, memperbanyak air susu dengan diet pada seorang wanita. II. mangarus rupa, menerka, mencoba menanda siapa orang ini.
122 asa I. maka, jadi, baru (membuat kesimpulan dan menyimpulkan). di si pe asa, di situlah baru. dung pe asa, baru sesudah itu misalnya dung pe ro ho, asa alusanku ho, baru sesudah kau datang, kujawab. ndang pola leleng asa mardenggan nasida, tak berapa lama, maka mereka berdamai. asa i do hape alana, maka rupanya itulah sebabnya. II. agar, supaya, sehingga (menunjuk niat). asa unang, supaya jangan. asa anggiat, agar supaya. asa tung, agar kiranya, supaya mungkin. III. dari pada (dalam perban-dingan). IV. mangasahon,di-pangasahon, menganggarkan, mengharapkan akan, percaya. bisukna i dipangasahon, kelicikannya yang dianggarkan. V. mangasaasa, bermulut besar, menakut-nakuti orang dengan omongan, menantang berkelahi dengan omongan besar (mengenai orang yang mau membuat musuhnya takut). VI. mangasa gogo, (mungkin dari marnasagogo) membuat sesuatu dengan sekuat tenaga.
123 asal I. asal, asalkan saja. asalma hipas iba, asal awak sehatlah. II. bahan dasar, sumber. abit do asal ni harotas, kayulah bahan dasar (asal) kertas.
124 asam nilai, harga, berharga. mangasam, menaksir harga, menilai. na so marasam, tidak berharga, tak bernilai. ndang tarasam, tak ternilai, harga yang tidak dapat ditaksir.
125 asap I. mangasapi, menghasut, mengajak, menantang. II. mangasap, membakar kemenyan. mangasap daupa, mendoakan kemenyan. Asar, sarang burung, petiduran binatang. marasar, bersarang. mangasar, beranak (tentang ternak). asar ni poso-poso, rahim, kandungan ibu. P.B.: pulik asar ni lali, pulik asa leangleang, pulik na sinali, pulik na nilehon, lain sarang elang, lain sarang walet, lain hutang, lain pemberian.
126 ase mangase, membuat persembahan di ladang, agar tanam-tanaman di ladang bertumbuh dengan baik. pangaseon, tempat persembahan, tempat atau panggung untuk meletakkan persembahan.
127 asi I. kasihan, menaruh belas kasihan, sayang, rahmat. asi ma roham, kasihanilah. asi ma roha ni Debata, semoga Allah berbelaskasihan (ucapan tetap dan saleh dari orang yang beragama). asi ni roha, belas kasihan, pengasihan, rahmat. marasi ni roha, marroha asi, berbelas kasihan. asiasi, anugerah, derma, sedekah. mangasii, mengasihani. paasiasi, menyayang-nyayang. hasian, (dari na niasian), kekasih. anak hasian, anak tersayang. manghasiani, diparhasian, menganakmaskan. parasirohaon, sikap pengasihan, hal berbelas kasih. paasiasi ugasan, menyayang-nyayang benda (misalnya kenang-kenangan). huasi, rahmat, karunia. (lihat huasi). II. = suhi. mangasi, membuat bersiku (kayu). na pinarasiasi, yang dibuat bersiku, tidak bulat. III. asiasi, dadu, alat main yang menguntungkan. asiasi tinimpus, sejenis sumpah (lihat gana).
128 asing asing, lain, berlainan, berbeda (sian, daripada). umasing = asing. asingasing be, masing-masing berlainan. paasing, membuat lain. dia asingna, apa perbedaanya. na asing, na muba, yang berlainan, yang berubah. siasingasing, sesuatu yang disembunyikan, dirahasiakan. songon na asing rohana, ia mulai bersikap lain, agak gusar, agak lain jalan pikirannya. halak na asing, orang asing, pendatang, orang lain.
129 asu anjing, asu (kasar, sering kata mencaci). anak ni asu, boru ni asu, anak jahanam (sebagai vokatif). paasuasu, maki-makian dengan kata asu.
130 asung mangasungi, mangasunghon, menuduh, mencaci, memfitnah. pangasungi, pengumpat, pencaci, pemfitnah, orang yang suka bergunjing.
131 atap bagian bawah periuk.
132 atas = ginjang. di atas, di atas. di atas ni, di atas dari. tu atas, ke atas. tu atas ni, ke atas dari. matas ari, tengah hari (harf matahari berada di atas). di atas ni ari Minggu, lewat hari minggu. si Atasbarita, gunung di Silindung. mangatasi, mengatasi, melebihi. mardiatasditoru, lengkap atas bawah (pakaian), punya harta dirumah, punya ternak di kandang (bawah rumah), yakni kaya.
133 au = ahu. mangauhon, mengambil, merampas.
134 aum suap (Angkola). sangaum, sesuap.
135 aung maungaung, memanggil-manggil.
136 aur maraur, dalam keadaan memanjang.
137 aus mangaus, piutang orang lain tentang mana diketahui, diam-diam diambil dengan keras. menipu, menyamun.
138 ayat ayat.
139 adi I. ini, (kata penunjuk yang hanya dipakai berhubungan dengan orang). baoa adi, aku, laki-laki ini. boru adi, aku, wanita ini. halak adi, orang yang disana itu. II. maradi, maradian, beristirahat, berhenti. adian, paradianan, tempat perhentian, tempat peristirahatan. adian ni hata, orang yang masih perlu didengar pendapatnya (karena tidak hadir dalam pembicaraan), sebelum suatu keputusan dapat diambil. si anu adian ni hata, si anu penyebab ditundanya pembicaraan, karena ia harus lebih dahulu datang. adian ni hata, artinya juga: pembicaraan yang belum berakhir dan masih perlu dituntaskan nanti.
140 alo
141 alus jawab, jawaban. mangalusi, menjawab. pangalusion, paraluson, cara menjawab baik. mangalushon, menjawabkan. ingkon alusanmu ahu, mesti kau jawab aku.
142 ampir mangampir, kesemutan, semut-semutan (kaki, tangan). pangampirhon, merasakan khasiat (dari obat). lihat hampir.
143 asup mangasupi, mengancam, menyindir, mengumpat, mengutuk. asupasup, ancaman dengan kata-kata.
144 abal abalan, tempat, tabung untuk menyimpan segala sesuatu. tempat bertemu beramai-ramai, misalnya huta abalan ni partigatiga, tempat para pedagang saling bertemu. abalabal, tabung kecil dari bambu untuk menyimpan segala sesuatu. mangabalabalhon,memasukkan sesuatu ke dalam tabung seperti itu.
145 Arga harga, nilai, mahal, berharga. sadia argana? berapa harganya? arga huting, harga mati yang tak usah ditawar-tawar. lam tu argana, makin mahal. arga hata, bicara itu mahal, konsekwen, konsisten. mangarga, menawar, menaksir harga. mangargai, menawar harga. paargahon, meninggikan harga. argana i, betapa mahal. marnaarga, berbeda mengenai harga. arganan, lebih mahal, lebih baik (sebenarnya argaan) raganan lihat kata ini. arga, kira-kira, sekitar (tentang angka dan nilai barang). arga dua, pal daona, sekitar dua kilometer jauhnya. arga dua dua puluh lima taon umurna, umurnya kira-kira (sekitar) dua puluh lima tahun.
146 Abe mabeabe, bertiup kesana kesini.
147 Asta I. panjangnya lengan bawah, hasta, satu elo. mangastaasta, mengukur dengan elo. kemudian: menghina, merendahkan orang lain. II. asta, menyatakan keheranan: astaga!
148 Astu mangastui, = mangantusi. astuan, makna, arti. marastuan, mempunyai arti (yang da-lam).
149 Aun mangaun, mengayun. parsiaunan, ayunan, jingkatan.
150 An kata penunjuk: itu (ditempatkan di belakang kata benda). dolok an, gunung itu, gunung sana. Ana, mangana, menunggu sesuatu, mengintai, melihat-lihat. manganaana, mengawasi sesuatu untuk diambil atau dijaga. manganahon, mengawasi, mengamati seseorang.
151 Amot mangamoti, melindungi tondi ladang. niamotan, buah pertama ( = patumonaan, lihat mona).
152 Aili celeng, babi hutan.
153 Ade = rade, (mengenai senjata): telah berisi dan siap untuk ditembakkan.
154 Ais I. maisais, bergoyang, goyah. II. puting susu babi, P.B: ais ma di babi, mundala ma di horbo. tarpasiat ma ariari, molo adong lagu jumolo, 'ais' puting susu babi, 'mundala' puting susu kerbau, oleh karena saya telah membuat baik terhadapmu dulu, adalah lebih parah lagi bila engkau harus kukutuk.
155 Ale hai, sebuah interjeksi yang selain berdiri sendiri juga di muka vocativus. ale dongan, hai kawan-kawan. ale amang, ah bapa, hai ayah. ale,(juga seruan keheranan) oo, ha!
156 Anit merdu (tentang suara), pianissimo.
157 Andor kata umum untuk tumbuhan menjalar, terlebih dikatakan sebagai pengganti gadong.andor hoda, caprifolium.
158 Andora dada. P.B: mida rupa ndang tinanda roha. aha ma tandaon, dihuphupi andora, rupanya bisa dilihat, hatinya tidak. betapa tidak karena ditutupi dada.
159 Ane aneane, manuk aneane, ayam yang mulai bertelur.
160 Ata mangata, makan daging mentah, yang hanya dipanggang sebentar (dari tata).
161 Atal maratalatal marutulutul = manggalang.
162 Agi = anggi. siaginan, nama marga.
163 Amba tamba. mangambahon, = manambahon, menambahkan. mangambai, idem.
164 Anto manganto, memperhatikan, menduga, mengerti, menjaga, membayangkan. mangantoi, mengerjakan sesuatu, mencampuri, memperdulikan. mangantoi hata, menarik kata pada dirinya. antoi, anggaplah itu seperti telah dikatakan kepadamu. ndang manganto rohana, ia ti-dak mengerti, tak menarik ha-tinya. antoanto, terkaan, du-gaan, persangkaan.
165 Age mangage, mencari segala macam cara untuk menyakiti dan melukai orang. manang beha paageage roham, entah bagaimana tipudayamu untuk menyakiti, melukai saya. diage rohana, dalam batin ia melawan, menentang.
166 Anggi adik laki-laki atau perempuan, (laki-laki hanya memanggil adiknya sebagai anggi, demikian juga perempuan memanggil adiknya yang perempuan sebagai anggi. tetapi seorang saudara laki-laki memanggil saudaranya perempuan sebagai iboto (ito), demikian juga saudara perempuan memanggil saudaranya laki-laki sebagai iboto, ito.hahaanggi, hahanggi, saudara laki-laki yang lebih tua atau yang lebih muda bersama-sama. marhahamaranggi, bersaudara kandung, berabang adik. sianggian, yang lebih muda di antara yang bersaudara. anggia, vokatif dari kata anggi, hai adinda!. anggi ni posoposo, uri, plasenta. anggi juga: kemaluan, juga kata anggi dipakai mengatakan bahwa sesuatu kurang bernilai daripada yang lain (tentang manusia dan benda). anggingku do ho taringot tu parbinotoan, engkau masih adik saya dalam hal pengetahuan. rumah kecil adalah anggi dari rumah yang lebih besar.
167 Anggia I. = agia. II. = vokatif dari kata anggi.
168 Ate ditambahkan pada pertanyaan: bukan? atehe = ate. juga: dikatakan tale = atehe ale. ate, juga: dipakai dalam jawaban dan berarti: anda lihat, itulah dia.
169 Atena lihat. ateate.
170 Apala partikel, nafi yang diperkuat. I. apala (ditempatkan pada awal kalimat) samasekali tidak: seolah-olah. apala donganku ibana: seolah-olah ia temanku, yaitu samasekali tidak demikian. apala huboto, seolah-olah saya tahu, sama sekali saya tidak tahu. II. apala (partikel pengeras) sungguh-sungguh, justru. apala ho do mandok i, justru kaulah yang mengatakan itu. ruma apala na bolon, rumah yang luar biasa besarnya. apala na uli, cantik sekali. habahaba siapala utus, topan sangat dahsyat.
171 Aro nama sejenis ikan laut.
172 Ande mangandehon hata, menyampaikan perkataan, menyambung pembicaraan.
173 ANTAL siantal, abit siantal, kain-kainan buruk.
174 Ail mailail, tagihan piutang yang tak terbayar.
175 Angkola I. = angkora, sapaan santun untuk gadis-gadis, wanita muda, saudari.II. daerah di Tapanuli Selatan yang mempunyai logatnya sendiri. Angkor, lihat angkora.
176 AMUN siamun, kanan. lihat hamun.
177 Andu mahiandu, tinggal dan makan di rumah orang sambil bekerja sebagai pengganti bi-aya hidupnya.
178 Arum siarum sejenis sayur sama rupanya dengan bayam. maraek ni siarum, terus-menerus berair (tentang luka).
179 Allam bersifat merendahkan, cacian, penghinaan, pelecehan. allammu do i, itu merupakan penghinaan pada saya. allamna, penghinaannya, dengkinya.
180 Atik mana tahu, mungkin, barangkali, entah, kalau-kalau, (juga: atek, aik, aek). atik boha, siapa tahu, barangkali. atik tung sura, kalau-kalau, boleh jadi. atik sering dihubungkan dengan kata tung (mungkin). atik tung mate ahu, kalau-kalau aku mati. atik pe, walaupun, sekalipun.
181 Ak kelangkang (anggota ba-dan). ak ni dolok, punggung gunung. siganjang ak, suatu sebutan untuk ular (untuk menghindari memakai kata biasa ulok).
182 Amo mangamoamo, memperlakukan, memegang dengan hati-hati (benda-benda yang dapat pecah belah).
183 Aran menurun sedikit misalnya tentang sudut jatuhnya air sungai.
184 abas mangabas, mengibas, melambai. mangabashon, mengibas, melambaikan misalnya dengan ekor atau ulos. mate uluna, mangabasi ihurna, kepalanya sudah mati, ekornya masih mengibas-ngibas (seperti dengan ular), dikatakan tentang suatu perkara, yang sebenarnya sudah diselesaikan, tetapi akibatnya masih terasa.
185 abot = abat.
186 abut = habut, keruh.
187 ampar mampar, tersebar, terserak-serak (ternak, manusia, benda, desa, d.l.l). mampar roha, lalai, lengah. mangamparhon, menghamburkan. mangamparhon hata, membentangkan perkara, mengumumkan. mangamparhon hepeng, menghambur-ham-burkan uang, memboroskan uang. mangampar ruji, mengocok kembali lidi ijuk sesudah selesai perhitungan (dengan lidi ijuk tadinya).
188 angkal akal, muslihat, kelicikan, penipuan. marangkal, penuh dengan tipu daya. angkalna do i, akal-akalan dia itu, akal bulusnya itu. parangkal, orang penghelat, penokoh, orang licik. angkalangkal, kelicikan, tipu daya. juga: sejenis kumbang yang nampaknya mati kalau ia dalam bahaya. na angkal, nakal, licik, penuh dengan tipu daya.
189 ambe mangambe, mengayunkan tangan sewaktu berjalan. pangambe, pelambai, cara mengayunkan lengan, lambaian. P.B.: ndang tarpasuman pangambe ni paronan, ndang tarpasuman na binahen ni dongan, tak tertirukan lambaian orang belanja, tak tertirukan perbuatan kawan sesama, membuat sesuatu persis sama adalah mustahil. mangambehon siboanon, membawa barang kecil hal mana hanya mungkin bila yang dibawa itu enteng. mangambehon hata, meneruskan kabar, menyampaikan perkataan kepada orang lain. pangambe ni hata, = lapik ni hata, kiasan kata. boru mangambe, gadis murahan, tidak pakai mahar, dikawini karena cacat, atau kusta atau gadis yang langsung pergi ke rumah laki-laki.
190 ambu ambuambu ni juhut, bumbu masakan misalnya garam, bawang. ambuambuan, sejenis lauk pauk yang dibuat dari harambir.
191 apus hapus, terhapus, basmi. apus ahu, (sumpah biasa) mampus aku, kalau aku...... apusapus, penghapus, lap, atau apa saja yang dipakai menghapus. mangapusi, menghapus, membersihkan dengan lap. sai apus ma ho songon tangan binurian, kutukan. terkutuklah kau seperti kotoran tangan dibersihkan, persetan kamu. mangapus hoda, hajat syukuran dari satu daerah membasuh dan mengurapi kuda dengan unte pangir (jeruk purut) demi memohon berkat dewata. kuda itu tidak boleh dijual lagi. Biasanya seluruh negeri membawa persembahan yang diikuti dengan pesta jamuan makan.
192 abak pangabahan, hal mengenai berhasilnya, menjadinya.
193 abangabang sejenis pohon kayu.
194 abap abu halus, yang tinggal sesudah kayu bakar habis terbakar.
195 abara bahu, pundak. mangabara, memaafkan (=mangampuni), sebenarnya: membawa di atas pundak. pangabaraan, 1. (bagian) kayu pikulan, 2. buah pisang yang paling atas pada tandan dan yang terbesar.
196 abat (= sabat), halangan, aral, rintangan. adong abathu, saya berhalangan, ada halanganku. mangabati, menghalangi, menghambat. pangabati, segala sesuatu yang menghalangi, penghalangi, penghambat.
197 abit kain, pakaian. marabit, berpakaian. marabithon, dikenakan pakaian. parabiton, sandang, hal mengenai pakaian. na niabitan, yang ditutup orang: kemaluan. abit ni hata, kata-kata hormat atau penghalus kata-kata karena dirasa kurang sopan kalau terus-terang. parabitan, pinggul pada mana pakaian dapat diikat.
198 abor tanda larangan untuk lewat berupa sepotong kayu atau tolong (gelagah), agar orang tidak pergi kesana. mangabor, melarang masuk, memasang abor di jalan. abor ni hata, ucapan atau larangan halus, peringatan halus.
199 adeade cacing pita.
200 ado madoado, mengembara, ber-kelana. simadoado, pengelana,pengembara.
201 adong ada, berada, tersedia, hadir. adong di ahu, ada padaku. soadadong, ndadong, tidak ada. paradongan, orang berada, kaya. boru ni tataring paradongan, perempuan yang kaya. adongna, seadanya. sinadongan, harta kekayaan, milik. juga sering dipakai sebagai pengantar untuk kalimat bertanya: adong do didok ibana? adakah, betulkah ia mengatakan ?
202 adop I. berhadapan (= dompak) . di adopan ni, di muka, di hadapan. di adopanmu, di muka-mu, hadapanmu. tu adopan ni,kepada, ke hadapan orang. mar-adophon, terhadap, di muka,di hadapan. misalnya nunga mardosaahu maradophon damang, sayasudah berdosa terhadap ayahku.adop bohi be, saling berhadapan muka. adopadop, berhadap-hadapan. adopan, potongan da-ging ternak yang diperuntukkan bagi raja seperti kepala, leher dan pinggul. selanjutnya: bea, cukai, upeti, pemberian. siadopan, suami. mang- adop di, bekerja pada se-seorang hingga lunas hutang. mangadopi, menghadiri, menghadapi. paadophon, menyerahkan anak untuk dijadikan pekerja orang. paadopadophon, menghadapkan muka ke. tomboman adopadop, ambang dalam rumah Batak. II. Adop, payudara anak gadis, sedangkan untuk ibu-ibu disebut bagot.
203 ados siadosan, (And) = lae, atau eda.
204 adui sana, diseberang sana, menunjukkan jarak lebih jauh. di adui, di sadui, jauh di sana. tu adui, tu sadui, jauh kesana. topot adui, jumpai kesana (untuk mengerjakan sesuatu). basa adui, hari nanti (yang ditentukan untuk berbuat sesuatu). huta adui, kampung yang terletak disana.
205 adum mangadum, memanjar uang kepada seseorang.
206 ae mangae, merasakan, menderita, merasa sakit. diae pogosna, diderita kemiskinannya. marniae, berbaring sakit. parniaean, penderitaan sakit, perasaan sakit. mae, maesa, menderita, merintih kesakitan. marnaenae, menderita sakit. Aek, I, maraek, basah. aek na niinum, kencing, air kemih. aek beu, air limfa. aek tabar, air tawar langsung datang dari sumbernya di hutan. aek anturge, air yang terkumpul di tunggul. martuaek, mengambil air. partuaek, gadis yang mengambil air. partuaehan, tempat pengambilan air. mandabuhon aek, mengalirkan air ke sawah. partutuaek, upacara adat membawa seorang bayi ke sumber air sebagai pendahuluan untuk pemberian nama. antian ni aek, hari ke delapan menurut penanggalan. II. aek = atik. aek beha = atik beha.
207 aganan (= tagonan), lebih ba-ik, lebih suka. aganan mate sian mangolu, lebih suka mati daripada hidup.
208 agap mangagap, tertawa terbahak-bahak.
209 agaragar agaragar, gelatine.
210 agat pahat tajam yang dipakai menyadap enau untuk mendapat tuak. maragat, mangagati, me-nyadap enau untuk mendapat tu-ak. paragat, penyadap tuak. paragatan, papan, tempat penyadapan. di atasnya duduk penyadap tuak itu. agaton, yang harus disadap yaitu pohon enau.
211 agia sungguhpun, bahkan, apapun, pun, walaupun, biarpun. agia sada ndang adong, satu pun tidak ada. agia aha, agiaha, salah satu apapun. agia mangido pe ho, ndang olo ahu, juga bila engkau memintanya, saya tidak mau. ndang agia aha, apa saja pun tidak.
212 agiaha = agia aha, lihat agia
213 agiat = Anggiat, semoga, kiranya, mudah-mudahan. Agin, siaginon, dunia ini, bumi ini (And).
214 ago mago, menghilang, hilang, berakhir. agoan, kehilangan. agoan raut ibana, dia kehilangan pisau. agoan uhum, keji, kehilangan hukum. agoan hosa, meninggal, mati, putus nyawa. agoago, kehilangan. mangago, merusakkan, mencelakakan, menghancurkan. sipangago, si perusak, si pembinasa, penipu. hinamago, kemalangan, kecelakaan, kesengsaraan. hahamago, kehancuran. marhinamago, menderita kesengsaraan, bahaya. parroha mago, busuk hati, tidak bisa lagi diperbaiki. na magomago, orang melarat, orang miskin. mangago ariari (tingki), membuang-buang waktu. marmagoan, binasa dalam jumlah besar. sibaen na mago, penyebab kemalangan, kerusakan atau kesengsaraan.
215 agong arang kayu. simaragongagong, tanaman merambat.
216 agoni Tenggara, lihat anggoni.
217 agos orang sial, pembawa sial, orang yang selalu membawakesulitan untuk orang yang berhubungan dengannya, pada siapa rupanya terkena kutukan.
218 aha kata bertanya: apa? yang mana? manang aha, apa pun? sering dihubungi dengan kata pe: manang aha pe? apa pun. si aha? siapa? menanyakan nama orang. aha bahenon? apa bisa diperbuat? aha so, apa tidak, tidak perlu heran bahwa. misalnya aha so mabiar ahu? apa tak takut aku? aha i? apa itu ? banyak dipakai bila seorang tidak mengingat nama sesuatu. misalnya lehon ma aha i, berikanlah apa itu? dalam mana orang yang disapa itu mengetahui apa yang dimaksud. demikian juga: ahanghu, apaku, yang ada padaku, = ugasanku. aham, apamu, yang ada padamu, dsb. parahaan, perpanjangan dari aha, sebenarnya sesuatu yang ada di dalamnya, tetapi juga untuk hal yang dimaksud itu sendiri. maraha, mempunyai sesuatu, yang diketahui oleh orang lain apa yang dimaksud. aha rohana, dia merasa lain, dia tidak setuju dengan itu. umaha (= numeang), sudah sembuh, dikatakan mengenai penyakit. sebutan numeang tidak boleh dipakai supaya roh jahat yang menyebabkan penyakit itu jangan datang kembali.
219 ahap I. mangahap, merasa, merasai, mengalami (badaniah). parniahapon, perasaan, citarasa, peri kehidupan. beha diahap ho? bagaimana perasaanmu ? siahapon, nasib, tanggungan, penderitaan, untung malang. II. hau ahap, sejenis pohon, yang buahnya sangat disenangi anak-anak. juga: haiahap.
220 ahasa dunia ini, = hasiangan on.
221 ahit = Nahit. paahitahithon bada, menggalakkan perselisihan.
222 ahobar Allah adalah besar pada permulaan tabas di waktu membuat obat-obatan.
223 ahon I. mangahon, membawa, mendatangkan, mengantarkan.II. manahonahoni, membawa makanan ke kuburan orang mati sebagai makanan untuk begunya.
224 ahu orang pertama tunggal: aku, saya, juga: au. manga(h)uhon, menginginkan untuk dirisendiri. pembukaan surat Batak mulai dari ahu: ahu surat tinongos ni si A, aku, surat kiriman si A. ahu on, aku ini, aku yang ada disini. pardiahuan, mereka yang termasuk bilangan seseorang yaitu kaum kerabat atau bawahan.
225 ahut I. mangahuti, mengambil, menarik untuk diri sendiri (mengenai barang-barang kecil). roha pangahution, sikap me-mikirkan diri sendiri, egois-me. na ahut, egoistis, loba.II. mangahut na nirabi, untuk kedua kalinya membakar hutan yang sudah ditebang untuk membersihkan tanah dengan sebaik mungkin. marnipi di ahuton, bermimpi sesudah pekerjaan membakar sudah selesai yaitu terlambat datang.
226 aik = atik, aik beha, = atik beha, dsb.
227 aing I.= aning II, bukan? tak benarkah? baikkah? ya kan ? II. marsiaing, memegang sesua-tu sambil bergantung.
228 ait mangaithon, menarik sesuatu pada dirinya, mengambil sesuatu untuk dirinya. diaithon hata i tu ibana, disesuaikan kata itu kepada dirinya sendiri, dihubungkannya kata itu kepada dirinya sendiri.
229 ajihihir ajihihiron, menderita suatu penyakit sampai gigi rapuh (aji ni na marhihir) lihat hihir.
230 ajiringan sejenis tikus yang kecil.
231 ajo majoajo, (mengenai air) dalam. lintong majoajo, kolam yang dalam .
232 ajul mangajulhon, menaruh ke-percayaan pada......
233 alal malal, lemas tidak bertenaga karena lapar. sialal, sejenis amporik, burung sawah.
234 alaman halaman rumah, pekarangan jalan kampung. alaman na marampang na marjual, sebutan yang lebih terhormat untuk alaman.
235 albak lempeng bersegi empat yang dipakai untuk membangun tembok tanah, tanah bata.
236 albang mangalbang, memukul, lihat talbang.
237 albing malbingalbing, tergantung-gantung.
238 albuk sialbukalbuhi, lambung yang lunak pada tubuh manusia atau binatang.
239 aleale kawan, teman karib, sahabat. maraleale, bersahabat. maralealehon, mempunyai seorang sebagai sahabat. ale-ale ni daging, dalam arti sem-bunyi, penyakit yang ringan dan tidak berarti.
240 alemu ilmu, pengetahuan yang mengerti ilmu sihir dan berbagai-bagai hal gaib misalnya tidak dapat dilukai, untuk menjadi kebal.maralemu, melakukan pengetahuan seperti itu. marguru alemu, mempelajari pengetahuan seperti itu.
241 algip malgipalgip, mendahak mengenai orang yang menunggu ajalnya. mangalgip, menelan sesuatu.
242 algup mangalgup, menelan bulat-bulat, lihat algip.
243 alhe malhe, kempis mengenai perut.
244 alhot getah pohon kayu, yang menjadi bahan pengental susu. malhot, kental, mengental (susu, minyak makan dan cairan lain). mangalhoti, mengentalkan. na nialhotan, yang dikentalkan, susu kental, yang lebih digemari daripada susu manis.
245 aliang lingkaran leher babi yang dipotong.
246 aliklo manusia harimau.
247 alimos sekilas, hanya sekejap saja kelihatan. maralimos, menghilang cepat-cepat, melintas sekejap.
248 alimot ndang huboto alimot ni i, hal itu sama sekali tidak saya mengetahui. ndang huida alimot ni i, aku tak melihat suatupun.
249 aljuk mangaljuk, melompat ke atas (mengenai ikan).
250 allang mangallang, makan, memakan (dikatakan tentang orang dan binatang). siallangon, yang bisa dimakan. mangallang gana, menelan sumpah, mengganggap enteng yaitu bersumpah palsu. siallang gana, orang yang bersumpah palsu. masiallangan, saling memakan, bertengkar, menipu. api na ma-ngallang, api yang menghabiskannya.
251 allo mangalloalloi, ikut- ikutan, misalnya ikut menyanyi padahal belum dapat melakukannya dengan baik.
252 allom mangallom = manumpol.
253 alluk mallukalluk, bergerak kian kemari, mengerakkan badan naik turun. mengenai kuda yang membuat penunggangnya sakit. juga: mengenai barang yang dipikul. marhahalluk, terkial-kial tertawa.
254 allung lihat hallung.
255 almis mangalmis, memotong se-dikit, memotong beberapa saya-tan.
256 alnge mangalnge, mengunyah dengan lambat.
257 alngit sejenis pohon hutan, yang kulitnya berbau keras dan busuk.
258 aloban sejenis pohon kayu yang kayunya dipakai untuk bahan bangunan rumah.
259 alogo angin. hona alogo, terjebak, tersergap angin. paralogoan, tempat banyak angin. alogo laut, angin laut. alogo dolok, angin gunung. alogo musim, angin musim. dari alogo, ular dari yang cepat melompat bila terancam.
260 along alongalong, sejenis ende (di Angkola).
261 alop mangalopalopi, memohon dengan hormat misalnya kepada raja atau begu.
262 alos mangalosi, melayukan, dijadikan layu. malos, layu, mengenai tumbuh-tumbuhan.
263 alpas = albas, disenggol, disentuh, bergerak kesini kesana.
264 alpis perutnya kempis misalnya dari tubuh wanita yang tidak hamil lagi.
265 altong I. sejenis laba-laba yang bersarang di bawah tanah. II. maraltong, mulai masak mengenai buah-buahan.
266 aluk I. mangaluhi, menyodorkan sesuatu, tetapi tidak jadi diberikan. II. aluhon, menderita kekurangan karena tidak mau bekerja.
267 alut mangalutaluti = mangurut II, mengurut, memijit.
268 amak tikar yang dianyam dari kercut. amakamak, lapisan jerami alas bulir padi di sawah waktu panen, lapisan bawah dari atap ijuk. mangamakamak, mengembangkan jerami sebagai tikar. siamak pandan = goligoli (And).
269 amas lihat omas.
270 ambalungan renteng ni ambalungan, telur ayam.
271 amban tali pangamban, tali untuk pengikat sesuatu.
272 ambargo sejenis tanaman yang menyerupai suhat.
273 ambaroba burung kecil sejenis merpati.
274 ambasang embacang (sejenis mangga).
275 ambi panambi, sesuatu yang ditambahkan, sepotong kain yang dipasang tukang jahit di bagian atas celana, kalau ia di bawah terlalu pendek. papan kecil yang ditarok di tepi solu. sesuatu yang dipasang pada sopo untuk memperbesarnya.
276 ambila = begu, hantu jahat, roh jahat.
277 ambir ambirambir, gelambir pada leher lembu, lipatan kulit leher lembu yang tergantung-gantung. mambirambir, go- yah, ungkangangkit, bergantung terkelepai. mambir dengdeng, daging itu tidak kuat lagi, artinya: sudah tua sekali. mambir dengdeng, sungkot gogo, tua bangka, tua renta, kehabisan tenaga karena tua.
278 ambit marambit, menggendong anak di depan. mangambit, menggendong. pangambit, kain gendongan. na niambit ni hu-ta, orang yang berada dalam perlindungan desa. niambit ni raja, terlindung, terayomi o-leh raja.
279 ambitan = tanggurung, (And).
280 ambol na so marambolambol, yang tidak ada bandingannya, tidak ada taranya.
281 ambolas hujan es. udan ambolas, hujan es. ambolas batu, hujan es yang butir-butirnya seperti batu keras. ambolas eme, hujan es yang butir-butirnya putih kecil.
282 ambolong = bolong, terbuang. mangambolonghon, membuangkan. marambolongan, berceceran, terbuang-buang dimana-mana da-lam jumlah banyak. siambolong,apa yang dianggap tidak ber-harga, ampas, sampah masyarakat misalnya isteri kedua, juga benda-benda.
283 ambor amborion, = ombunombunon.
284 amborgo dingin. amborgoon, kedinginan, lihat borgo.
285 ambuang marambuang, meraung, menggerung mengenai anjing.
286 ambubu = sambubu, ubun-ubun. Ambung, mudah, enteng, ringan. mangambunghon, menerjunkan se-seorang sambil memegang tangannya.
287 amburat = amburet.
288 ambure mangamburehon, (dipangamburehon), memboroskan, mengaburkan.
289 amburet = amburuk, dubur.
290 amburget = amburuk.
291 amburhom sejenis merpati yang besar.
292 amburhung sejenis penyakit ayam (yang gemetaran selalu duduk berdiam). amburhungon, kena penyakit ini.
293 amburuk kata halus untuk pantat, dubur.
294 ampal = ambal. ampal tu jae, ampal tu julu songon hotuk ni aili, berguncang-guncang hilir mudik seperti ketuk-ketuk pengusir babi hutan: dikatakan tentang orang yang dihalau kemana-mana dan tidak dapat ketenangan. mangampalampal, tidak berkaitan, tidak ada hubungan satu sama lain.
295 ampangampang sejenis rumput. simarampangampang, idem.
296 ampapaga sejenis tanaman merambat.
297 ampapaluan = papaluan.
298 ampara saudara dalam arti luas, kawan semarga.
299 amparan sejenis tikar lebar (amak)
300 ampihampik tas, pundi-pundi dari kulit.
301 ampilalas taoar siampilalas, bentuk taoar tertentu yang diberikan kepada penawar sihir.
302 ampilas angin puting beliung yang keras.
303 ampin I. mangampini, membela seseorang, memaafkan, melindungi. pangampinion, pembelaan. jolma ampinan, orang yang terus dibela oleh kawan-kawannya karena kejelekannya tidak diketahui atau tidak dipercayai. II. mangampin, menggulung tenunan, agar terjangkau tangan penenun. saampin, segulung tenunan, panjangnya sepenenunan.
304 ampipira sejenis semak belukar.
305 ampit serasi, selaras, cocok. ampit boruboru i tu anak i, gadis itu cocok dengan lajang itu. ampit bonang tu itom, benangnya serasi dengan warna nila itu.
306 ampitampit tas dari kulit lembu atau kulit kambing.
307 ampodi tikus besar di bawah rumpun bambu.
308 ampolas daun-daun yang dipakai mengilapkan, melicinkan kayu. juga: alat pengamplas. kayu untuk mengupam. mangampolas, mengupam, mengamplas, menggosok agar licin.
309 ampolu sejenis pohon kayu yang buahnya dapat dimakan.
310 amporik burung sawah. amporik silopak, burung perik yang kepalanya berwarna putih. amporik silolom, burung perik yang berwarna hitam. amporik sijirit, sejenis burung perik yang lain.
311 amporotan ada sesuatu yang tersangkut dalam kerongkongan (tulang ikan). lihat porot.
312 ampot I. kain, pakaian camping untuk anak-anak, = siantal. II. mangampot, mengikat. tali pangampot, tali untuk mengikat sesuatu. ampot ni hail, tali kail,tali pancing.
313 ampuan lihat. ampu.
314 ampudan lihat ampudang, anak laki-laki yang bungsu, termuda. damang siampudan, adik laki-laki yang bungsu dari nenek laki-laki saya. sian pudian (siampudan), yang lahir terakhir, anak bungsu.
315 ampuna (dari na dan ampuna), pemilik, yang empunya, kepunyaan. ahu do nampunasa, aku yang empunya itu (bila objek diketahui). marnampuna, ada yang mempunyainya.
316 amudi setir, kemudi. mangamudi, menyetir, mengemudi. pangamudi, juara mudi, pengemudi, juru mudi. mangamudihon, mengemudikan kapal, menjalankan, memutar kemudi.
317 anaha vocativus dari anak, hai ananda, anakku!
318 andaliman tanaman cabai yang tumbuh di hutan.
319 andalu alu, kayu bulat panjang alat penumbuk padi. gas andalu, dikatakan tentang air mengalir sebegitu hebatnya hingga alu-alu kincir patah. manuk langkalangku andalu, tentang ayam kecil: begitu besarnya, sehingga bisa melangkahi alu.
320 andarahasi tolahan andarahasi, pada ayam ramalan, pembuluh darah pada ayam jantan, suatu pertanda jelas.
321 andarasi sejenis semak.
322 andarau sejenis pohon kayu.
323 andigan kata tanya: kapan, bilamana (menanyakan sesuatu yang akan terjadi). nandigan, kapan (sudah) (menanyakan se-suatu yang sudah terjadi). an-digan ni andigan, pernah, de-ngan memakai napi: tidak per-nah.
324 andihit sejenis pohon yang buahnya bisa dimakan.
325 andilo sejenis rumput. Andohot = andihit.
326 andokandok lihat tandok.
327 andolok sejenis puyuh.
328 andorang sedang, selama, semasa, selagi, sepanjang. andorang so, sebelum. andorang i, saat itu, di waktu itu.
329 andos (lihat tandos), mangandos tu, bersandar kepada seseorang, bergantung pada seseorang. andos torang, menjelang pagi. andos potang, menjelang petang. andos mangan, menjelang waktu makan. mangandoshon, menyampaikan, melaporkan sesuatu. pangandosan, tempat atau instansi dimana bisa melaporkan sesuatu.
330 anduhur tekukur, titiran. P.B.: turtu ninna anduhur, tio ninna lote. hata nauli i unang muba, unang mose,`turtu` su-ara tekukur, anduhur `tio` su-ara puyuh, semua kata-kata yang bagus kiranya tak meleset takkan luput.
331 andul luar biasa, jauh perbedaannya, lain, jauh lebih. andul hinauli ni dolidoli on, istimewa cakepnya perjaka ini. selanjutnya juga: sangat jauh, banyak (pada komparatif) andul umbalga, jauh lebih besar. II. mangandulhon, mengalihkan.
332 andulpak sejenis pohon kayu yang arangnya dapat dipakai sebagai mesiu untuk bedil.
333 andurabi penyakit payudara perempuan.
334 anduri
335 andurian landak. lihat duri.
336 angat I. tipu, muslihat, akal untuk mendapat keuntungan untuk diri sendiri. mangangati, memperdaya, memperoleh lebih banyak keuntungan dengan jalan tipu muslihat. parangat, orang licik, suka memperdaya, suka merugikan orang lain untuk keuntungan pribadi. II. umangat, lebih baik.
337 anggiat semoga, mudah-mudahan, supaya, agar, kiranya, moga-moga. anggiat ditangihon ibana hatangki, kiranya dia mau mendengarkan bicaraku. maranggiat, memakai kata anggiat.
338 anggil cadangan tabung bambu untuk menampung kelebihan tuak dari tabung besar.
339 anggir = panggir.
340 anggis memanjang, perlahan-lahan. manggisanggis, berbicara sambil bernyanyi atau mengaduh sambil menyanyi (tentang datu). manganggis, berteriak, bersuara keluh kesah, mengaduh.
341 anggo I. = ianggo, tentang, mengenai, kalau, perihal, apapun. anggo i do hape, kalau hanya demikian rupanya. anggo na nidokmi, tentang apa yang kau bilang. anggo ahu, lomo do rohangku disi, bagiku, aku suka itu, saya setuju. II. manganggo, mencium. parnianggoan, indera penciuman. sianggo timus, pencium asap, orang yang pergi ke mana-mana mencari makanan yang enak. manggoanggo, suka mencium-cium kesana kemari dan mengemis (tentang pengemis dan anjing).
342 anggoni tenggara, lihat agoni.
343 angguliman sejenis kucing liar. Anggun, manganggun, menggoyang, mengayunkan. anggunang-gun, ayun-ayun, buaian. manggunanggun, berayun-ayun, o-leng-aling, bergoyang-goyang.
344 anggundea pisang (dalam bahasa kesurupan: begu siar).
345 anggus manggusanggus, harum.
346 angir bau busuk. angir langit dianggo, diangkatnya hidungnya ke atas, seolah-olah ia mencium langit, yaitu ia angkuh, sombong.
347 angkadangan lihat hadang.
348 angkil suara angkil, suara nyanyi. mangangkilhon, = mangoinghon, berceritera sambil menyanyi.
349 angkip mangkipangkip, sesak napas, merana hampir mati, tersengal-sengal, (mengenai o-rang yang mau mati).
350 angkis mangangkis, menyayat sedikit-sedikit, mengerat sedikit dari sesuatu.
351 angkon = ingkon, (Angkola).
352 angkora sapaan yang sopan terhadap anak-anak perempuan, hanya sebagai vocativus.
353 angkutangkut sejenis penyengat.
354 angla lihat ahobar.
355 angor mangangor, memanaskan, juga: mempengaruhi. diangor api, dipanaskan oleh api, dihangati. masiangoran, saling menghangatkan, saling mempengaruhi, saling menolong.
356 aning I. manganing, menunggu (Angkola). II. kata untuk meng-hantar pertanyaan: gerangan, bukan? III. aninganingan, kabar angin, desas-desus.
357 ansiat ansiat ni, seperti, sebagai. (= songon).
358 ansolotan keselipan daging antara gigi. lihat solot.
359 ansosoit sejenis tanaman yang buahnya bulat dan jadi alat mainan anak-anak.
360 ansoting sejenis permainan anak-anak, dengan mencubit kulit tangan atas. maransoting, bermain ansoting.
361 ansung ansungansung, takaran bambu yang dipakai tempat cairan dan benda kering, isinya kira-kira satu gim. ansung ni tuak, tabung bambu untuk tuak. ansung ni sira, tabung bambu untuk garam. lihat pansung.
362 ansur mangansuri, mengangsur misalnya upah.
363 antahasi sejenis pohon kayu yang kayunya keras yang menghasilkan balok yang bagus.
364 antairir sejenis ulat yang bisa di makan, juga: penakut seperti ulat tsb. antairiron, dalam ketakutan, bersifat penakut.
365 antajau (dari unte jau?) sejenis pohon yang buahnya berbiji-biji kecil, suka dimakan orang setelah dimasak atau mentah-mentah.
366 antak mantak, montok (Angkola).
367 antaladan sejenis tumbuhan, kaladium dipakai menyediakan tuak.
368 antalaktak = talaktak, nama burung. P.B.: antalaktak, jorbingjorbing, indahan ni mate borngin, malam itu adalah ma-kanan mata (untuk menolak tamu yang datang malam hari).
369 antalme sejenis ular kecil dan berbisa, yang pura-pura mati dan tiba-tiba menggigit, karena itu juga: kemunafikan, kepura-puraan.
370 antalobung sejenis rumput, yang berdaun lebar, yang dipakai sebagai makanan ternak. pada manusia menimbulkan rasa gatal dan ruam.
371 antandongan cendawan yang dapat dimakan.
372 antantu sejenis pohon kayu.
373 antarasa sejenis pohon, yang buahnya dipakai sebagai bumbu masakan. Antatadu, sejenis ulat dari lampusung (kupu-kupu).
374 antian antian ni aek, hari ke-8 pada penanggalan. antian ni angga, hari ke-22 pada penanggalan.
375 antimang sejenis pohon kayu dalam hutan.
376 antingano walang sangit yang merusak bunga eme. antinganoon, terserang walang sangit (tentang eme).
377 antirbong jenis sayuran.
378 antolis cacian. antolis ni on, tidak ada urusanmu dengan itu, tidak perlu kau peduli. Antong, jadi, kalau begitu, maka, demikian, bahwa sesungguhnya, pula, memang, ayo, mari. antong borhat ma hita, ayo (mari) berangkat kita. kata antong menyimpulkan bicara sebelumnya. antong (dalam jawaban): maka, jadi kalau demikian. antong taida ma, maka, mari kita lihat. juga: ditempatkan di belakang kata sifat untuk memperkuatnya. na uli antong, cantik memang. sebagai pengganti kata antong dikatakan juga tong (ucapan kuat huruf t).
379 antu asu sejenis anjing serigala.
380 antu = tua, bahagia, makmur, sejahtera. marantu, berbahagia, makmur. nunga mago antuna, sudah lenyap kemujurannya.
381 antualu sejenis burung.
382 antuang
383 antunu sejenis pandan yang dipakai sebagai bahan anyaman.
384 anturaparon lihat rapar.
385 anturbung sejenis tumbuhan paku.
386 anturge aek ni anturge, air yang terkumpul dalam tunggul pohon.
387 anturmangan sejenis pohon cemara yang bergetah banyak.
388 antus mangantusi, mengerti, paham, memaklumi. masiantusan, saling mengerti, saling memahami. ndang haantusan ahu, tak terpahamiku. pangantusion, da-ya paham. antusan, dapat di-pahami.
389 aoangaoang awang-awang, langit, angkasa, udara di atas kita.
390 aok = aek.
391 aol maolaol, bergoyang kian ke mari tetapi satu sisi terikat misalnya satu balok yang diikat sebelah. lihat meoleol.
392 aor maor, tidak tenang, bergerak kian ke mari. maoraor, berkeliaran, selalu berpaling (tentang orang sakit). tidak tenang, ngelitis. juga tentang roh: labil, tidak tetap. lalap maor ho, ngelitis saja kau. sebentar-sebentar memulai dengan sesuatu tetapi tidak bisa menyelesaikannya. mangaor eme, mengacau, menggerayangi padi yang sedang dijemur lihat haor, dan paor.
393 aos maos, aus, habis dipakai misalnya mata uang logam tidak nampak lagi gambarannya. juga dikatakan tentang peralatan, yang sering dan lama dipakai. hata maos, kata-kata klise.
394 aot maotaot, bertualang, mengembara kemana mana, berkeliling-keliling. paraotaotan, hal pertualangan. mangaothon tangan, meraihkan tangan, meraba-raba.
395 apian mangapian (di) menginginkan hal seperti orang lain tanpa cemburu. lihat hapian.
396 apil mangapil, menghafal, be-lajar. pangapilon, upaya meng-hafal. bilut pangapilon, ruang belajar.
397 apir mapirapir, tertinggal sendirian.
398 apiung sejenis tembakau.
399 apo mangapoi, mangapoapoi, menegur, mendorong, menyemangati, mengajak supaya rajin, memotivasikan. apoapo, kata penghibur, dorongan, motivasi, teguran. pangapoion, hal menegur, motivasi, animasi. ulos pangapo, hadiah dalam bentuk uang atau tanah yang diberikan oleh parboru kepada adik menantu laki-lakinya karena bersedia mengawini anak puterinya yang sudah janda. ia menikahi janda itu tanpa mahar, seolah-olah ia mewarisinya.
400 apol demikian letaknya sehingga orang harus jatuh di atasnya, letaknya mengganjal, bersifat menghalang. mapol, na apol, terganggu, bersifat menghalang. ndang adong na apol, mulus, tanpa cela mengenai kulit tubuh.
401 apor maporapor, sesuatu yang tersangkut dalam kerongkongan.
402 apul mangapul, menghibur. mangapuli, menghibur orang. apulapul, penghiburan. pangapulon, cara atau upaya penghiburan. siapul, pangapul, peng- hibur.
403 arap mangarap, menanti-nantikan. lihat arop.
404 arar tongkat, kayu penjolok, galah. mangararhon, memakai tongkat untuk menghalau. siarari, galah panjang, tongkat panjang.
405 arbe marbearbe, bergantung-gantung mengenai benda yang panjang, lihat harbe.
406 arbis menyinggung sesuatu, menggerakkan sesuatu. mangarbis, menyinggung tentang. pangarbis, garis singgung.
407 ardom sejenis penyakit kulit amat gatal, juga demikian disebut orang yang selalu menyusahkan orang yang ditemuinya.
408 arhar I. mangarhar, mencari musuh dalam semak-semak. II. pangarhari, ilmu tenung yang mempergunakan telur rebus, penenung lewat telur masak.
409 arimbos = alimos, sesuatu yang hanya samar-samar kelihatan atau sayup-sayup kedengaran. arimbos hubege, saya dengar selentingan (kabar burung), secara tidak langsung. Arimo, harimau buluh, macan loreng.
410 ariparip sejenis kelelawar.
411 arir mangarirhon, menaburkan, menghamburkan. mangarirhon ha-tana, menguraikan, memaparkansegala macam dengan kata-kata. mangariri, menimba, menyendok air.
412 arirang bunga enau jantan. pada pohon enau di tempat ini dibuat irisan untuk mendapatkan tuak.
413 aritia lihat artia.
414 aritonang nama daerah tepi Danau Toba.
415 arnuarne tiruan bunyi suling.
416 arop mangarop, mengharap. arop ni roha, harapan, pengha-rapan. pangaropan, penghadangan. lihat arap.
417 arpas marpasarpas, menggelepar-gelepar, menggeragau (burung yang disembelih).
418 arpe mangarpe, melingkar. (lihat harpe).
419 arsak arsak ni roha, kesedihan hati, kemurungan hati. marsak, bersedih hati, berduka, murung. umumnya bersama kata roha, karena mengungkapkan perasaan. marsak rohangku, sedih hatiku. mangarsakhon, merasa sedih tentang, menyusahkan. mangarsahi, membuat bersedih hati, menyusahi. paarsakarsak, menyusahkan. diarsak na mate, diarsak na mangolu, yang mati bikin susah, yang hidup pun bikin susah. mate marsak, meninggal karena bersedih hati.
420 arsam I.resam, sejenis tumbuhan paku. II. siarsamarsam, dirusakkan, sampah yang tidak berguna.
421 arse daerah di Angkola.
422 arsik marsik, kering, kehabisan air, (tentang sungai, anak sungai). mangarsik, mengeringkan. siarsik ngarngar, sejenis racun yang bekerjanya lambat dan mengakibatkan penyakit yang sulit disembuhkan.
423 artia hari pertama pada penanggalan.
424 aruaru kerongkongan (jambar peniup serunai)
425 arumas sabut dalam daging dan di buah-buahan. juga: di dalam kayu, serpih kayu.
426 arur ende arur, sejenis nyanyian percintaan, puisi yang bersifat jawab-menjawab antara pemuda-pemudi. arur ni roha, dugaan, apa yang diduga. mangarur, menduga, menaruh pengertian pada seseorang.
427 arut I. mangarut, mencuri, mencopet, membongkar. II. mangarut, mengurut, memijat (Angkola). III. partalitali haen niarutna, orang yang terang-terangan membawa barang curian di atas kepalanya. pencuri terang-terangan.
428 asaasa sejenis ikan laut kecil yang dikeringkan.
429 asang mangasangasanghon = mangasahon. diasanghon gogona, menganggarkan tenaga, dia percaya atas tenaganya, mengandalkan.
430 asobe tasbih, rosario.
431 asok perlahan-lahan, hati-hati (Angkola).
432 asom asam. masom, masam. mangasomi, memberi asam. na niasoman, yang diasami. asomasom, asam (wajah) melihat marah. songon na mida asom, bergembira, bersuka hati (karena keluar air liur dari mulutnya). songon na pinoroan asom, bersusah hati, bersedih (seperti terhadap siapa asam diperas).
433 ateate hati, dalam psychologi Batak pusat penginderaan dan perasaan. karena itu sering sinonim dengan roha. parateatean, uluhati. mohop ateate, marah, panas hati. lambok ateate, senang, lemah lembut. hansit ateate, sakit hati, bersedih hati. metmet pe ateate ni rongit, ummetmet dope ateatengku, kecil hatinya nyamuk, lebih kecil lagi hatiku, murung sekali. mauliate, terimah kasih, merasa enak. mauliate rohangku, terimakasih. hamauliateon, rasa, ucapan terimakasih. parateate, pemarah, penaik darah, mudah tersinggung. atena, (=rohana),terserah dia. marateatehon, memperhatikan, menyimak. mangate, berani. simarateate, nama sejenis tumbuhan yang daunnya berbentuk hati.
434 atehe lihat ate.
435 atek = atik.
436 atim mangatim, meminjam, mendapat, beroleh, menikmati. mangatim di sangap ni raja do na sinuruna, utusan (wakil raja) mendapat kehormatan karena wibawa raja yang menyuruh dia, menikmati wibawa raja. pangatiman, seseorang yang menguntungkan orang lain karena mendapat dukungan dari dia.
437 atup I. mangatup, berani menghadapi seseorang. paatupatup, seimbang (kekuasaan dan kekuatan misalnya dua kerajaan). II. mangatupi, menyiapkan, mengatuk sekapur sirih, meramu sirih. sangatup, sebanyak dapat dimasukkan ke dalam mulut, sekapur sirih. Atur, atur, teratur. mangatur, mengatur. mangaturhon, memerintahkan, mengaturkan. maratur, teratur, rapi. paratur, keteraturan. aturan, aturan.
438 auang (= marauang), meraung mengenai anjing.
439 auga kuk kerbau. saauga, sepasang kuk. P.B.: ndang tarulahon sada halak dua auga dibagasan sansogot, tak mungkin satu orang menangani dua kuk kerbau dalam satu pagi, tidak bisa diharapkan dari orang mengerjakan sesuatu yang tidak mungkin.
440 aup maup, hanyut terbawa oleh aliran air. mate maup, mati hanyut, mati tenggelam. mangaupi, membuang ke dalam air. menghanyutkan. aupaup, sampah, kotoran yang terbawa oleh aliran air. aupaup ni Toba, cacian, sampah Toba, yang tidak bisa lagi dipakai disana.
441 aut sekiranya, seandainya, andaikata, dalam kalimat bersyarat tetapi tidak dipenuhi. aut na tarbahen au, andaikata aku bisa (tetapi saya tidak bisa). juga dalam kalimat harapan: aut ahu ma nian raja, andaikata aku raja. aut ni, = aut. aut unang, seandainya tidak.

Tentang Kamus Batak Indonesia

Kamus Kamus Batak Indonesia ini merupakan online. Jika anda mencari terjemah atau arti kata menurut kamus Kamus Batak Indonesia, anda bisa mencari disini. Kamus bisa ditelaah menggunakan abjad atau formulir pencarian.